Kau Khianati Aku, Kurebut Ayahmu

Kau Khianati Aku, Kurebut Ayahmu
PENGUMUMAN NOVEL BARU!!!


__ADS_3

...Hallo Author mau ngenalin kalian ke novel ke-2 Author nih, Ceritanya gak kalah seru loh.. yuk intip cuplikan dibawah ini!! ...


...----------------...


...CUPLIKAN NOVEL!! ...


Demi menyelamatkan perusahaan dan hidup suaminya, Renata menerima kenyataan bahwa dirinya harus menikah dengan rekan bisnis suaminya.


Dipaksa berpisah dengan orang yang dia cintai, Dan berakhir menikah dengan orang yang dia benci!


Akankah mampu Renata menghadapi ujian hidupnya ini? Atau malah sebaliknya? Yuk intip kisahnya!!



***


Acara yang sangat mewah dan meriah ini cukup membuatku tak nyaman, Terlihat banyak sekali minuman minuman yang bisa membuat seseorang mabuk. Aku melihat suamiku sedang mengobrol bersama rekan bisnisnya.


Aku berjalan menghampiri suamiku dengan mimik wajah masam, Ku lihat suamiku Yuda sedang memegang gelas yang berisikan Bir.


”Mas?" Panggil seorang wanita cantik yang membuat seorang laki-laki tampan langsung berbalik menatapnya.


"Iya sayang, Ada apa hmm?" Yuda menarikku duduk di pangkuannya.


"Ayo pulang, Aku bosan disini." Ucapku, Terlihat suamiku menatapku dengan dalam. Dia menganggukkan kepalanya.


"Baiklah ayo,"


"Rey, Gua pamit duluan ya..." Lanjut Yuda yang berpamitan dengan rekan bisnisnya sekaligus pemilik acara ini.


"Hmmm ya, Hati-hati."


***


"Mas, Sini kunci mobilnya. Biar aku yang bawa?"


Yuda berbalik menatapku, Dia tersenyum dan mengusap rambutku. "Tidak usah, Aku masih kuat untuk menyetir kok."


Aku merebut kunci mobil dari tangannya, "Sudah, Aku yang bawa mobilnya."


Selama perjalanan entah kenapa suamiku ini selalu saja menatapku dengan tatapan liat, Ya seperti biasa dia selalu saja menatapku seperti itu.


"Aku dengar dengar katanya kalau bercinta fi dalam mobil, bisa langsung hamil loh. Jadi, Ayo kita coba? Siapa tau berhasil..." Celetuk Yuda yang kini tangannya memegangi paha ku.


"Mas, Tanganmu ini diamlah uh!"


"Ayolah sayang," Yuda memajukan wajahnya, Aku kaget dengan itu dan langsung menginjak rem. Yuda kini berada di hadapanku, Tentunya dia memundurkan kursi ku.


"Mas... Berat!!"


Ucapanku seola tak di dengarkan oleh Yuda, Kini dia mulai menghisap leherku.


"Mas... Ah!" Dessahku saat Mas Yuda menghisap begitu kuat.


Yuda menatapku, Dan cup! Dia mencium lembut bibirku. Aku mulai terbuai dengan itu, Aku mengalungkan tanganku ke lehernya.


Namun saat hendak membalas ciuman suamiku, Tiba-tiba saja terdengar suara klakson mobil yang cukup keras. Terlihat sebuah cahaya dari arah kaca spion, Sebuah truk bedar dengan kecepatan tinggi menghantam belakang mobil kami.


Brak...


Bugh...


Mobil kami terdorong sangat keras kearah pembatas jalan, Benturan yang cukup keras membuatku memekik kaget dan berteriak.


"Mass........" Teriakku disambut dengan pelukan dari mas Yuda!

__ADS_1


Samar-samar ku dengar suara rintihan sakit dari mas Yuda, Kesadaran ku hilang saat itu. pandanganku buram dan entah apa lagi yang terjadi pada kami.


Flasback on


Hari ini aku dan juga suamiku akan menghadiri sebuah pesta dari rekan bisnis suamiku, Entah kenapa hati kecilku tidak ingin pergi. Namun kehadiran suamiku sangatlah penting di acara ini.


Dengan terbalut dress abu-abu, Aku tampil dengan semaksimal mungkin. Terlihat suamiku sudah menungguku di ruang tamu.


Dengan berjalan perlahan aku mendekat ke arah suamiku yang sedang memainkan ponselnya. "Mas..." Suamiku mendongak menatapku, Dia seola langsung terhipnotis.


