
Tiga hari kemudian...
Dewi sudah di ponis bersalah dan sekarang sudah menjadi tahanan, Sedangkan Nabila dia di di ponis hanya 3 Tahun saja.
Alexa tersenyum saat hakim mengetuk palu, Dia berbalik menatap Davies dan memeluknya.
Berita Dewi dan Juga Nabila langsung tersebar luas, Untuk menghindari prasangka buruk. Davies mengadakan konferensi pers.
Di hadapan semua wartawan yang meliput Davies memegang tangan Alexa, "Berita yang dimana Alexa adalah pelakor, Itu kesalahan besar! istri saya Alexa bukanlah pelakor seperti yang kalian lihat di berita."
"Saya, Ling Davies Denendra mengumumkan bahwa Alexandra Winata adalah istri SAH saya!"
Prok.... Prok... Prok..
Semuanya bertepuk tangan.
"Kenapa Tuan tidak mengadakan resepsi yang mewah?" Tanya Salah satu wartawan.
"Bukannya tidak mengadakan, Tapi akan segera teradakan. Jadi tunggu saja waktunya," Bukannya Davies yang menjawab melainkan Alexa.
Sejak itu berita buruk yang mengarah kepada Alexa sudah hilang, Berganti dengan beberapa pujian dan juga dukungan.
"Kita mulai dari awal lagi?" Alexa mengangguk, Dia memeluk lengan suaminya. Rumah yang dulu dia tempati bersama dengan Niko selama 5 tahun itu, Alexa memutuskan untuk menjualnya. Dan memberikan setengahnya kepada Niko,
"Bagaimanapun rumah ini mengandung banyak kenangan, Dan kenangan itu harus dilupakan."
"Karna sekarang, Aku akan merakit kenangan bersama suamiku ini." lanjut Alexa, Dia merentangkan tanganya ke leher Davies. Dan Cup! Alexa mengecup bibir Davies.
Tanpa keduanya sadari, Sendari tadi sepasang mata menatap mereka. Siapa lagi kalau bukan Niko?
Ya, semenjak terbongkarnya semua itu. Hidup Niko menjadi sangat luntang lantung, Dia dihantui banyak penyesalan. Ingin sekali rasanya dia berlari memeluk Alexa dan memperbaikinya.
Namun dia sadar bahwa kini kebahagiaan Alexa ada di Papanya, "Aku harap kamu akan selalu bahagia Al, Maafkan aku." Lirih Niko yang pergi dari dekat sepasang yang tengah berbalut asmara itu.
Di hadapan kedua makam kedua orangtua Alexa, Niko menangis keras disitu. Dia meminta maaf kepada kedua orang tua Alexa karna dia sudah menyakiti hati Alexa.
"Maafkan aku Om, Aku sungguh sangat minta maaf. Aku sudah menyakiti Alexa dan membuat dia menderita selama itu, maafkan aku."
Cukup lama Niko berada di makam kedua orang tua Alexa, Dia beralih ke makam kecil yang dimana bertuliskan nama "Sebastianus Arsenio Winata"
__ADS_1
Niko mengusap batu nisan Anaknya, Ya. Kini Niko berhadapan tepat dengan makam anaknya dan juga Alexa, Dia mengusap batu nisan itu dan mengecupnya.
"Maafkan Ayah," Lirih Niko, air matanya semakin tak bisa dia bendung, Penyesalan semakin hadir di dalam hatinya.
"Maafkan ayah Nak, Andai saja ayah bisa memutar waktu, Ayah tidak akan pernah membiarkan ini semua terjadi. Maafkan ayah... Hiks...."
"Niko...."
Niko terperanjat kaget saat mendengar suara yang memanggilnya cukup pamiliar di telinganya, dia berbalik dan tepat di belakangnya ada sosok wanita yang selama ini dia sia-siakan.
"Al..." Niko langsung memeluk erat tubuh Alexa, Dia menangis dalam pelukan Alexa.
Alexa membalas pelukan Niko, Dia menepuk-nepuk pundak Niko. "Maafkan aku Al..." Lirih Niko saat melepaskan pelukan itu.
Alexa tersenyum, "Aku sudah memaafkanmu,"
Mata Niko berbinar, Dia memeluk kembali Alexa namun Alexa menahanya. "Jaga tingkahmu Nik, Aku sudah mempunyai suami."
"Al...."
"Aku memang memaafkanmu Nik, Tapi itu bukan berarti aku akan kembali padamu."
"Dengan gampangnya kamu ingin memperbaiki semuanya?"
