Kau Khianati Aku, Kurebut Ayahmu

Kau Khianati Aku, Kurebut Ayahmu
VILLA


__ADS_3

Davies memeluk Alexa dengan sangat erat, Dan Alexa membalas pelukan itu


"Saya tau kamu sedang ingin menangis.."


Alexa memundurkan wajahnya dan menatap Davies, "Maksud Papa??"


Davies memegang kedua pipi Alexa, Dia menatap mata Alexa. "Menangislah..." Lirih Davies yang membuat air mata yang sendari tadi Alexa bendung turun tanpa menunggu komando


"Hiksss..hiksss..hiksss..", Alexa menangis dalam pelukan Davies, Dia membenamkan wajahnya di dada bidang Davies


"Sakit Pah.... Hiksss... Ke-kenapa mereka tega menyakiti ku seperti ini.. Hiksss hikss" Davies membiarkan Alexa mengeluarkan semua yang ada di hatinya


Dia mengusap punggung Alexa dan mengecup puncak kepalanya, "Saya berjanji akan membahagiakanmu, Saya berjanji akan selalu mencintaimu apapun yang terjadi nanti..." Batin Davies


Tak butuh waktu lama, Alexa sudah berhenti menangis. Davies mengusap air mata Alexa


"Sa...."


"Hacihhh...."


Belum sempat Davies berbicara, Terlebih dulu Alexa bersin dengan keluarnya cairan di hidungnya


"Astaga Alexa!!"


"Papaa ambilkan tisu..."


Davies mengambil Tisu, dia memberikanya kepada Alexa. Alexa menerima tisu itu dan membersihkan ingusnya


Syortttt syorttttt


Dengan spontan Davies menutup kedua matanya, Alexa yang melihat itu tertawa


"Papa..." Panggil Alexa


"Hmmmm"


"Buka mata Papa, aku sudah selesai Pah..." ucap Alexa yang membuat Davies membuka matanya, Namun saat membuka mata tisu yang tadi Alexa pakai berada tepat di hadapan Davies


"Alexaaaaa...."


"Hahahaa...."


Ruangan Davies kedap suara, Jadi orang orang yang berada diluar tidak akan mendengar suara dari dalam ruangan Davies


Davies menatap Alexa yang tengah tertawa, Dia sangat sempurna. Tapi kenapa Niko menduakannya? Apa perihal Anak? Davies menggelengkan kepalanya


Dia menarik tangan Alexa, yang membuat tubuh mereka kembali berpelukan

__ADS_1


"Papa masih ingat kan? Akan menceritakan semuanya??"


Cup...


Sebuah kecupan mendarat di kening Alexa, "Iya, Saya akan menceritakan semuanya. Tapi tidak di sini,"


Alexa mengerutkan keningnya, "Kenapa tidak disini? Apa Papa sudah menyiapkan tempatnya?" Tanya Alexa


"Hmmm dan sebaiknya kita cepat pergi ke sana?"


Senyuman manis kembali menghiasi wajah Alexa, Dia mengangguk, "Ayoo"


Davies menurunkan tubuh Alexa, Namun tanpa sadar itu membuat sekertaris Li yang tak sengaja melihat itu


"Tu...."


Sekertaris Li terkejut melihat Davies mengecup pipi Alexa, Davies yang tau akan hal itu dia memilih berjalan dengan Alexa


Buk... Davies menepuk pundak Sekertaris Li. "Nanti saya jelaskan, Sekarang tolong hendel perkerjaan Saya"


Tanpa menunggu jawaban dari Sekertaris Li, Davies langsung pergi bersama Alexa


Dia menarik pinggang Alexa dan memeluknya, "Pah.. Jangan seperti ini"


Mau tidak mau Davies melepas itu, dan berjalan terlebih dulu baru Alexa mengikutinya di belakang


"Masuk!" Alexa langsung masuk kedalam mobil Davies, Terlebih dulu Alexa menyuruh supirnya untuk pulang


Davies menjalankan mobilnya, Meninggalkan perusahaan.


Alexa tersenyum dia memegang tangan Davies dan mengeluarkan ponselnya


Cekrekk


Alexa mengambil foto tanganya dan juga tangan Davies



Davies menarik tangan Alexa dan menciumnya


Selama perjalanan tak ada obrolan melainkan Davies yang terus saja mengecup tangan Alexa


"Tidurlah, Perjalanan masih jauh" Ucap Davies yang menyuruh Alexa untuk beristirahat saja


"Baiklah"


Cup..

__ADS_1


Alexa mengecup pipi Davies, Dia memposisikan dirinya yang nyaman untuk tidur


Davies menatap sekilas ke arah Alexa, Dia tersenyum dan mengusap rambut Alexa


***


Setibanya di sebuah Vila yang sangat megah nan mewah


Mobil Davies berhenti tepat di parkiran, Dia hendak membangunkan Alexa namun sepertinya Alexa tertidur pulas


Davies menggendong tubuh mungil Alexa, Dia membawanya masuk ke dalam Villa


"Selamat datang Tuan Dav, Sudah lama tidak berkunjung" Ucap Pak Mud penjaga Villa


Davies hanya menganggukan kepalanya, Dia melanjutkan membawa Alexa ke dalam


Klek...


Davies membuka pintu kamar, Dia membawa masuk tubuh Alexa yang tengah tertidur nyenyak


Perlahan Davies menidurkan Alexa di sebuah kasur yang sangat empuk


Davies menarik selimut dia menyelimuti tubuh Alexa, "Tidurlah"


Cup... Davies mengecup kening Alexa


Dia keluar kamar meninggalkan Alexa yang tengah tertidur manis


"Tuan tadi?"


"Hmmm ya dia Anak Yoona"


Davies mengajak Pak Mud untuk mengobrol di ruangan lain


"Apa Tuan akan menceritakan semuanya?" Tanya Pak Mud


Davies mengangguk, "Sudah saatnya aku menceritakan semuanya, Dan terutama tentang Villa ini"


...----------------...


Hayy salam hangat dari Author


Sesuai dengan ingin kalian, Author akan Up 3 Bab, jadi mohon untuk terus meng support karya ini dengan cara:


LIKE+KOMEN+VOTE!!!


BERI BUNGA JUGA🌹🌹

__ADS_1


Tinggalkan jejak kalian😉😉


__ADS_2