"Cantiknya..." Lirih suamiku yang masih bisa aku dengar, Mendengar itu pipiku merona seperti tomat! ahh rasanya sangat malu jika dipandang seperti itu walaupun oleh suami sendiri.


Dia bangkit dari duduknya dan memelukku, Dan cup! Mas Yuda mengecup keningku. Sangat lama, Seakan ini adalah kecupan terakhir.


"Rasanya aku tak rela membawa istri cantikku ini keluar dari rumah.." Ucap Yuda yang membuatku semakin salah tingkah.


"Ngomong apasih mas! udah ayo nanti telat.."


Yuda terkekeh melihat sikap malu ku yang tetap saja sama, Dia menggandeng tanganku.


Menggunakan mobil hadiah pernikahan kami, Aku dan juga Yuda menuju ke tempat acara yang lumayan jauh dari tempat tinggal kami.


Sambil menyetir, Yuda memegangi tanganku. dia terus mengecupnya.


Istri mana yang tak bahagia diperlakukan seperti ini oleh suaminya, Walaupun hal yang sederhana namun sangat membuat hati berbunga-bunga. Pengantin baru, Ya itulah kami. Baru menikah Lima bulan yang lalu.


Sesampainya disebuah gedung yang terlihat sudah ramai sekali, Banyak wartawan serta tamu undangan yang sangat mewah-mewah. Yuda turun dari mobil, Dia berjalan ke arahku.


"Silahkan keluar, Ratu.." Aku tersenyum manis saat Yuda membukakan pintu mobil untukku.


"Terimakasih honey,"


Dengan menggandeng tangan suamiku, Aku dan juga dirinya masuk kedalam. Disana kami langsung disambut dengan hangat oleh pemilik acara ini.


"Bagaimana kabarmu Ren..."


"Kabarku baik Ti..."


Aku mengobrol kecil dengan beberapa istri klien suamiku. Yuda menghampiriku, Dia mengecup keningku dihadapan semua orang.


Kelakuan Yuda tentunya membuatku merona! "Astaga mas!!"


Yuda hanya tersenyum manis, Dia memeluk pinggangku. Pembawa acara mulai membuka acara ini, Tak berselang lama suamiku Yuda dipanggil untuk memberikan sepatah katanya.


"Terimakasih karna sudah mengizinkan saya berbicara didepan kalian semua, Tak ada banyak kata. Saya hanya bisa mendoakan semoga Perusahaan MHN GROUP semakin besar."


prok...


prok...


prok...


semuanya bertepuk tangan.


Setelah mengatakan itu, Yuda turun kembali bergabung bersamaku dan juga yang lainnya. Yuda terus saja memegangi tanganku, Sesekali dia mengecup pipi ku.


"Terimakasih sudah hadir dihidupku, Aku mencintaimu my wife..."


Flasback of


"Menikahlah dengan rekan bisnis Yuda, Dan lahirkan anak untuknya!"


DUAR...


Bagai tersambar petir disiang bolong, Bagaimana bisa seorang ibu mertua meminta menantunya melahirkan anak untuk orang lain? Sungguh miris!

__ADS_1


Mendengar itu, Renata terdiam diri. Dia syok bukan main, Dia menggelengkan kepalanya. "Tidak mah, Rena tidak mau!" Tolak Renata dengan menggelengkan kepalanya.


Wajah Susi kembali memerah, Dia mengcekram dagu Renata. "Kamu mau melihat Yuda menjadi gelandang hah? Kamu mau melihat Yuda sedih karna perusahaan bangkrut?!" Teriak Susi, Dia melepaskan cengkraman nya.


"A-apa hubungannya dengan pe-perusahaan?"


"Perusahaan Yuda sedang diujung tanduk, Dan itu semua karnamu pembawa sial! Sekarang Yuda kritis, Dia tidak bisa mengembalikan kondisi perusahaannya. Dan satu-satunya jalan keluarnya adalah rekan bisnis Yuda, Tapi dia meminta syarat kamu melahirkan anak untuknya!" Jelas Susi dengan tegasnya.


Air mata Renata tak bisa dia tahan lagi, Sungguh sakit mendengar itu. "Be-beri Rena waktu untuk berpikir," Lirih Renata, "A-apa Rena boleh bertemu mas Yuda?" lanjut Renata mendongak menatap ibu mertuanya.


