Kau Khianati Aku, Kurebut Ayahmu

Kau Khianati Aku, Kurebut Ayahmu
KEHAMILAN VS SIAPA VIO?


__ADS_3

2 TAHUN KEMUDIAN...


Sudah hampir 2 Tahun lebih Sindy pergi tanpa kabar. Sudah hampir 2 tahun juga Williams tidak kembali lagi ke kantor, Sehingga Davies maupun Alexa mengambil alih perusahaan.


Keduanya sibuk dengan perkerjaan masing-masing, Namun keduanya tetap meyisihkan waktu untuk berduaan. Seperti hal nya kini adalah hari aniversary ke 1 tahun pernikahan Alexa dan juga Davies, Keduanya sudah menyiapkan pesta yang dimana akan banyak orang yang hadir.


Seorang wanita cantik yang terbalut jas putih itu melirik jam tanganya, Terlihat sudah pukul 12 siang. Dia menutup laptop nya, Namun saat hendak berdiri dari duduknya dia merasakan pusing yang teramat di keningnya.


"Kamu kenapa Al?" Putri bertanya saat melihat sahabatnya Alexa sempoyongan.


Ya, Wanita berjas putih itu adalah Alexa. Entah kenapa rasanya pusing dan mual, "Aku gatau Put, Rasanya pusing lemas." Jawab Alexa sambil memegangi keningnya.


"Kapan terakhir kali kamu menstruasi?"


"Ak..." Alexa membulatkan matanya saat dia tah bahwa dia sudah telat dua minggu, "P-put.."


"Kamu hamil Al.."


DEG...


Tubuh Alexa seketika ambruk, Dia menggelengkan kepalanya. "Aku tidak mungkin hamil Put, Ini mungkin hanya masuk angin saja." Alexa tersenyum getir, bagaimana bisa dia hamil sedangkan rahimnya saja sudah diangkat.


"Kenapa tidak mungkin? Coba saja dulu dengan testpack Al,"


"Tapi put, Aku takut hasilnya mengecewakan.."


"Hasilnya benar atau tidak, itu urusan belakangan. Sekarang kamu tunggu disini, aku ke bawah dulu." Alexa mengangguk, Dia kembali terduduk di kursinya.


"Apa benar aku hamil lagi?" Lirih Alexa sambil mengusap perut ratanya.


Tak berselang lama datang Putri dengan kantong kresek yang dibawanya, Dia memberikan alat tes kehamilan itu kepada Alexa. "Ini, Cobalah."


Dengan tangan yang gemetar, Alexa menerima itu. "Cobalah Al.." Alexa mengangguk, Dia masuk ke dalam kamar mandi yang berada di ruang kerjanya.


DEG...


Kedua mata Alexa membulat tubuhnya lemas saat melihat dua garis yang tergambar samar di testpack ini, "A-aku.."


Tes... Air mata haru tak mampu Alexa bendung, Dia menyeka air matanya dengan hati yang sangat senang Alexa keluar dari kamar mandi. Terlihat Putri yang tengah menunggunya, "Bagaimana Al?"


Alexa menatap Putri, "Put..." Alexa menunjukkan testpack itu, Melihat itu Putri tersenyum dia memeluk sahabatnya.


"Kita harus cek kedokter,"


Putri dan juga Alexa langsung menuju ke dokter kandungan, Entah kenapa Alexa tidak yakin kalau dia hamil.


"Nyonya Ling Denandra?" Alexa masuk ke dalam ruang periksa dengan ditemani oleh Putri.

__ADS_1


"Apaa yang anda rasakan Nyonya?" Tanya dokter.


"Entahlah dok, Kepalaku pusing dan juga mual. Aku tidak yakin aku hamil, Tapi aku sudah tes menggunakan testpack."


"Dan, hasilnya bergaris dua..." Jawab Alexa dengan lirih.


Dokter tersenyum, Alexa tak menyadari kalau dokter ini adalah dokter yang menanganinya dulu. "Baik kalau begitu, silahkan berbaring Nyonya."


Alexa mengikuti dokter, Dia berbaring.


"Permisi ya Nyonya, baju nya saya singkatkan." Ucap dokter dengan sopanya dia mengangkat baju Alexa, Dia mengoleskan jel di perut Alexa.


Dengan menggunakan alat, Dokter tersenyum saat melihat biji yang sangat kecil terlihat di layar monitor.


"Nyonya lihatlah," Alexa mendokak melihat layar monitor, "Biji kacang itu adalah kandungan anda. Lihatlah ada dua, Baby twins."


