
Keesokan harinya...
Pagi-pagi sekali Davies dan juga Williams sudah berada di perusahaan, Tanpa sepengetahuan Alexa tentunya.
Terlihat jelas Davies tengah memeriksa beberapa dokumen yang diberikan oleh Williams, Davies mendongak menatap Williams. "Li, Apa kita tidak bisa mengadakan ulang rapat?" Davies bertanya setelah memeriksa beberapa dokumen.
Williams menggelengkan kepalanya, "Tidak Tuan, Mereka menolak untuk mengadakan rapat ulang." Jawab Sekertaris Li.
Mendengar jawaban Williams, Davies sedikit menghela nafasnya. Dia menutup dokumen yang baru saja dia periksa.
"Sudahlah, Kita cari jalan lain." Davies berdiri dari duduknya, Dia melangkah keluar dari ruangannya dengan disusul oleh Williams.
Namun saat hendak menaiki lift, Terlebih dulu salah satu karyawan Davies menghampiri Davies dengan sedikit berlari.
"Tuan..." Panggil karyawan Davies dengan sedikit berteriak, Davies membalikan tubuhnya menatap karyawannya yang memanggilnya itu.
"Ada apa?" bukannya Davies yang bertanya melainkan Williams.
"Mohon maaf Tuan Dav dan Sekertaris Li, Tapi di bawah terjadi keributan." Ucap karyawan yang membuat Davies mengerutkan keningnya.
"Keributan? keributan apa?" Tanya Davies.
Williams berbalik menghadap Davies, "Tuan, Sebaiknya kita langsung melihatnya ke bawah?" Davies mengangguk, Dia langsung masuk ke dalam lift bersama Williams.
Sedangkan itu di bawah sana sudah banyak satpam yang tengah menghadang beberapa wartawan, Davies yang baru saja turun ke lantai bawah langsung di sambut dengan beberapa teriakan dari para wartawa.
"Tuan Dav, Mohon kejelasannya!!"
"Li, Minta bodyguard untuk ikut mengamankan para wartawan. selesaikan ini!"
"Baik, Tuan!"
Davies langsung menerobos keluar dari segerombolan wartawan. Dia langsung masuk ke dalam mobil yang tak lama langsung melaju meninggalkan pekarangan perusahaan.
Ia mengambil ponselnya yang terlihat jelas notif panggilan tak terjawab dari istrinya. "Apa yang harus aku katakan kepada Alexa? apa dia akan bisa menerimanya?" Davies menghembuskan nafas kasarnya.
Sedangkan itu di mansion terlihat Alexa dan juga Sindy tengah berada di ruang keluarga, Keduanya nampak bingung saat melihat di depan gerbang mansion sudah banyak wartawan.
__ADS_1
"Sebenarnya ada apa ini?!" Kesal Alexa karna suaminya tak kunjung menjawab panggilannya.
Sindy menggelengkan kepalanya, Dia juga tidak mengetahui apa yang sedang terjadi. "Aku tidak tahu Al, Li tidak memberitahukan apapun kepada-Ku." Jawab Sindy yang membuat Alexa menghela nafasnya.
Alexa beralih menggendong baby Aleesya yang sendari tadi terus menangis, Dia memberikan asi untuk Baby Aleesya.
Tak berselang lama terdengar suara mobil yang memasuki mansion, Alexa yang mengetahui kalau itu adalah suaminya. Dia langsung ke depan sambil menggendong baby Aleesya.
"Sayang?" Alexa menatap Davies seolah meminta jawaban. Davies yang sudah paham itu, Dia langsung mengajak Alexa untuk masuk ke dalam mansion.
Sindy menghampiri Williams, Dia mengambil alih Aleesya dari gendongan Alexa. "Titip sebentar ya Sin." Sindy mengangguk.
Davies menarik tangan Alexa ke lantai atas, Tepatnya di kamar mereka. setelah sudah berada di kamar, Davies memeluk Alexa.
Alexa mengerutkan keningnya saat Davies malah memeluknya, "Ada apa suamiku?" Tanya Alexa yang bingung akan hal ini.
Davies mendongak menatap wajah cantik istrinya, Dia mengecup kening Alexa. "Sayang, Apa kamu mempercayaiku?"
"Ma-maksudnya?"
Davies mengajak Alexa untuk duduk di tepi ranjang mereka, Davies menggenggam tangan Alexa. "Apa tanggapanmu jika ada berita miring tentang suaminya yang menghamili wanita lain?"
Jantung Alexa seakan berhenti berdetak, Dia menatap wajah Davies dengan serius. "Apa maksudnya, Kamu menghamili wanita lain?!" Pekik Alexa yang langsung berdiri dan melepaskan genggaman tangannya dari tangan Davies.
