
"Mom and dad akan ke sekolah Vio kan?" tanya lirih Elvio sambil menundukkan kepalanya.
Alexa dan juga Davies saling pandang, Davies berdehem kecil. "Ehemm... Dad tidak tau, Mungkin Mom mu yang akan datang?"
"Ah iya Mom lupa, Hari ini Mom ada jadwal. Jadi Vio sama encus aja ya?" Alexa terkekeh kecil melihat reaksi Elvio.
Elvio terlihat lemas dan lesu, Dia menganggukan kepalanya. "Vio kenyang, Vio pamit sekolah dulu."
"Baiklah, hati-hati ya..."
Davies menggelengkan kepalanya melihat sikap Alexa yang mengerjai Elvio. "Kamu ini," Alexa hanya tersenyum kecil.
Sepanjang perjalanan menuju ke sekolahnya, Elvio terus terdiam diri. Pikiran kecilnya ini seolah berjalan, Dia menatap jalanan.
"Tuan Muda, Ada apa?"
"Tidak ada apa-apa cus.."
Encus yang mengetahui rencana Alexa hanya tersenyum kecil, Tingkah merajuk tuan muda nya ini sangatlah menggemaskan. Terlihat wajah bocah tampan ini selalu tertekuk.
Alexa tertawa geli saat melihat rekaman Elvio yang tengah cemberut, "Anak ini kenapa sikapnya sama seperti mu Dad..."
"Ya, karna dia anakku." Jawab Davies tanpa menoleh ke arah Alexa.
"Anakku juga!" Sahut Alexa dengan memutar bola matanya malas.
"Permisi nyonya, Tuan. Ini ada paket,"
Alexa menerima paket itu, "Terimakasih ya Mbok,"
"Sama-sama nya, Kalau gitu simbok kebelakang lagi."
Alexa duduk di samping Davies, Dia membuka kotak yang lumayan besar itu. Terlihat sebuah dress dan juga sebuah jass.
"Suamiku, Lihatlah ini bagus bukan?" Alexa menunjukan Dress cantik itu kepada suaminya.
"Masih cantikan kamu,"
Bluss...
Wajah Alexa merona, Dia memukul pelan lengan suaminya yang selalu saja menggodanya dengan kata-kata manis.
Davies terkekeh kecil, Dia memeluk Alexa. "Mau sebagus apapun itu, Tetap tidak akan bisa mengalahkan kebagusan bidadariku ini..."
Senyuman manis terhias diwajah cantik Alexa, Dia berbalik menatap suaminya. "Terimakasih suamiku..."
"Hanya terimakasih saja?" Alexa menganggukkan kepalanya yang membuat Davies memutar bola matanya malas. "Terimakasih dengan hal apa gitu,"
"Helih itu mah enakan kamu mas! Sudah, Aku mau siap-siap dulu." Alexa naik ke atas dengan menggandeng kotak yang berisikan dress itu.
Alexa masuk ke dalam kamarnya, Dia langsung mengganti pakaiannya dengan dress cantik ini. Sungguh sangat indah saat dipakai di lekuk tubuh Alexa.
...(foto Dress yang dipakai oleh Alexa)...
Dia merias tipis wajahnya, Rambut yang dibiarkan terurai sungguh menambah kecantikan yang dimilikinya. "Sempurna," Terakhir Alexa menyemprotkan parfum kesukaannya.
Klek...
Alexa membuka pintu kamarnya, Terlihat di ruang tamu suaminya itu sudah menunggunya dengan balutan jas yang senada dengan dress nya. Dengan ditemani dua bocil gembul.
Alexa turun ke bawah tidak menggunakan lift, Dia memilih berjalan melalui tangga. Davies yang tengah bermain bersama twins, arah matanya langsung tertuju ke arah tangga.
Terlihat seorang wanita yang sangat cantik, Bidadarinya itu sangatlah cantik. Tak salah dia memilih Alexa menjadi pelabuhan hatinya.
"Cantik..." lirih Davies yang langsung bediri dari duduknya, Dia menarik pinggang Alexa yang membuat Alexa berdekatan dengan tubuh Davies.
"Kenapa sangat cantik?!" Tanya Davies yang tak suka istrinya ini sangat cantik, Bukannya apa tapi dia tidak suka jika kecantikan istrinya ini dipandang oleh laki-laki lain.
Alexa tertawa geli, "Bukannya aku setiap hari selalu cantik?" Davies berdecak kesal.
"Suamiku ini juga sangat tampan, Akan lebih banyak yang melirikmu daripada melirikku sayang... Sudahlah ayo sebaiknya kita berangkat, Nanti keburu Elvio tampil."
__ADS_1
Dengan malasnya, Davies akhirnya rela istri cantiknya ini menjadi tatapan mata laki-laki lain. Itupun karna terpaksa! Dengan mesranya Davies menggandeng tangan Alexa dengan satu tangan lainnya menggendong Baby Aleesya.
Menggunakan mobil jepp putih, Davies mempersilahkan Alexa untuk masuk ke dalam mobil. Alexa tersenyum manis mendapatkan perlakukan ini dari sang suami.
