
"Biar gara bawakan ember nya nek" ucap Anggara dan langsung mengambil ember tersebut dari tangan Nenek.
Keesokan hari nya.
Anggara yang sedang duduk di dalam ruangan nya di kampus, menunggu Indra datang, karena Indra belum datang, biasa nya Indra datang tidak selama itu.
"Kenapa Indra belum datang ya, tidak biasa nya dia terlambat datang, kemana dia pergi, mana tugas nya kemarin ada di laptop dia lagi" ucap Anggara.
Sebelum nya Anggara dan Indra mengerjakan tugas di laptop Indra, karena Anggara lupa membawa laptop milik nya.
Tak lama kemudian, Indra datang bersama Sasya.
"Hay gar" ucap Sasya masuk ke dalam ruangan.
"Eh, Sasya, kamu datang bersama Indra ya?" tanya Anggara.
"Ia, kan aku di jemput Indra tadi" jawab Sasya.
"Aku lupa, ndra, mana tugas ku, aku kira kamu tidak datang ke kampus hari ini, aku sudah sangat gugup, kan tugas nya harus di antar hari ini" ucap Anggara.
"Ia ia, ini laptop aku, kamu buka aja file nya"jawab Indra.
"Aku pergi dulu ya gar, mau pendaftaran, soal nya aku belum pergi ke ruangan pendaftaran" ucap Sasya.
"Ia, kamu langsung pulang ya setelah pendaftaran?"
"Ia, aku langsung pulang, nanti supir aku jemput"
"Baik lah, hati-hati ya sya" ucap Anggara.
"Ia, daahh"ucap Sasya dan pergi keluar dari ruangan Anggara. Saat itu Sasya keluar bersamaan dengan Raisa yang masuk ke dalam ruangan.
"Hay Anggara"ucap Raisa menyapa Anggara yang sedang melihat tugas nya di laptop Indra. Anggara tidak menjawab sapaan Raisa, dia hanya diam dan fokus melihat tugas nya.
"Fokus banget sih gar, lagi ngapain?" tanya Raisa.
"Ngerjakan tugas" jawab Indra.
"Aku tidak bertanya dengan mu, aku bertanya dengan Anggara" ucap Raisa.
"Tapi kan Anggara tidak menjawab nya, kenapa juga kalau aku yang menjawab, kan sama aja" ucap Indra.
"Tidak sama lah, aku mau nya Anggara yang menjawab bukan kamu"
"Sudah lah ndra, jangan di ladeni, mending kamu selesaikan tugas kamu, aku udah selesai" ucap Anggara memberikan laptop nya pada Indra.
"Kamu sudah mengcopy file nya?" tanya Indra.
"Sudah".
Jam istirahat
__ADS_1
"Anggara, Indra" panggil Raisa dari depan ruangan.
"Eh, Sasya" ucap Anggara, dan langsung pergi menghampiri Sasya, begitu pun juga menghampiri Sasya.
"Sya, kamu belum pulang" tanya Anggara.
"Sudah, aku baru selesai pendaftaran, lihat kalian sudah istirahat, jadi aku mau ajak kalian makan siang, aku laper ni" ucap Sasya.
"Ayo kita makan di kantin" ucap Indra.
Di saat yang bersamaan Raisa melihat Anggara sangat akrab dengan Sasya, langsung berwajah marah, dia cemburu melihat Anggara akrab dengan Sasya.
"Siapa sih tu orang, kok bisa akrab banget sama Anggara" ucap Sasya pada ke pada Ayu.
"Aku juga tidak tau sa, aku baru melihat nya"jawab Ayu.
" Mungkin dia bukan anak kampus ini, tapi kenapa dia di sini"ucap Widia.
"Awas aja jika dia berani mendekati Anggara, akan aku buat dia memahami bahwa Anggara hanya milik ku" ucap Raisa.
"Anggara" panggil Susi dan mendekati Anggara yang sedang berjalan bersama Indra, dan Sasya.
"Susi, kamu mau ke kantin juga ya?" tanya Indra.
"Ia, aku mau ke kantin" jawab Susi.
"Ayo barengan sama kita aja" ucap Indra.
