
Konferensi pers yang di adakan oleh Dewi membuat semua orang terkejut, Bagaimana tidak? Seorang istri dari Ling Dav mengakui bahwa dirinya diselingkuhin oleh Suaminya yang tak lain adalah Davies.
Dengan terbalut setelan maroon, Dewi dan juga Nabila berdiri tepat di hadapan para wartawan serta kolega Davies.
"Terimakasih karna kalian sudah mau hadir, Saya sungguh tidak tau bagaimana mencurahkan hati saya."
Mimik wajah Dewi sungguh dibuat sesedih mungkin, Sampai ada istri dari salah satu kolegan Davies menghampiri dan memeluk Dewi.
"Kami sungguh tak menyangka, Ling Dav bisa melakukan hal seperti itu."
Banyak wartawan yang menanyai bagaimana awal mula perselingkuhan Davies dan juga Alexa, Dewi menjawab setiap pertanyaan itu dengan sangat sendu.
"Nyonya tenang saja, Kami semua akan bersama mendukung nyonya. Kami akan membantu nyonya menyingkirkan pelakor itu." Dukung salah satu wartawan yang di teriaki oleh semuanya, Dewi tersenyum miring dia sangat senang saat semua orang mendukungnya.
"Siapa wanita yang saat ini bersama dengan anda Nyonya?"
Dewi berbalik menatap Nabila, Dia tersenyum. "Ah dia menantuku, Istri Niko. Dia adalah wanita yang sangat saya sayangi, Niko dan juga Nabila sudah mempunyai keturunan walaupun harus ada insiden yang sangat eskrim. Dimana menantu saya ini harus kehilangan rahimnya karna istri kedua suami saya hiksss..... Hiksss... Untungnya Menantu saya berhasil diselamatkan, Dan cucu saya hiksss.... Dia mengalami kesulitan bernafas.... Hiksss..."
Semua orang yang mendengar itu ikut menitikan air mata, mereka sangat tak menyangka. Nabila memegang mic "Hallo, Perkenalkan namaku Nabila, Istri dari Ling Niko Denandra. Semua yang saya alami sungguh masih membuat saya syok, Belum lagi masalah ibu mertuaku. agaimana rasanya jika suami kalian di rebut oleh orang lain? Pasti sakit bukan? Hmmm sama, Itu di alami oleh ibu mertuaku. Aku sangat sedih saat mengetahui ibu mertuaku dikhianati, Papa mertuaku menduakan cinta Ibu mertuaku. Ibu mertuaku dipaksa untuk menerima poligami ini, Papa mertuaku memperlakukan istri keduanya sangat istimewa. Sedangkan Ibu mertuaku diperlakukan sungguh hina olehnya..."
Semua orang merekam ucapan Nabila, Banyak wartawan yang berbisik bisik soal siapa istri kedua Ling Dav? Apa benar mantan menantunya itu yang menjadi istri keduanya?.
"Wanita mana yang mau dipoligami? Pasti tidak ada wanita yang mau dipoligami sepihak oleh suaminya, Ibu mertuaku sangat hebat disaat madunya menindasnya justru ibu mertuaku masih memperlakukannya dengan baik. Bahkan kini pelakor itu menguasai mansion Ling Denendra, Sungguh licik bukan?" Lanjut Nabila yang membuat semua orang geram akan sosok istri kedua Davies.
"Licik sekali,"
"Sungguh menjijikan,"
"Wanita sampah,"
Salah satu wartawan memberikan pertanyaan terkait siapa istri kedua Davies?
"Sudah Nak, Tidak usah diteruskan." Ucap Dewi, Dia menyeka air mata buaya nya.
Nabila memeluk Dewi, "Sudah Bu, Ibu jangan terlalu menutupi semuanya. Ibu harus membuka kebusukannya,"
"Benar itu,"
"Nyonya jangan takut, Ada kami yang siap mendampingi nyonya."
"Iya betul itu, Kami sangat geram kepada Pelakor itu, Wanita murahan."
BUGH....
Davies yang berada tepat di belakang layar sungguh tak Terima, Istri tercintanya Alexa dipermalukan bahkan dihina oleh semua orang.
"Tahan Tuan, Bukan saatnya."
"Shiit! Tapi mereka..."
"Tahan Tuan, Kita biarkan mereka meraih kesuksesannya dengan menjatuhkan Nyonya Muda. Kita lihat seberapa hebat mereka memainkan drama ini," ujar Sekertaris Li yang membuat Davies mengangguk paham, Ya. Davies dan juga Sekertaris Li berada tepat di belakang layar.
Mereka berdua berhasil menggantikan sebuah vidio yang akan di putar nanti.
__ADS_1
"Terimakasih atas dukungannya, Sungguh saya tak menyangka. Hiksss...., suami yang saya cintai begitu tulus telah mengkhianati saya hiksss.... Sangat sakit rasanya melihat orang yang kita sayangi dan cintai tengah bermersaan bersama wanita lain."
"Istri kedua Papa mertuaku, Atau lebih tepatnya madu ibu mertuaku adalah Mantan istri Suamiku. Alexandra Winata, Dia adalah wanita yang tega menghancurkan pernikahan orang lain, Bahkan dia sungguh tega mengambil semuanya. Dia bukanlah wanita, Dia tega sungguh sangat hina."
Semua orang terkejut bukan main, Saat dugaan itu benar yang dimana Alexa adalah Istri kedua Davies.
"Aku sungguh tak menyangka,"
"Benar benar hina, Dibalik wajahnya yang polos ternyata dia sungguh hina."
Dewi dan juga Nabila saling berpelukan, Nabila melepas pelukan itu dan meminta semua orang menatap layar besar yang berada tepat di hadapan semuanya.
