
Tubuh Dewi melemas mendengar bahwa Alexa kini menjadi istri suaminya? Dia menggelengkan kepalanya dan mencoba mendekati Davies
"Papa ngomong apa sih? Itu ga bener kan Pah..."
Alexa tersenyum sinis melihat Dewi yang seola ola lemas, Dia menggandeng tangan sang suami dan menunjukkan cincin manis yang tersemat dijari manisnya.
"TIDAKKKK!!! INI TIDAK MUNGKINNNN!!!" Teriak Dewi yang tak terima jika suaminya menikah kembali apalagi menikah bersama mantan menantunya.
"Sayang aku ngantuk sekali," Davies menatap Alexa, Dia menggandeng tangan Alexa untuk naik ke lantai atas
"Pah...."
Tanpa menghiraukan panggilan dari Dewi maupun Niko, Kedua pasangan pengantin baru itu terus berjalan.
Alexa tersenyum puas melihat teriakan tak terima dari Dewi, Saat hendak masuk ke dalam kamar utama. Terlebih dulu Dewi datang dan mencegah Alexa masuk ke dalam, "Ini kamarku! Ini miliku!"
"Dewi!"
"Pah! Ini kamar kita! Dia tidak pantas dan tidak berhak masuk kedalam kamar ini!"
"Sayang..." Alexa menatap Davies,
"Menyingkir, atau kamu mau aku singkirkan hah?"
Pertengkaran antara Dewi dan juga Davies terus berlanjut, Niko menarik tantan ibunya untuk menjauh dari Davies maupun Alexa, Niko membawa ibunya ke kamar lain.
Setelah melihat mereka pergi, Alexa maupun Davies langsung masuk ke dalam kamar utama. Kamar yang sangat luas bahkan bisa dibilang lebih luas dari kamar hotel ⭐5, Alexa melihat sekeliling kamar. Ide berlian muncul di pikirannya
Dia mendekat ke arah suaminya, Davies. "Sayang, Aku menyukai kamar ini. Apa boleh kamar ini untukku?"
Mendengar ucapan Alexa, Davies mengecup kening Alexa. "Kenapa harus bilang? Semua yang ada di mansion ini milikmu sayang, Kamu boleh memiliki apapun itu," Jawab Davies, Senyuman manis terpancar diwajah Alexa dia melingkarkan tangannya ke leher Davies, Dan cup! Alexa mengecup bibir Davies
"Terimakasih suamiku,"
"Apa hanya itu saja?"
"Hmm ya untuk sekarang itu saja dulu, Aku sangat lelah." Davies tertawa kecil melihat tingkah Alexa, Dia memeluk tubuh Alexa dan membaringkannya di kasur besarnya.
Cup, "Tidurlah sayang,"
Sedangkan di kamar lain, Tepatnya di kamar tamu. Dewi maupun Niko sangat tak terima akan apa yang baru saja mereka alami.
"Sudah Bu, sebaiknya Ibu sementara disini saja dulu." Ucap Niko, Dia tidak ingin Ibunya diusir oleh Davies,
Kamar yang tadi sangat rapih kini berubah menjadi sangat berantakan, Dewi mengacak ngacak semua yang ada di kamar.
"Lihatlah Mas, wanita itu sangat licik! Dia ingin membuat ibumu setres Mas. Kamu tidak boleh kalah, Kamu harus menyingkirkan Alexa!" Kompor Nabila, Dia mencoba memanas manasi Niko agar dia segera menyingkirkan Nabila.
Dewi setuju akan apa ucapan dari Nabila, Mereka harus secepatnya menyingkirkan Alexa, Sebelum Alexa menguasai semuanya.
__ADS_1
Niko sejujurnya masih sangat tidak percaya akan Alexa yang kini menjadi Ibu tirinya? Ohhh astagaa!!!
Niko keluar dari kamar meninggalkan Nabila dan Dewi yang terus mengoceh, Bayangan dimana Alexa memanggil Davies sayang serta ciuman yang Alexa berikan kepada Davies, Itu semua berputar di otak Niko
Dia mencoba mencari informasi akan apakah benar Alexa dan juga Davies sudah menikah? Namun sialnya tidak ada data satupun, melainkan sebuah foto dimana Alexa mengunggah beberapa foto mersa.
***
Keesokan harinya...
Semuanya sudah menunggu di meja makan, Tak lama Alexa turun bersama Davies. Genggaman tangan keduanya disorot amarah dan api cemburu antara Dewi dan juga Niko.
Bagaiman tidak? Davies yang terus menerus mengecup pipi Alexa membuat Dewi terbakar jenggot!
