Kau Khianati Aku, Kurebut Ayahmu

Kau Khianati Aku, Kurebut Ayahmu
PASAR MALAM


__ADS_3

Di negri sebrang, Tepatnya di Korea Selatan. Seorang wanita cantik yang berbalut dress putih itu mengerutkan keningnya saat mendapatkan pesan dari salah satu sahabatnya. "Kenapa mendadak sekali?" Lirih Wanita cantik itu.


"Ada apa sayang?" Davies bertanya saat Alexa terdiam sambil melihat ponselnya.


"Tidak ada apa apa Sayang, Hanya saja aku sedikit heran karna Sindy mendadak harus pulang kampung. Dia bilang om Yadi sakit," Jawab Alexa, Dia meletakan poselnya.


Ya, Wanita cantik yang mengenakan dress putih itu adalah Alexa. Tepatnya kini dia tengah melakukan liburan atau tepatnya honeymoon di Korea.


"Hmmm Sindy pun resign dari perusahaan," Sahut Davies yang membuat Alexa terdiam. "Kenapa Sindy Resign?" Tanya Alexa.


Melihat raut wajah cemas di wajah istrinya, Davies menarik Alexa kedalam pelukannya. "Sut..sudah tenanglah, Mungkin Sindy butuh liburan."


Alexa menganggukan kepalanya, Mungkin benar yang dikatakan oleh suaminya Davies, Kalau Sindy benar-benar membutuhkan waktu untuk berantai. Sindy adalah wanita yang hebat, Tapi entah kenapa hati Alexa sungguh sangat merasakan hal yang tidak beres.


Davies mengajak Alexa untuk memakan makanannya, Melihat istrinya yang hanya mengaduk ngaduk makanan, Davies langsung menghentikan makanya.


"Mau jalan-jalan?"


Alexa berhenti, Dia menatap suaminya dan mengangguk, "Tentu saja aku mau suamiku... Tunggu sebentar aku ganti dulu baju," Cup! Alexa mengecup pipi Davies, Dia berjalan ke kamarnya untuk berganti pakaian.


Tingkah manis Alexa sungguh membuat Davies tersenyum lebar, Dia membuka ponselnya dan menghubungi Williams.


Halis Davies terangkat, Karna disini sudah menjelang malam dan pasti disana sudah pagi. Kenapa Williams tidak mengangkat telponya? "Kemana dia?"


"Sayang... Ayo..." Mata Davies beralih ke Alexa, Sungguh sangat cantik dengan dress hitam dengan dipandu gelang cantik ditangannya.


"Sepertinya tidak jadi,"


"What! Kenapa?!"


Davies mengendus kesal, "Ck! Kenapa kamu berpenampilan sangat cantik? Diluaran sana pasti akan banyak yang melihatmu."


Mendengar itu Alexa tertawa kecil, Dia menghampiri suaminya dan memeluknya. "Haihh... Mana ada yang berani melirik istri dari seorang Davies? Tapi sepertinya suamiku ini yang menjadi lirikan para wanita. Ckck!"


Cup! Davies mengecup kening Alexa, "Sudah, Ayo kita pergi."


Senyuman manis terhias diwajah cantik Alexa, Dia menganggukan kepalanya. Dengan menggandeng tangan suaminya, Alexa berjalan sangat elegan.


Aroma khas malam sungguh membuat Alexa terus memejamkan matanya, Ditambah angin yang menerpa wajah cantilnya membuat Alexa semakin bersemangat untuk berlarian kesana kemari.


Kedua pasangan itu masuk ke dalam mobil, Davies mengendarai mobil itu. Davies membuka atap mobil mempersilahkan Alexa untuk berdiri menikmati alunan angin, Alexa dengan singgap langsung berdiri dia berteriak sambil merentangkan tanganya.

__ADS_1


"Hahahaa..." Tawa cantik Alexa sungguh membuat Davies terpana, Tak salah bila dia menjatuhkan pelabuhan hatinya ke mantan menantunya ini.


Tak butuh waktu lama, Mobil itu terparkir tepat di depan pasar malam. Davies sejujurnya sudah menolak keras, karna dia tidak mau istrinya ini kecapean. "Ahhh ayolah suamikuuu..."


"Tidak Sayang, Lihatlah disana sangat ramai! Nanti kalau kamu terjatuh bagaimana hah?"


"Ckckck, Sayang.. Please.."


"Tidak!" Alexa mengendus kesal dia melipat kedua tanganya, Namun otak cantiknya ini langsung terlintas ide berlian. "Baiklah, Kalau begitu jangan pernah meminta jatah lagi! Sampai 1bulan!" Tekan Alexa dia menahan tawa saat melihat wajah terkejut Davies.