"Ini aku mempunyai sebuah vidio yang memperlihatkan perlakuan bejat Alexa,"
Saat semua orang menantikan vidio itu, Alexa yang berada di rumah sakit dibuat heran oleh tatapan sinis dari semua orang bahkan suster maupun dokter terus saja menyinyirnya.
Alexa keheranan, Kenapa semua orang menatapnya dengan tatapan seperti itu? Apakah ada yang salah?.
Alexa tak mengambil pusing itu, Dia terduduk di kursi tunggu.
Klek... Dokter yang menangani bayi Niko keluar dari ruang UGD.
"Kondisi bayi nona sangat lemah, Jika telat sedikit saja, Nyaw4nya bisa saja tidak dapat diselamatkan."
Alexa menatap nanar ke kaca yang kini terlihat bayi kecil itu tergulung beberapa selang di tubuhnya, Alexa menatap dokter.
"Apakah kondisinya masih sangat rawan dokter?"
"Benar Nona, Kondisi bayi anda masih sangat rawan. Saat ini bayi anda memerlukan darah tambahan,"
"Dimana orangtuanya? Bayi itu sungguh membutuhkannya."
Alexa tidak membawa ponsel, Dia mencoba menelpon Davies menggunakan ponsel bodyguard namun tidak tersambung. "Dok, Apa itu benar benar dibutuhkan?" Tanya Alexa
"Iya Nona, Bayi itu harus secepatnya mendapatkan pendonor dar4h."
Tanpa ba bi bu, Alexa langsung berlari keluar rumah sakit. Dengan dandanan menggunakan daster bahkan rambut yang terurai Alexa mengendarai mobil sport milik Davies.
Alexa mengeram kecil saat mengetahui bahwa Niko tidak ada di kantor, Bahkan suaminya tidak ada juga di kantor.
"Agh!!! Dimana kamu Niko! Nabilaaa!!!"
Alexa kembali menjalankan mobilnya, Dia terlebih dulu mampir ke perusahaan nya. Namun berapa terkejutnya melihat suasana kantor yang sangat sepi.
Alexa masuk ke dalam dengan perasaan tak nentu, Kemana semua karyawan nya?
Alexa berlari ke ruang kerja Putri, Putri dan juga Sindy dibuat terkejut dengan kedatangan Alexa.
"Al..."
"Ada apa dengan perusahaan? Kenapa tidak ada karyawan?"
Putri mencoba bersikap tenang, "Ah itu karyawan sengaja dipulang Cepat oleh Tuan Dav, Tenang tidak ada apapun."
__ADS_1
Alexa menghela nafasnya, "Apa kalian tau dimana Niko dan juga Nabila?"
Putri menatap Sindy, Sindy menggelengkan kepalanya. "Aku tidak tau dimana kedua sampah itu, Ada apa Al? Kenapa kamu sangat tegang?"
"Nyaw4 anak Niko dalam bahaya, Dia harus segera mendapatkan tranpusi darah." Jawab Alexa
Tanpa duga sebuah berita tersiar diruang kerja Putri, Sindy dan juga Putri membulatkan matanya saat berita itu terbaca dan terdengar jelas oleh Alexa.
Betapa terkejut nya Alexa mendapatakan berita yang sungguh membuat hatinya nyeri, Dengan singgap Sindy maupun Putri memegangi tubuh Alexa yang mau ambruk.
"Kenapa mereka tega membolak balikan pakta! Hiksss..."
"Tenang Al, Ayo sebaiknya kita susul jallang itu."
Putri dan juga Sindy membopong tubuh Alexa, Mereka masuk ke dalam mobil Alexa.
"Sin, Kamu saja yang mengendarai mobil. Aku akan menyusul dari belakang," Sindy mengangguk, Dia menjalankan mobil Alexa. Disusul oleh Putri yang mengendarai mobilnya.
Kembali lagi ke Nabila dan juga Dewi, Acting Dewi maupun Nabila sungguh membuat Davies geram. Bagaimana tidak, Dewi dan juga Nabila nembulak balikan pakta.
"Baiklah mari kita sak..."
"TUNGGUUUU!!!"
Sebelum Nabila angkat bicara, Terlebih dulu seseorang memotongnya.
Semua orang terkejut melihat siapa yang datang, Nabila tersenyum sinis. "Lihatlah ibu, Madu mu itu menghampiri kita. Apa dia mau meminta maaf?" Ucap Nabila, Dia menatap sinis ke arah Alexa.
Ya, Seseorang yang memotont ucapan Nabila adalah Alexa. Sesampainya disini Alexa langsung berlari masuk ke dalam.
Semua orang yang berada di situ mereka mengolok ngolok Alexa, Para wartawan menyorot Alexa. Alexa menghela nafasnya, Dia memejamkan matanya dan mulai melangkah mendekat ke arah Nabila.
Alexa menarik tangan Nabila, "Heh apa apaan kamu! Lepaskan!"
Nabila menghempaskan tangan Alexa dengan kasar, Dia memegangi pergelangan tanganya yang seola ola sakit.
"Lihatlah, Dia bahkan tega membuat pergelantanku sakit"
"Nabila!"
"Mas!"
Alexa berbalik menatap Niko, Dia menarik tangan Niko. Semua orang menyorot itu banyak yang memvideokan bahkan Mempotretnya.
"Lihatlah, Sekarang wanita ini menarik tangan suamiku. Bakat pelakor yang ada di dalam dirinya sangatlah besar,"
"Sungguh menjijikkan!"
...----------------...
Hay salam hangat dari author, Seperti biasa author minta dukungan serta support nya untuk karya ini.
LIKE+KOMEN+VOTE!!
__ADS_1
JANGAN LUPA BERI BUNGA🌹🌹