Ketulusan Cinta Nada

Ketulusan Cinta Nada
KCN~ BAB 53


__ADS_3

"Apa saat kamu meminjam mobil ku waktu itu kamu menabrak orang? Katakan, Kania!"


Kania refleks memejamkan mata mendengar pertanyaan Farhan dengan nada membentak. Roh nya seakan tak berada di raga nya lagi. Kini ia benar-benar berada di tengah-tengah jurang kematian. Terlepas dari Farhan yang sudah mengetahui kebusukannya. Alfan tidak akan memberinya ampun jika ia mengakui bahwa dirinya lah yang telah menabrak Hana waktu itu.


Waktu itu, sepulang dari toko buku. Di perjalanan ia dan tiga temannya mengobrol sambil sesekali tertawa. Saking asyiknya, Kania yang mengemudi sampai tidak memperhatikan jalan sehingga kejadian yang tidak diinginkan pun terjadi.


Kania menabrak seorang wanita yang mengendarai motor dari arah berlawanan. Dan di sini tentu Kania yang bersalah karena tidak memperhatikan jalan sehingga mobilnya keluar jalur laju semestinya.


Dalam keadaan panik, Kania dan teman-temannya sempat turun dari mobil untuk melihat orang yang di tabrak nya. Namun, ketika melihat beberapa orang berdatangan ia dan teman-temannya langsung melarikan diri karena tidak ingin terkena masalah.


"Apa itu benar, Kania?" Kali ini Alfan yang bertanya.


.


.

__ADS_1


.


Di luar apartemen milik Alfan. Mama Sarah dan dokter Reno nampak kebingungan, bagaimana mereka bisa masuk kedalam sementara pintu apartemen menggunakan smart door lock.


"Bagaimana ini, Reno. Jika seperti ini sia-sia kita datang kemari?" Mama Sarah sudah nampak menyerah. Tujuannya ingin memergoki Alfan dan Kania, namun mereka tidak bisa masuk ke apartemen itu.


Dokter Reno pun nampak memikirkan cara bagaimana mereka bisa masuk.


Di saat mama Sarah dan dokter Reno larut dengan pikiran masing-masing, mereka dikejutkan dengan pintu apartemen yang tiba-tiba saja terbuka.


"Farhan, kamu disini?"


Farhan tak bereaksi apapun, ia seperti orang linglung yang kehilangan akal sehatnya. Bahkan ia tidak terkejut atau memiliki keinginan untuk bertanya kenapa mama nya itu juga bisa berada di sini bersama seorang laki-laki yang tidak dikenalnya.


Tatapan Farhan nampak kosong. Apa yang telah terjadi benar-benar membuatnya seakan kehilangan semangat hidup. Ia merasa dirinya adalah laki-laki terbodoh di dunia ini. Rasanya ia ingin mengakhiri hidupnya saja menyusul Nada, satu-satunya wanita yang tulus mencintainya.

__ADS_1


"Nada, Ma, dia..." Farhan tak sanggup meneruskan kalimatnya.


Mama Sarah dan dokter Reno pun saling menatap, mereka sudah bisa menebak apa yang sudah terjadi. Farhan pasti sudah mengetahui kecelakaan yang dialami Nada.


"Farhan, sebaiknya kita bicara di rumah." Mama Sarah pun membawa putranya itu pulang.


Sepanjang jalan Farhan hanya diam saja dengan tatapan yang kosong. Seluruh pikirannya hanya tertuju pada Nada. Adik sekaligus istrinya yang malang itu harus menjadi korban orang-orang yang sudah mengkhianati nya.


Alfan, kakak sepupunya yang tega mengambil keperawanan Kania demi membalas dendam padanya atas perbuatan yang tidak pernah dilakukannya.


Dan Kania, wanita yang dicintainya itu demi mengejar cita-cita menjadi seorang dokter, rela menyerahkan tubuhnya kepada Alfan yang berjanji akan membiayai semua kebutuhannya selama di luar negeri.


Dari itu semua tidak ada lagi yang tersisa. Cinta dan kepercayaan semuanya telah sirna bersama raga nya yang seakan mati.


Karena kesalahpahaman berkepanjangan yang dimiliki Alfan telah menghancurkan semuanya, bahkan hidupnya dan tak ada lagi yang tersisa.

__ADS_1


Bagaimana ia bisa menjalani hidup setelah ini?


__ADS_2