Selama perjalanan Davies terus saja mengomentari Alexa karna dia yang terlalu cantik, Alexa dibuat jengkel dengan sikap suaminya yang meminta dirinya untuk berganti pakaian. Yang benar saja! Ini sudah mepet.
"Ohw astaga ayolah sayang!"
"Ck!"
Sedangkan itu, Elvio kini tengah berada tepat di belakang panggung. Dia terus menatap ke arah pintu, Berharap Alexa ataupun Davies datang. Tapi sudah beberapa menit dia menunggu, Keduanya tak kunjung datang.
Raut wajah sedih terlihat diwajah tampannya, Kini namanya sudah dipanggil oleh sang guru untuk mempersembahkan penampilannya.
"Ayo El,"
"Emmm tunggu Mom and Dad ya bu guru..." Mendengar jawaban Elvio, Guru itu hanya tersenyum kecil.
"Mungkin mereka tidak jadi datang?" Ucap guru yang membuat Elvio menundukkan kepalanya.
"Sudah ayo, Sebaiknya El maju dulu ke depan. nanti pasti mereka datang," Ucap Seorang gadis kecil yang menepuk pundak Elvio.
Elvio mendongak menatap gadis kecil dihadapannya ini, Dia menganggukkan kepalanya. Elvio naik ke atas panggung dengan ditemani oleh bu guru dan juga gadis kecil.
Saat hendak memegang mic, Terlebih dulu Elvio berteriak memanggil Alexa.
"Mommy..." panggil Elvio, Terlihat dari wajah Elvio yang berbinar bahagia.
Alexa menggerakkan tangannya, Dia memberikan Elvio semangat dengan menggerakan ibu jarinya.
Semua orang yang hadir menatap Alexa dan juga Davies tanpa berkedip, Orang asia ini sangat membuat orang-orang disini terperangah dengan kecantikan serta ketampananan. belum lagi dua baby yang sangat imut membuat semua orang menyambut kedatangan Alexa dan juga Davies.
Elvio tersenyum manis, Tidak ada lagi raut wajah sedih. Dia memenangi mic, Dan mulai membuka suaranya.
"Lagu ini bukanlah lagu pentas, Tapi aku menyembuhkannya spesial untuk Mommy..."
prok...
prok...
prok...
Elvio mulai menyanyikan sebuah lagu yang berjudul:
Lagu Untuk Ibu / Alwiansyah
Kulihat bintang di langit
Cahayanya menerangi bumi
Oh, Ibu, sungguh mulia hatimu
Aku ingin membahagiakan ibu
Saat ku terbangun
Kudengar ibu mendoakanku
Saat ku terjatuh
Ibulah yang ada di sampingku
Oh, Ibuku, engkaulah
Surga di dalam duniaku
Ku ingin bahagiakan ibu
Kulihat bintang di langit
Cahayanya menerangi bumi
Oh, Ibu, sungguh mulia hatimu
__ADS_1
Aku ingin membahagiakan ibu
Saat ku terbangun
Kudengar ibu mendoakanku
Saat ku terjatuh
Ibulah yang ada di sampingku
Oh, Ibuku, engkaulah
Surga di dalam duniaku
Ku ingin bahagiakan ibu
Saat ku terbangun
Kudengar ibu mendoakanku
Saat ku terjatuh
Ibulah yang ada di sampingku
Oh, Ibuku, engkaulah
Surga di dalam duniaku
Ku ingin bahagiakan ibu
Saat ku terbangun
Kudengar ibu mendoakanku
Saat ku terjatuh
Ibulah yang ada di sampingku
Oh, Ibuku, engkaulah
Surga di dalam duniaku
Ku ingin bahagiakan ibu
Ku ingin bahagiakan ibu
Ku ingin bahagiakan ibu
Sumber: Musixmatch
Penulis lagu: Posan Tobing
Lirik Lagu Untuk Ibu
"Lagu ini untuk Mom ku, Walaupun dia bukan ibu kandungku. tetapi Mom sangatlah lebih dari seorang ibu kandung, Dan aku sangat menyayanginya.... i love u Mom And Dad..."
*Nb:"Elvio menyanyikan dalam bahasa Inggris, Jadi anggap saja ini langsung terjemahannya.
prok...
prok...
prok...
semua orang kembali bertepuk tangan, Banyak juga yang bertepuk tangan sambil berdiri*.
"Astaga anakku..." Alexa berdiri sambil bertepuk tangan, Dia menyeka air mata harunya saat penampilan Elvio sungguh membuatnya meneteskan air matanya.
"Putramu sangatlah pintar," Ucap seseorang wanita yang berada di samping Alexa, Alexa mengangguk. "Ya, Anakku sangat pintar." Jawab Alexa tanpa menoleh ke sampingnya.
"Selain punya anak yang pintar, Ternyata kamu juga mempunyai suami yang sangat tampan ya. Hebat sekali kamu, Hah andai saja aku juga sama sepertimu."
Alexa berbalik menatap seorang wanita yang kini berada di sampingnya, Nada bicara wanita ini sangatlah tidak disukai oleh Alexa. seperti bibit pelakor!
__ADS_1