Alexa menatap Niko, "Kamu tau seberapa hancurnya aku? Aku rasa tidak perlu menceritakannya, karna kamu sudah pasti akan tau dan mengerti. Tidak ada yang perlu di perbaiki, antara kita hanyalah sebuah kenangan masalalu saja." Lanjut Alexa
"Tapi kenapa Al? Aku tau kamu menikah dengan Papa hanya untuk membuatku cemburu saja kan?"
Mendengar ucapan Niko, Alexa tertawa pelan. "Untuk apa membuatmu cemburu? Tidak ada gunanya Nik, Aku mencintai suamiku hidupku kembali berwarna karnanya dan terlepas dari itu aku sangat mencintai Davies."
"Aku mohon Al..." Tatapan Sendu dari Niko tak membuat Alexa mengangguk untuk setuju kembali padanya,
"Pergilah, Cari kebahagiaanmu. Jangan pernah mengulai kesalahan lagi,"
Cukup lama Alexa menemani Niko yang menyesali perbuatannya, "Bolehkah aku memelukmu untuk terakhir kalinya Al? Aku berjanji akan pergi jauh setelah ini,"
Alexa mengangguk, Dia mempersilahkan Niko untuk memeluknya. Tepatnya pelukan terakhir, Niko mengecup kening Alexa. "Semoga kamu bahagia Al, Maafkan aku yang tidak bisa menepati janjiku dulu."
Alexa mendongkak dia mengangguk, "Sudah yang lalu biarlah berlalu."
__ADS_1
"Tatalah kembali masadepanmu, Aku berharap kamu bisa menemukan kebahagiaanmu disana. Untuk rumah itu sudah aku jual dan hasilnya aku bagi dua, dan aku sudah mentransfer nya." Lanjut Alexa.
Sesuai dengan yang tadi di ucapkan oleh Niko, Dia pergi meninggalkan Alexa.
Alexa berjongkok di makam putranya, Ya. saat keguguran itu Alexa terus saja memimpikan sosok bayi laki-laki yang tersenyum padanya. dan sampai sekarang Alexa sering memimpikan itu,
"Hallo sayang, Maafkan Mom yang baru kesini lagi." Alexa mengusap batu nisan anaknya.
"Bagaimana kabarmu disana Nak? Pasti kamu sangat senang kan karna Ayahmu datang, Ah iya Mom mau memperkenalkan ayah baru mu."
Alexa menarik tangan Davies, "Ini Dad mu sayang, Sekarang dialah yang akan menggantikan Ayahmu untuk menjaga Mom."
Davies memeluk tubuh Alexa dia ikut mengusap batu nisan anaknya Alexa, "Hallo Boy, Perkenalkan aku Davies Dad baru mu. cepatlah hadir kembali, Dad akan memberikan apapun itu yang kamu mau."
Alexa tersenyum sendu saat mengingat bahwa rahimnya sudah di angkat, jadi dia tidak akan hamil kembali.
Keduanya beralih ke makam kedua orangtua Alexa, Yang dimana disitu bertuliskan nama Yoona dan juga Victor.
"Ayah, ibu..." Lirih Alexa
Alexa mencurahkan semuanya di depan makam orang tuanya tak hanya itu dia juga ikut mengenalkan Davies sebagai suaminya, Davies mendekati makam Victor sahabatnya itu.
"Vic, Lihatlah aku pernah bilang bukan? Suatu saat aku akan menjadi menatumu, Dan ucapan itu terwujud. Aku akan menjaga putrimu, Restui pernikahan kita."
Davies dan juga Victor ayah Alexa adalah sahabat, Namun naas karna kecelakaan itu Victor dan juga Istrinya harus meninggalkan putri kecilnya yang tak lain adalah Alexa.
Davies baru menyadari kalau Victor sahabatnya itu sudah tidak ada saat dia tau kalau perusahaan WNTA GROUP diambil alih oleh Niko, Di lubuk hatinya Davies sangat menyesal karna memilih pergi ke luar negri.
Cup.... Alexa mengecup pipi Davies, "Kita mulai semuanya dari awal?"
Davies memeluk Alexa, "Hmm ya, Kita akan memulai semuanya dari awal, Aku berjanji tidak akan pernah membiarkan bahaya kembali kepadamu."
...----------------...
Hay salam hangat dari author. Yuk terus dukung dan support karya ini dengan cara
LIKE+KOMEN+VOTE!!!
BERI BUNGANYA 🌹🌹🌹
__ADS_1