Gluk...


"Hahhh mana bisa seperti itu sayang!"


Dengan wajah tanpa ekspresi, Davies menggenggam tangan Alexa untuk masuk kedalam pasar malam.



Benar pasar malam disini sungguh tak kalah ramai dengan pasar malam yang berada di Indonesia, Banyak pedagang kaki lima yang menyediakan makanan khas Indonesia juga.


"Mari bermain...." Teriak Alexa, Dia dengan didampingi sang suami menghampiri kawasan permainan.


^^^



(kurang lebih seperti ini)^^^


Uniknya, wahana ini cukup memacu adrenalin. Kalau kamu dengar orang teriak-teriak di pasar malam, bisa dipastikan sumbernya dari siniinan Pertama ada galeon alias kora-kora. Wahana ini mirip seperti dengan ayunan raksasa. Uniknya, wahana ini cukup memacu adrenalin. Kalau kamu dengar orang teriak-teriak di pasar malam, bisa dipastikan sumbernya dari sini.


Semua orang terkejut melihat seorang pengusaha besar di indonesia menghadiri pasar malam yang ada disini? Banyak yang kagum akan sosoknya yang tampan serta seorang wanita yang cantik, Ya. Tentu banyak orang yang sudah mengenal sosok Davies.


Mata Davies membulat saat Alexa mengajaknya untuk main wahana galeon, Sepanjang hidup Davies belum pernah menginjak permainan ini sekalipun mungkin saat dia kecil dulu. "Tidak... Tidak... Jangan naik wahana ini!"


Tak menerima penolakan, Alexa langsung membeli tiket dan langsung menarik tangan suaminyaa untuk menikmati wahana ini. sudah lama Alexa tak bermain seperti ini.


Petugas yang melihat itu hanya tersenyum saat sang pria hanya pasrah.


Setelah aman, Perlahan galeon itu mulai melaju, Davies memegangi tangan Alexa. Tak lama ayunan itu berubah menjadi kencang, Davies berteriak terkejut tak lupa Alexa pun berteriak dia tertawa melihat ekspresi suaminya.


"Hahaha lucu sekali suamiku ini," Alexa berjinjit dia mencubit pipi Davies, Davies hanya mengendus kesal.

__ADS_1


"Sudah, Ayo pulang!"


"Pulang? enak saja kita baru mencoba satu wahana, Ayolah sayang..." Bujuk Alexa dengan wajah yang memelas, Davies yang melihat itu hanya tersenyum dan akhirnya mengikuti kembali istri cantiknya itu.


Canda tawa terhias diwajah cantik Alexa, Davies tersenyum melihat wajah ceria Alexa, Wajah yang sangat menggantikan wajahnya yang kemarin murung.


Banyak wahana permainan yang dimainkan oleh Alexa maupun Davies, Tak melewatkan juga beberapa makanan untuk mengganjal perut mereka. "Hah....Serunya.." Alexa memakan eskrim nya sambil bersantai di sebuah bangku, Tentu saja bersama Davies.


Davies mengelap sudut bibir Alexa dengan bibirnya, Melihat tingkah suaminya pipi Alexa langsung memerah, "Kenapa pipimu merah?"


"Tidak apa apa,"


Lanjut memakan makanan, Setelah cukup kenyang, Alexa mengajak Davies untuk mengikuti wahana yang dia sangat sukai yaitu kincir angin.



...(Kurang lebih seperti ini)...


Seperti anak kecil ya itulah keduanya, Namun sangat berkesan dimana mereka sungguh sangat romantis. Alexa mengabadikan momen ini, Tak lupa dia menyuruh suaminya untuk bersenyum dan berfoto bersamanya.


Saat selesai, Ponsel Davies berdering. Dia mengangkat ponselnya dan terlihat panggilan telpon. Davies melirik Alexa, "Sebentar aku angkat dulu telpon dari Williams," Alexa mengangguk.


"APA?! BAGAIMANA BISA! BAJING@N KAMU LI!"


(Wah, Ada apa ya? kayanya bakalan perang!)


...----------------...


Hay salam hangat dari author, Seperti biasa author minta dukungan serta support dari kalian untuk karya ini dengan cara:


LIKE+KOMEN+VOTE!!!


Note: Beri bintang lima!


Mampir juga kedua author,



*Ditunggu kehadiran kalian, Jangan lupa komen. Ramaikan komentar!!


beri bunga juga🌹🌹🌹*

__ADS_1


__ADS_2