Kau Khianati Aku, Kurebut Ayahmu

Kau Khianati Aku, Kurebut Ayahmu
KTP!


__ADS_3

...UNTUK EPISODE INI, DIHARAP HANYA UNTUK YANG SUDAH MEMPUNYAI KTP YA🤣...


.... ...


Alexa menatap dirinya di cermin, Dia tersenyum geli melihat penampilannya kini. "Jika bukan untuk menyenangkan suami, Ogah aku pake baju model seperti ini.." Alexa merapihkan anak rambutnya, Terakhir dia menyemprotkan parfum kesukaan suaminya itu.


Detak jantung Alexa berdetak dengan kencang, Rasa gugup menguasai Alexa. Padahal ini sudah menjadi hal yang biasa, tapi tetap saja.


"Sayang...Sudah belum?" Teriak Davies di dalam kamar. Alexa tersadar dari lamunannya, dia langsung berdiri. "Sudah mas..."


Klek...


Alexa membuka pintu kamar mandi dengan perlahan, Dia mendongak kepalanya melihat sekeliling kamar yang terlihat kosong.


"Dimana Mas Dav?" Alexa perlahan keluar dari kamarnya, Dia menutup pintu kamar mandi dengan perlahan.


Namun saat baru saja melangkahkan kakinya menuju kasur, terlebih dulu pintu kamar terbuka.


"Sa..."


Gluk...


Davies menelan selivanya dengan susah payah, Melihat kondisi istrinya yang sudah siap dinas sungguh membuat jiwanya memanas. Dengan singgap Davies langsung menutup pintu, Tak lupa dia menguncinya.


"Emmm?" Alexa terkekeh geli saat tatapan liar suaminya itu.


"Apa kamu sengaja menggodaku sayang?"


Alexa mengalungkan tangannya ke leher Davies, Dia mengecup bibir tebal Davies. "Untuk menyenangkan suamiku," Jawab Alexa yang langsung menarik tengkuk leher Davies, Dia melanjutkan cium@n itu.


Alexa membalikan tubuhnya yang kini berada di atas tubuh Davies, Tangan mungilnya bergerak nakal menyelusuri dada bidang Davies.


Davies memejamkan matanya saat bibir kecil Alexa mulai berkeliaran, Suara-suara kecil mulai keluar dari mulutnya. "Eughhh..." Davies mengeram kecil saat Alexa menciptakan cap di dada bidangnya.


Alexa hari ini sungguh Anggresif, Dia berubah menjadi sangat nakal. Davies membuka matanya, Dia membalikan tubuh Alexa yang kini ada di bawah tubuhnya.


Davies mengambil kendali, Dia menyesap kuat leher putih Alexa sehingga menciptakan sebuah cap yang sungguh merah bahkan biru.


"Akh!!" Dessahan kecil keluar dari mulut Alexa.


Alexa mengalungkan tangannya ke leher Davies, Dia kembali menci.um bibir Davies.


Srek...


Davies merobek baju tipis yang dikenakan oleh Alexa, Tatapan matanya langsung tertuju dengan kedua gunung indah. Sangat menggiurkan!

__ADS_1


Davies berdiri, Dia menatap kagum dengan kemolekan tubuh Alexa yang masih sama seperti dulu. Sangat terjaga dan terawat.


Mendapatkan tatapan seperti itu dari suaminya, Wajah Alexa merona malu. Dia menutup privasinya namun terlebih dulu Davies mencekal tangannya.


Alexa terkesima saat Davies langsung beraksi dengan kedua gunung nya, Alexa memegangi erat seprai, Gejolak besar datang saat tangan suaminya ini tidak diam. Bibir Alexa sungguh menggoda, Davies kembali mencium bibir Alexa, Alexa merasakan kembali desakan lembut di bibirnya, Dia membuka bibirnya untuk memberikan akses sang suami untuk bermain lebih dalam dengan bibirnya.


"Akh!" Alexa tak bisa menahannya lagi, Suara itu semakin keluar saat Davies menggigit pelan puncak gunung nya. "Akh... Mas!"


Davies yang mendengar de sa ha n dari Alexa dia menyeringai, Dia mengecup sebentar bibir manis Alexa


Davies kembali mengulum bagaian atas bongkahan itu silih berganti, menghisapnya seperti menyu sui.


"Dad... Akh!" Alexa menekan kepala Davies membenamkanya di dadanya untuk terus bermain dengan dua benda kenyal itu.


Davies semakin rakus melahap dua bongkahan itu, sungguh membuatnya candu bahkan bibir Alexa sudah seperti magnet baginya.


Dia terus bermain dengan dua benda kenyal itu, Dia membiarkan lidahnya bergilnya disana, menggelitik bagian pucuknya lalu menghisapnya dengan kuat.


