
"Di makan gara, Susi sudah memberikan makanan ini pada kita" ucap Indra, sambil makan nasi goreng yang di berikan oleh Susi.
"Ia ia, ini aku mau makan" ucap Anggara mengambil sendok dan dia makan nasi goreng tersebut sampai habis.
Jam pelajaran sudah di mulai, Dosen yang mengajar saat itu menerangkan tentang ekosistem alam, dan cara merawat tumbuhan dengan benar. Kadangkala jurusan IPA mempraktikan membuat pupuk untuk tumbahan agar terlihat segar dan cepat tumbuh, bahkan mereka juga mempraktikan mencari penyebab penyakit pada hewan yang sedang sakit, seperti dokter hewan saja ya, dan juga mempelajari unsur-unsur kimia, karena IPA mencangkup banyak jurusan, yaitu kimia, biologi, astronomi dan fisika, hanya saja, di dalam kampus Anggara, fisika tidak di masukan ke dalam jurusan IPA yang sedang Anggara saat ini ambil, di karenakan, di kampus tersebut lebih fokus ke ilmu pengetahuan kimia, biologi dan astronomi.
Satu minggu
Waktu nya Sasya pulang ke kota Gayapu, hari ini adalah jadwal nya Sasya pulang, hari yang Anggara tunggu-tunggu, sudah lama sekali Anggara tidak bertemu dengan Sasya, sekitar tujuh bulan lama nya. Anggara menunggu Sasya di bandara bersama Indra. Berdiri dan menantikan kedatangan Sasya di bandara.
"Gara, kamu benar ni, Sasya datang hari ini?" tanya Indra karena belum melihat Sasya, seharus nya pesawat yang di gunakan Sasya sudah sampai.
"Ia, kemarin dia bilang sama aku, kalau hari ini dia pulang ke sini, tapi kok belum ada juga ya"
"Mungkin sebentar lagi dia datang"
"Tadi kamu lihat jadwal pesawat nya tiba jam segini kan?"
"Ia, tadi aku lihat sekarang seharus nya udah sampai"
"Kamu tidak salah lihat kan?"
"Tidak, aku tidak salah lihat"
Tak lama kemudian, terlihat Sasya berjalan, Sasya semakin cantik, putih, manis, dan tubuh nya yang langsing.
"Itu Sasya" ucap Indra, lalu Indra langsung memanggil Sasya.
"Sasya" panggil Indra.
Sasya langsung berlari menuju Anggara dan Indra, dan langsung memeluk Anggara dan Indra.
"Aku kangen sama kalian berdua" ucap Sasya.
"Aku juga kangen sama kamu sya" ucap Indra. Anggara hanya tersenyum melihat Sasya, tidak mengeluar kan satu kata pun.
"Hay gara, kamu semakin ganteng aja, kamu tidak berubah ya, tidak banyak ngomong" ucap Sasya tersenyum.
"Kamu di jemput ya sya?" tanya Anggara.
"Ia, supir ku sudah nunggu di depan"
"Ayo lah kami antar kamu ke depan" ucap Indra.
Anggara, Sasya dan Indra berjalan bersama ke depan bandara, di mana supir Sasya menunggu.
__ADS_1
"Kalian baik-baik aja kan di sini?" tanya Sasya saat berjalan bersama menuju depan bandara.
"Ia kami baik-baik aja, bagaimana dengan keadaan mu selama di Inggris?" tanya Indra.
"Ya aku di sana baik-baik aja sih, hanya saja aku sering rindu sama kalian berdua, di sana aku tidak terlalu berteman seperti aku sama kalian, jadi sedikit merasa kesepian juga di sana, dan untung nya, Papa aku malah nyuruh aku pulang ke sini dan kuliah di sini"
"Bagus lah kalau gitu sya, aku juga senang jika kamu kembali ke sini" ucap Indra.
"Gara, kenapa kamu diam aja dari tadi, kamu tidak senang ya aku pulang ke sini?"