Davies menggelengkan kepalanya. "Tidak sayang, Sumpah! demi apapun aku tidak menghamili wanita lain... aku mohon Al, Percaya padaku?" Davies berjongkok di hadapan Alexa.
terlihat jelas Alexa meneteskan air matanya, "Menyingkirlah!" Sentak Alexa.
Bukannya menyingkir justru Davies malah memeluk Alexa. "Aku mohon Al, Secepatnya aku akan membersihkan masalah ini. sumpah Demi apapun aku tidak pernah menyentuh wanita lain! selain dirimu. aku mohon sayang, Percaya kepadaku..." Ucap Davies yang diiringi isakan tangisnya.
inilah yang dia takutkan jika nanti Alexa mengetahui masalah yang tengah dihadapinya, Davies takut Alexa termakan omongan orang-orang dan beralih meninggalkannya.
Jika sampai itu terjadi, Davies tidak akan bisa hidup!
Tanpa niat mengusib ucapan suaminya, Alexa justru meminta Davies untuk keluar dari kamarnya.
"Keluar!!!"
__ADS_1
"sayang..."
"AKU BILANG, KELUAR!!!" teriak Alexa dengan menatap tajam ke arah Davies.
Davies perlahan mundur, Dia tau Alexa saat ini tengah marah kepadanya. Davies memutuskan keluar dari kamarnya, Dia membiarkan Alexa menenangkan pikirannya.
Setelah Davies keluar dari kamarnya, Alexa mengunci pintu. Tubuhnya langsung merosot, Alexa menangis sambil memeluk lututnya.
"Hiks... apa lagi ini?! apa kejadian dulu akan terulang? apa aku tidak berhak bahagia?!... aaaaghhhhhh!!!!"
Alexa menyingkirkan semua barang-barang yang ada di meja, Dia melampiaskan kemarahannya dengan membuat kamar mewah menjadi kapal pecah!
"B@jing@n!" Alexa terus berteriak dan juga menangis.
Namun dia teringat dengan perkataan Davies soal berita yang dimana suaminya itu menghamili seorang wanita, Alexa menyeka airmatanya. dia mengambil ponselnya yang sudah dia tidak gunakan beberapa hari ini.
Dengan tangan yang gemetar perlahan Alexa mulai membuka sosmednya, Dan terlihat banyak sekali yang meng tagnya di beberapa postingan.
Hati Alexa remuk redam saat membaca postingan yang berisikan sebuah berita yang dimana berita itu mengarahkan kalau suaminya Davies telah menghamili seorang wanita yang berprofesi sebagai seorang modeling luar negri.
Namun sedetik kemudian Alexa langsung membulatkan matanya saat melihat siapa wanita itu, "Wanita ini? Si4lan!!!" Mimik wajah Alexa langsung berubah drastis setelah mengetahui siapa wanita itu, Terlihat raut wajahnya yang tengah menahan amarah.
Ternyata ucapan yang dulu Alexa tidak perdulikan itu menjadi kenyataan, Berani-beraninya dia mengambil keputusan untuk mengusik keluarga Alexa.
Flasback on
Dipermalukan depan banyak orang membuat seorang wanita sexy itu langsung menghampiri Alexa. "Sialan kamu hah, Kamu mempermalukan aku di depan banyak orang! lihat apa yang akan aku lakukan nanti untuk menghancurkan keluargamu Alexa!!" Ucap seorang wanita yang berpakaian sexy itu kepada Alexa.
bukannya takut justru Alexa malah tertawa, "Ha iyakah? memang apa yang akan kamu lakukan kepada keluarga ku? cih! jangan harap kamu bisa mengusik keluargaku!" Balas Alexa dengan sengitnya.
Setelah mengatakan itu, Alexa pergi dari hadapan wanita berpakaian sexy itu. Terlihat jelas wanita sexy itu marah kepada Alexa, Dia tidak Terima akan apa yang diperlakukan Alexa kepadanya. walaupun sebenarnya itu karna kesalahannya juga, tapi dia tetap tidak Terima.
"Tersenyumlah! jangan pernah harap kamu akan tersenyum lagi di hari nanti!!" Gumam wanita itu.
Flasback of
"Berani-beraninya kamu! Lihat apa yang akan aku lakukan kepada-Mu wahai jal4ng!" Alexa langsung berdiri, Dia memilih untuk tidak menemui Davies.
__ADS_1
Dia tau kalau saat ini perusahaan Ling tengah berada di ujung tanduk, Yang dimana para pemegang saham menyabut saham mereka bahkan beberapa proyek harus batal saat berita yang tersebar luas itu.
Alexa mempunyai caranya sendiri untuk membantu suaminya.