Alexa benar benar dibuat tak berdaya olehnya, Davies memang telah menyiksanya dengan sebuah kenikmatan yang membuatnya terus mendessah


Rasa yang sungguh membuatnya melayang, Alexa terus menerus mengeluarkan suara yang membuat Davies semakin lancar menggerakan aksinya.


Rasa malu tadi sudah terkalahkan oleh rasa nikmat yang tiada tara.


Perlahan namun pasti, Davies melepas kain terakhir yang ada di tubuh Alexa, Matanya membulat melihat sesuatu di dalamnya. Alexa yang melihat arah pandang Davies dia menutupnya dengan tanganya, Wajahnya memerah malu. Davies menyingkirkan tantan Alexa, Perlahan dia mendaratkan wajahnya di sarang yang sungguh lebat itu.


"Akh...!"


Gerakan lidah Davies dibawah sana membuat tubuh Alexa semakin menggila, Antara geli dan nikmat menjadi satu ahh rasanya sungguh membuat Alexa melayang.


Davies terus bergerak di bawah sana membuat Alexa tanpa sadar menekan kepala Davies untuk memperdalam permainannya di bawah sana.


"Mas... Akh!"


Kedua mata Alexa dibuat merem melek, tanganya meremas bantal yang kini sungguh dibuat berantakan oleh Alexa.


Aksi Davies sungguh membuat Alexa kewalahan!


Gerakan itu terhenti, Davies menatap Alexa.


"lakukanlah..." Lirih Alexa yang sama halnya dengan Davies yang membutuhkan pelepassan


Mendengar itu, Davies tersenyum dia kembali menghujani Alexa dengan ciummanya.


Davies membuka celananya, Alexa menelan selivanya melihat tongkat sakti Davies yang sangat ahhh kenapa ukurannya menjadi besar? pikiran Alexa menjadi buram melihat itu.

__ADS_1


Davies kembali mencium Alexa, Dengan perlahan dia mengarahkan tongkatnya ke liang surga Alexa


Dengan beberapa desakkan yang sungguh membuat urat nadi Davies mengeram, Alexa mencekram lengan Davies saat tongkat sakti itu mulai masuk ke dalam goa surga-Nya.


Dengan desakkan lagi dan


Jleb....


"Akh..." Suara Alexa sungguh tak bisa ditahan saat tongkat itu terbenam sempurna di dalam goa surga-Nya, Matanya merem melek saat tongkat itu mulai mengeluarkan sihirnya.


Davies mengecup kening Alexa, Dia perlahan menggerakan ping.gulnya, Perlahan-lahan namun berubah menjadi cepat dan sangat cepat.


"Ah... ah... ah..."


Pompaan itu semakin kencang apalagi saat lirihan suara kenikmatan terdengar di telinga sang pemilik tongkat sakti, Sihir kenikmatan kembali semakin terasa. sungguh tak bisa digambarkan kenikmatan yang keduanya sedang rasakan.


Semenjak kejadian itu, Davies menahan dirinya untuk tidak menyentuh Alexa sampai Alexa sembuh total dan hari ini, Dia berbuka puasa! tentu tidak akan ia biarkan sang madu beristirahat begitu saja.


"Pel ah... an.. eummmhh!!!"


Davies seola tak mendengar itu, Dia malah semakin gencar menggoncang tubuh Alexa. Beberapa banyak gaya dia peragakan dengan istrinya, Apalagi kini Alexa berada di tubuhnya.


Suasana baru yang baru keduanya rasakan, Alexa perlahan mulai bergerak dengan di bantu sang suami tentunya. dia bergerak mengikuti irama kenikmatan ini, Suara-suara kenikmatan kembali terdengar, Sungguh sangat brutal.


"Ah... su-suda.. ahh..."


"Sebentar sayang... ah... tahan..." Davies semakin menggerakan tubuhnya, Dia memeluk tubuh Alexa sambil menggerakan tubuhnya.


Hentakan demi hentakan semakin gencar Davies berikan kepada Alexa, Sampai akhirnya keduanya mengeram bersama.


mendapatkan pelepasan yang sangat nikmat, Alexa ambruk di atas tubuh Davies. Niatnya ingin membuat suaminya tak berdaya, Justru malah dirinya yang tak berdaya.


Cup... Davies mengecup kening Alexa.


"Terimakasih istriku, Aku mencintaimu..."


...----------------...


Hay hay hay salam hangat dari author, Mohon maaf bila ada kesalahan kata.


terus dukung dan support karya ini dengan cara,


LIKE+KOMEN+VOTE!!


BERI BUNGA JUGA🌹🌹

__ADS_1


__ADS_2