"Baik lah"
"Saya Susi" ucap Susi menyalami Sasya.
"Saya Sasya" jawab Sasya juga menyalami Susi.
"Kita sudah sampai di kantin sya, kamu mau makan apa?"tanya Anggara.
"Apa yang ada di sini gar?"
"Kamu lihat saja, apa yang kamu suka, kamu pesan aja ya"
Setelah mereka memesan makanan dan minuman, mereka duduk di kursi.
"Besok aku sudah mulai masuk ke kampus gara" ucap Sasya.
"Apa tes nya sudah di lakukan?" tanya Indra.
"Karena aku pindahan dari Inggris, jadi aku tidak perlu melakukan tes lagi" jawab Sasya.
"Begitu ya, kalau gitu aku jemput kamu lagi besok boleh sya?" tanya Indra.
"Hehe, gak perlu ndra, aku pergi bersama supir ku aja" jawab Sasya.
__ADS_1
"Baik lah"
Tak lama itu pesanan yang mereka pesan sudah datang, dan mereka makan bersama, namun Raisa yang baru datang langsung menghampiri Anggara yang sedang makan.
"Hay gara, aku boleh gabung gak?" tanya Raisa.
"Kamu tidak lihat sa, kursi nya sudah penuh" jawab Indra.
"Kalau gitu, kamu aja yang pergi, kamu kan bukan anak kampus sini"ucap Raisa menatap Sasya.
"Haa, aku, kenapa aku yang harus pergi, emang nya yang boleh duduk di sini hanya anak kampus di sini" jawab Sasya.
"Aku yang mau duduk di situ, aku ingin dekat dengan pria pujaan ku" ucap Raisa, tapi Sasya tidak memperdulikan omongan Raisa, dia tetap duduk dan melanjutkan makan nya.
"Apa kamu tidak dengar!" ucap Raisa membentak Sasya. Mendengar itu, Anggara menjadi kesal.
"Raisa! apa kamu tidak dengar, kursi ini sudah penuh, dan Sasya tidak boleh pergi, kamu yang harus pergi" ucap Anggara dengan tegas.
"Anggara, kok kamu gitu sih, aku kan mau duduk dengan kamu"
"Sudah lah sa, kita pergi aja yuk, Anggara sudah marah tu" ucap Ayu dan Widia. Raisa pun pergi dengan teman nya dan duduk di tempat lain.
"Siapa sih mereka gar, kok kayak gitu banget" tanya Sasya.
"Itu namanya Raisa sya, yang ngotot mau duduk di dekat Anggar, dia hari-hari gangguin Anggara, padahal ya, Anggara sudah menolak nya, tapi masih saja dia deketi Anggara" jawab Indra.
"Tak malu banget tu cewek, kaya gak ada harga diri nya" ucap Sasya.
"Sudah lah, jangan di bahas lagi, kita lanjut makan aja" ucap Anggara.
"Ia gar" ucap Sasya dan melanjutkan makan nya.
Selesai makan, Sasya pamit pulang pada Anggara, Indra dan Susi.
"Aku pulang dulu ya, gar, ndra, Susi, supir ku sudah jemput" ucap Sasya, saat itu mereka masih di kantin.
"Ia sya" jawab Indra dan Susi.
"Aku antar kamu ke depan ya" ucap Anggara.
"Kamu belum masuk?" tanya Sasya.
"Masih ada beberapa menit lagi waktu istirahat nya, masih sempet lah aku antar kamu ke depan" ucap Anggara.
"Baik lah, aku pulang dulu" ucap Sasya pada Indra dan Susi.
Anggara dan Sasya berjalan menuju depan kampus, mahasiswa di kampus memperhatikan Sasya, tapi hanya para laki-laki yang memperhatikan nya.
"Kenapa mereka memperhatikan aku begitu gar, apa ada yang salah dengan ku" ucap Sasya saat sedang berjalan dengan Anggara.
"Jangan di perdulikan, gak ada yang salah kok dengan kamu" jawab Anggara.
__ADS_1
Bersambung..
Jangan lupa like, komen, dan vote ya teman, mohon dukungan nya😊