"Do-dok?" Alexa sungguh tak menyangka, Sudah 2 Tahun lebih penantian Alexa dan juga Davies untuk mempunyai bayi terbayar sudah. Kini dia hamil baby twins?


Dokter mengangkat alat itu, Dia menglap jel yang ada di perut Alexa. "Selamat Nyonya anda saat ini tengah mengandung, dan usia kandungan anda memasuki 2 minggu."


Putri memeluk Alexa yang tengah menangis haru, Putri menyeka air mata Alexa. "Selamat sahabatku, Sekarang ada keponakanku disini." Dengan tersenyum manis, Putri mengusap perut Alexa.


Bak mimpi yang sangat indah, Dia menatap foto USG yang terlihat kedua biji kecil. "Dok ini serius?"


"Iya nyonya,"


"Tapi, bagaimana bisa aku hamil? Bukanya rahimku sudah diangkat?" Tanya Alexa.


Flashback on


Saat Alexa mengamai keguguran, Dokter yang menangani Alexa memberitahukan bahwa pansienya akan mengamai kesulitan hamil kembali. namun jika dikemudian dia hamil, Itu akan sangat beresiko.


"Istri anda bisa hamil lagi Tuan, Hanya saja itu terlalu beresiko."


Tanpa niat menjawab Niko justru langsung pergi, Tanpa sadar sepasang mata yang mendengar itu mengepalkan tanganya.


FLASBACK OF


"Jadi rahim Nyonya tidak diangkat, Anda benar-benar tengah mengandung."


Putri memilih menunggu Alexa di luar, Karna menurutnya itu privasi sahabatnya.


"Tapi Nyonya.." Dokter terhenti dia menatap wajah Alexa.


"Tapi kenapa dok?"


"Kehamilan ini sungguh beresiko, Anda tidak boleh kelelahan dan terlalu banyak pikiran. Kandungan anda saat ini masih lemah,"

__ADS_1


DEG...


"A-apa berbahaya dok?"


"Iya, Ini berbahaya untuk keselamatan anda Nyonya."


Alexa mengusap perutnya, kali ini dia tidak boleh kehilangan anaknya lagi. "Aku tidak perduli itu dok, aku akan mempertahankan kandunganku. Aku mohon jangan ceritakan ini kepada siapapun, termasuk suami saya." Pinta Alexa dengan lirih.


Dokter tau bagaimana perasaan Alexa, Dia menganggukan kepalanya.


Dengan menyembunyikan kesedihannya, Alexa keluar dari ruang periksa. Dia menghampiri Putri dan mengajaknya untuk pulang. "Kamu kenapa Al? Wajahmu nampak sangat murung.." Putri bertanya saat melihat raut wajah murung Alexa.


Alexa mendongkak menatap Putri, "Aku tidak apa apa Put, Hanya saja aku sedih karna saat aku hamil. Sindy tidak ada,"


"Sindy pasti merasakan kebahagiaan kita Al, Sudah ayo sebaiknya kita pulang. Dan pikirkan kejutan untuk Tuan Dav,"


Alexa mengangguk, Dia dan juga Putri masuk ke dalam mobil dan meninggalkan area rumah sakit.


Sebelum menuju mansion, Terlebih dulu Alexa mampir ke sebuah toko yang menyediakan beberapa makanan.


"Tunggu sebentar, aku ingin membeli dulu itu." Ucap Alexa yang langsung keluar mobil.


Tak lama Alexa datang kembali dengan sebuah kotak kue, "Untuk siapa itu Al?"


"Ini untuk Vio, Dia pasti akan suka."


Putri mengangguk paham, Dia menjalankan mobil menuju mansion.


Sesampainya disana Alexa langsung disambut dengan teriakan seorang anak kecil, Anak kecil itu berlarian sambil memanggil Alexa.


"Mommy..."


Hap! Alexa memeluk tubuh kecil anak itu.


"Vio tanen cekali cama Mommy,"


"Mommy pun sangat sangat kangen sama Vio," Alexa tersenyum manis, dia mengambil kotak kue itu dan memberikannya kepada anak kecil laki-laki. "Ini untuk Vio, Mommy membelinya khusus untuk anak tampan Mom ini."


...----------------...


Hay salam hangat dari author, Mohon maaf sebelumnya episode author persingkat. Hayoh pasti penasaran sama siapa Vio? kenapa dia memanggil Alexa mommy?


yuk, Terus dukung dan support karya ini


dengan cara:


LIKE+KOMEN+VOTE!!

__ADS_1


BERI BUNGA JUGA🌹🌹🌹


Tidak lupa dengan bintang 5 nya❤


__ADS_2