"Gak kok, aku seneng banget kamu pulang ke sini sya, aku hanya mau kalian berdua bisa ngobrol sepuas nya" jawab Anggara.
"Iihh, kamu ni gara, eh itu supir ku" ucap Sasya ketika melihat supir nya sedang berdiri di samping mobil.
"Pak, Mama kenapa gak jemput?" tanya Sasya pada pak supir.
"Nyonya lagi sakit non, sudah dua hari badan nya panas"jawab pak supir.
"Kok Mama gak bilang kalau dia sakit"
"Kami antar sampai sini aja ya sya"ucap Anggara.
"Ia, kalian langsung pulang ya?"
"Ia, kami langsung pulang, hati-hati di jalan" ucap Anggara dan Indra.
"Besok, emang nya besok kita mau ketemu di mana?" tanya Indra.
"Besok aku kan ada pendaftaran di kampus kalian"
"Oo ia, aku lupa"
"Byeee" Sasya masuk ke dalam mobil.
"Ayok ndra, kita pulang" ucap Anggara, saat itu Sasya sudah pergi.
"Ia gara"
Anggara dan Indra pun pulang ke rumah masing-masing.
Setibanya di rumah Anggara, Anggara langsung masuk ke dalam kamar nya, dan berbaring di atas kasur.
"Besok Sasya akan datang ke kampus, setiap hari aku bisa melihat diri nya, dan tidak akan merasa kesepian lagi" ucap Anggara tersenyum.
"Anggara" panggil Nenek dari luar kamar.
__ADS_1
"Ia nek" Anggara langsung berdiri dan membuka pintu kamar.
"Ada apa nek?"
"Kamu belum makan dari tadi, ayok kita makan" ucap Nenek.
"Ia nek"
Di hari itu, Anggara sedang libur kuliah, karena kuliah nya ada beberapa hari emang di libur kan dengan peraturan di kampus.
"Bagaimana tadi, sudah ketemu dengan Sasya nya?" tanya Nenek yang sedang makan bersama Anggara di meja makan.
"Ia nek, tadi gara sudah ketemu dengan Sasya, besok katanya dia ada pendaftaran di kampus gara" jawab Anggara.
"Jika ada waktu, ajak aja Sasya ke sini, sudah lama Nenek tidak bertemu dengan nya" ucap Nenek, karena dulu Sasya sering ke rumah Anggara, hingga Sasya sangat dekat dengan Nenek Anggara, Nenek Anggara sering bercerita soal Anggara kepada Sasya.
"Ia nek, besok-besok gara ajak Sasya ke rumah"
Selesai makan, Anggara membereskan piring kotor, dan mencuci nya.
Kriingg.. krinngg.. suara handphone Anggara berdering dari kamar nya, karena sudah selesai mencuci piring, Anggara pun langsung pergi ke kamar nya, dan melihat siapa yang menelepon nya, ternyata itu Sasya.
"Halo sya, ada apa?"
"Gak ada kenapa-kenapa, aku hanya ingin menelepon mu saja gara, apa tidak boleh?"
"Tentu saja boleh, aku kira ada hal penting"
"Apa aku menelepon mu tunggu ada hal penting dulu"
"Tidak sya, kamu boleh menelepon ku kapan saja"
"Bagaimana kabar Nenek sekarang, aku mau ke rumah mu, tapi hari ini Mama sedang sakit, jadi aku harus menjaga nya"
"Kabar Nenek baik-baik aja sya, tadi dia juga nanya kamu, dia nyuruh aku ajak kamu ke rumah di lain waktu, kamu jaga aja dulu Mamak mu sya, kapan-kapan aja jika ada waktu kamu ke rumah ku"
"Baik lah, udah dulu ya gara, Mama manggil aku ni"
"Ia".
Tut.. tut.. tut, Sasya menutup telepon nya. Saat Anggara sedang ingin duduk, tiba-tiba handphone berdering lagi, dan itu telepon dari Indra.
"Halo ndra, ada apa?"
Bersambung..
__ADS_1
Jangan lupa like, komen dan vote ya teman, mohon dukungan nya😊