Susi memutar bola matanya malas, "Tidak usah banyak berpikir! Silahkan kamu temui Yuda untuk terakhir kalinya! Dan ingat, Besok siap tidak siap. Kamu akan tetap menikah dengan rekan bisnis Yuda!"


Setelah mengatakan itu, Susi pergi dari ruangan Renata. Tubuh Renata seakan langsung ambruk. Bagaimana bisa dia menikah lagi, Dan melahirkan anak untuk orang lain?


"Hiks..."


Dengan langkah kaki yang lemah, Renata berjalan masuk ke dalam ruang rawat suaminya. Air matanya kembali menetes melihat kondisi suaminya yang terbaring lemah, Dia menarik nafasnya.


"Mas..." Lirih Renata.


Renata memeluk tubuh suaminya yang terbaring lemah, Dia mendekap suaminya. Tak berselang lama terdengar suara isakan tangisnya. "Mas... hiks...."


"Apa tidurmu terlalu nyenyak mas? sampai kamu tidak mau membuka matamu? Bangunlah mas... aku merindukanmu.. kamu lupa kita akan melaksanakan honeymoon? ayolah mas buka matamu... hiks... mas!!"


"Kamu tau? Mamah memintaku menikah kembali dengan orang lain, Apa kamu siap merelakan aku mas? hiks... aku mohon mas sadarlah, Gagalkan rencana mamah... aku mohon... aku tak sanggup jika harus menjadi istri orang lain, Aku tak sanggup membagi tubuhku hiks.. mas!!!"


"Mas... Bangun mas.. Hikss... Mas, Bangun!!! Apa kamu rela melihatku disentuh oleh laki-laki lain? Bangun mas bangun!!! Hikss.... Hiks... Bangun mas..." Renata memeluk tubuh Suaminya Yuda dengan diiringi isak tangisnya.


Sudah lebih Dua jam Renata menangis sambil memeluk tubuh suaminya, Dia mendongak menatap wajah sang suami. Perlahan dia mengusap wajah tampan suaminya itu, "Baiklah mas jika ini memang sudah menjadi takdir kita, Dan demi mendapatkan restu Mamah dan menyelamatkan perusahaanmu. Aku ikhlas mas..." Renata menyeka air matanya, Dia menghembuskan nafas kasarnya.


"Aku ikhlas jika harus menjadi ibu pengganti, Maaf jika nanti aku akan mengkhianati mu mas. Maafkan aku jika tubuh ini akan berkhianat, Hiks... Aku berharap kamu cepat sadar mas..."


Tanpa disadari oleh Renata, Yuda yang sendari tadi tak sadarkan diri namun dapat mendengar jelas setiap ucapan Alexa. Dia meneteskan air matanya, Terlihat dari sudut matanya.


***


Sedangkan di sisi lain, Tepatnya disebuah gedung perusahaan raksasa. Terlihat seorang wanita paruh baya tengah menandatangani sebuah surat, Entah isi surat itu.


"Jadi, Bagaimana?" Tanya sekarang laki-laki tampan yang tengah berada di hadapan seorang wanita paruh baya, Laki-laki itu terlihat sangat tampan dan juga gagah.


"Dia bersedia, Dan sebagai gantinya. Anda harus menepati ucapan anda, Memberikan Yuda setengah saham Mohana!" Jawab wanita setengah baya itu yang tak lain adalah, Susi. Ibu mertua Renata.


Laki-laki tampan itu tertawa sinis, "Tenang saja, Semua akan diurus seperti yang anda inginkan."


Terlihat raut wajah bahagia dari Susi, Namun tidak dengan Tomo. Ayah Yuda ini seola tak terima dengan keputusan istrinya, namun apalah daya dia tidak bisa melawannya.


"Baik kalau gitu kami permisi dulu Tuan,"


"Ya."


Susi dan juga Tomo keluar dari ruangan laki-laki tampan itu, Susi keluar dengan raut wajah bahagia. Sedangkan Tomo berbeda, Terlihat raut wajah sedih nya.


"Wil, Urus semua apa yang wanita tua itu inginkan!"


"Baik tuan,"


...----------------...


...Hay salam hangat dari author, Gimana nih penasaran gak sama sosok laki-laki yang akan menjadi suami Renata? Yuk langsung mampir ke novel baru author dengan judul "TERLANJUR JATUH CINTA"...


...support karyaNYA!! ...


LIKE+KOMEN+VOTE!!!


RATE BINTANG LIMA, AND BUNGA🌹🌹🌹

__ADS_1


__ADS_2