Khilaf Terindah

Khilaf Terindah
Siapa Dia?


__ADS_3

Happy Reading 😊


Di Rumah Sakit F.A Hospital


Jane menatap pria di depannya ini dengan tatapan yang datar dan dingin. Rasa yang dulu pernah ada dan di simpan di lubuk hatinya sudah menguar entah kemana.


Mungkin sudah hilang karena rasa sakit di hatinya yang tiada tara.


Dua puluh lima tahun yang lalu pria itu benar-benar membuatnya merasakan bagaimana indahnya cinta, membawanya ke dalam lingkaran kebahagiaan dan selalu membuatnya merasa nyaman dan aman apabila berada di dalam pelukannya.


Tapi sekarang, pria itu seperti sebuah ancaman yang harus siap siaga kapan saja.


"Untuk apa kamu kemari!" tanya Jane tanpa menatap ke arah pria itu.


"Ternyata memang benar kalau calon suami Felicia adalah orang kaya, bahkan kamu bisa mendapatkan ruangan sebagus ini juga karena nya, kan?" pria itu mengedarkan pandangannya, melihat sekeliling kamar Jane yang memang memiliki fasilitas kelas atas.


"Aku hanya datang menjenguk mu, aku tidak tahu kalau kamu di rawat di rumah sakit, tidak ada yang memberitahu ku kalau kamu sakit separah ini, bahkan aku tidak tau kalau Feli akan segera menikah," Jane melengos saat Brandon berjalan ke arahnya.


"Maaf Jane, aku memang Ayah yang buruk, aku juga suami yang tidak bisa menjaga istrinya, aku minta maaf!" lanjut Brandon.


"Suami yang buruk untuk siapa? Alice? sampai sekarang dia masih terlihat baik-baik saja!" jawab Jane datar.


"Semuanya salahku, Alice mengalami depresi bertahun-tahun dan hampir bunuh diri, aku merasa sangat bersalah padanya, aku juga masih mencintainya," Jane melotot sempurna ke arah Brandon.


Pria ini benar-benar tidak punya hati, kenapa juga mengatakan hal seperti itu di hadapan Jane, bukankah di sini Jane juga korban? dia juga merasa sangat sakit dan hancur, lalu apa maksudnya Brandon mengatakan hal itu? untuk menyakiti hati Jane lagi?


Semua pikiran berkecamuk di otak Jane harus segera di hapus, agar dia tidak menjadi gila atau stres, yang ada itu akan membuat Alice dan pria di hadapannya ini merasa menang dan sangat senang.


Jane masih dalam pemulihan pasca operasi pencangkokan ginjal. Tapi berkat alat medis yang terbaik dari rumah sakit ini, besok Jane sudah di perbolehkan pulang.

__ADS_1


"Jane, maafkan aku, aku ke sini tidak ada niat buruk, aku hanya ingin tau keadaanmu, hanya ingin ingin menjenguk mu, itu saja,"


"Untuk apa kamu menjengukku!! sebaiknya kamu segera keluar dari kamar ini, sebelum aku memanggil penjaga keamanan!!" seru Jane kini menatap tajam pria masa lalunya itu.


"Jane, aku tahu kamu pasti sangat membenciku, tapi kumohon terima lah ini," Jane menggelengkan cepat. Dia tidak mau menerima apapun dari keluarga Bellerick. Sudah cukup baginya selama ini di hina dan di injak-injak oleh istri sah dan keluarganya.


Bahkan Brandon pernah dengan terang-terangan memaki dirinya dan juga Felicia, menuduhnya menggoda dan menjebak agar bisa hamil. Sungguh setelah saat itu Jane benar-benar membenci Brandon.


Berbeda dengan Brandon yang telah menyesali ucapnya waktu itu, dia hanya takut terhadap keluarganya dan tekanan dari istri sahnya.


"Maafkan aku, Jane!" ucap Brandon menatap mata Jane lekat.


Ada kilatan kebencian yang memenuhi mata Jane saat ini, Brandon bisa melihat hal itu. Hatinya berasa di remas dan kemudian di hancur kan sampai lebur. Brandon mengaku bahwa dia memang terlalu pengecut.


Hanya karena dia takut terhadap istri sahnya, 'Alice' akhirnya pria paruh baya itu harus berperang melawan hatinya dan menyakiti wanita yang dicintainya.


"Aku sudah berbaik hati menjenguk mu kemari, tapi kau malah mengusir ku, aku selama ini tidak tahu kalau ternyata kamu harus di rawat, aku yakin bahwa semua fasilitas ini calon suami Jane yang memberikan, bukan?" Jane mengepalkan kedua tangannya.


"Jangan sampai aku mengulang ucapan ku!" seru Jane menahan air mata yang akan jatuh.


Brandon tidak tega melihat Jane yang seperti itu, akhirnya dia memilih keluar dari dalam ruangan Jane dari pada harus berdebat lagi seperti yang dulu-dulu.


###


Seorang gadis cantik turun dari dalam sebuah mobil Ferrari dengan gaya modis dan anggun. Wajah cantik dengan rambut coklat panjang ikal, serta bibir seksi yang menawan membuat semua orang yang memandang wanita ini pasti langsung terpesona.


Morgan dan Jimmy tersenyum melihat kedatangan putri dari Rigen dan Emma tersebut, yang tidak lain adalah Paman dan Bibi Morgan.


"Apa kabar, Katy?" Morgan memeluk sepupunya itu.

__ADS_1


"Aku baik, bagaimana kabar kalian?" Katrina melepaskan pelukannya menatap Morgan dan Jimmy bergantian.


"Kabar kami baik, ayo masuklah, aku sudah menunggu mu sejak tadi," ucap Morgan.


Katrina menggandeng lengan Morgan dan tersenyum ramah pada Jimmy.


Morgan dan Jimmy sengaja menjemput Katrina di lobi kantor karena gadis itu baru saja mendarat di kota Florida.


Banyak pasang mata yang melihat ke arah kedua pasangan itu. Meskipun semua orang sudah tahu bahwa Morgan sudah memiliki calon istri, tetapi mereka tetap menganggapnya bahwa Morgan lebih cocok dengan Katrina.


"Sepertinya sudah hampir dua tahun kamu tidak datang kemari?" tanya Morgan.


"Ya, aku sibuk dengan kegiatan modeling, tapi asal kamu tahu aku tidak pernah loss kontak dengannya," bisik Katrina di telinga Morgan.


Bibir Katrina sangat dekat dengan telinga Morgan, bahkan semua orang melihat seakan-akan Katrina mencium pipi Morgan.


Dan hal itu tidak luput dari pandangan seseorang yang baru saja masuk ke dalam kantor. Felicia melihat calon suaminya di gandeng mesra lengannya oleh wanita yang sangat cantik, hal itu membuat Felicia marah dan kecewa.


Dengan langkah yang lebar, Felicia mendekat ke arah Morgan.


"MORGAN!! SIAPA DIA!!" teriak Felicia.


Bersambung.


Info


Sebelumnya othor minta maaf karena sekarang udah gak bisa crazy up 🙏 karena kondisinya gak bisa lembur lagi.


Kenapa? karena othor nyusul Felicia yg lagi ngidam 😁

__ADS_1


tapi othor usahakan tiap hari up. Terima kasih 🥰


__ADS_2