"Pah..." Davies melihat sekilas, Dia langsung duduk di kursinya. Dewi tersenyum saat melihat Suaminya tidak menyuruh Alexa untuk duduk.
Namun saat Dewi hendak duduk, "Stop!" Davies mencegah Dewi yang hendak duduk di kursi terdekat dengannya.
"Pindah! Alexa akan duduk di situ," Mata Dewi melotot mendengar itu, Dia menggebrak meja tak terima Davies menyuruhnya untuk pindah kursi?
"Pah it..."
"Diam!" Davies terlebih dulu membentak Nabila yang mencoba ikut campur
"Jangan ikut campur!"
"Diam!"
Reaksi Alexa hanya tersenyum sinis, Dewi pindah duduk dan segera Alexa menduduki tempat yang tadi diduduki oleh Dewi.
Para maid menyajikan sarapan untuk semuanya, "Suamiku," panggil Alexa yang membuat Niko, Nabila, maupun Dewi tersedak
"Makannya pelan pelan, lagian tidak akan ada yang meminta makanan kalian." Ujar Alexa, Dia memegang tangan Davies
"Suamiku, Aku tidak mau sarapan roti. Aku mau sarapan nasi goreng,"
"Makan yang ada!" Bentak Dewi, Bagaimana tidak sepanjang dia dimansion tidak ada yang pernah sarapan selain dengan roti serta segelas susu.
Dan sekarang? Alexa malah meminta sarapan dengan nasi goreng?
Davies menatap tajam ke arah Dewi, Dia memanggil maid namun Alexa mencegahnya.
"Aku ingin suamiku yang memasaknya untuku,"
"Sayang tapi aku harus ke kantor,"
Dewi tertawa kecil mendengar Davies menolak Alexa, Alexa yang melihat Dewi maupun Nabila yang tengah menertawakannya, dia geram.
Alexa memasang wajah memelas, "Yasudah," Alexa memasukan roti itu kedalam mulutnya, Namun Davies menyingkirkan roti itu
__ADS_1
"Tunggu sebentar," Ucap Davies, Dia berjalan ke arah dapur untuk membuatkan Alexa nasi goreng
Dewi semakin dibuat terkejut akan perubahaan sikap Davies, Seumur hidup Dewi tidak pernah melihat Davies menyentuh area dapur karna Dewi tau kalau Davies sangat tidak suka wewangian bumbu dapur.
Namun apa yang terjadi? Davies kini malah berkutat dengan beberapa bahas masakan untuk membuatkan sebuah nasi goreng?
"Kamu apakan suami saya ALEXA!" Gertak Dewi, Dia sangat marah rasanya dia ingin mencabik cabik tubuh Alexa
Dewi menarik rambut Alexa, Alexa terkaget dan kesakitan dia pun marik rambut Dewi. Tarik rambut antara Dewi dan juga Alexa tak mampu terhalangkan, Mereka berdua saling tarik rambut satu sama lain.
"Lepaskan rambutku jallang!!!" Teriak Dewi
"Jallang katamu hah! Rasakan ini" Alexa semakin kencang menarik rambut Dewi
"ARGHHHH LEPASKAN SAKITTTT!!!"
Bruk.... Alexa mendorong Dewi, tepat saat itu Davies selesai memasak. Alexa pura-pura terjatuh, Dia menangis.
"Hiksss hiksss hiksss"
Davies terkejut, Dia menghampiri Alexa. "Sayang..."
Alexa memeluk tubuh Davies, Dia menangis dalam pelukan Davies
"Dia," Alexa menunjuk ke arah Dewi
"Dia manarik rambutku sayang hikss hikss... Dia menghinaku bahkan dia hikss hikssx,,, dia memanggilku jallang hikss huaaaaaa..." tangis Alexa semakin dia buat nyata, Davies mengepalkan tanganya dia menatap tajam ke arah Dewi
"DEWI!!!!"
"Pah... Dia berbohong!"
"Saya potong uang bulananmu!"
"Tidakkkk Papaa..."
Dewi berteriak tak terima uang bulanan dari suaminya Davies di potong? Tidak ini tidak bisa!
Davies menggendong tubuh Alexa membawanya keluar mansion, Alexa berbalik menatap Dewi di menggerakan ibu jarinya ke bawah(👎)
...----------------...
Hayy salam hangat dari author. mohon maaf author ketiduran😭🙏
mohon untuk terus mendukung dan mensupport karya ini dengan cara:
LIKE+KOMEN+VOTE!!!
BERI BUNGA JUGA🌹🌹🌹
__ADS_1