Khilaf Terindah

Khilaf Terindah
Luka Jane


__ADS_3

Happy Reading 😊


"Mama!!" Veronica berteriak histeris dan langsung menghampiri Mamanya yang sudah tersungkur dengan keadaan yang kacau.


"Papa!! kenapa Papa tega melukai Mama seperti ini!!" seru Veronica tidak terima karena Papanya berani memukul Mamanya dengan sangat kejam.


"Jangan bantu Mamamu, Veronica! kalau kamu membantunya, Papa akan menghukum mu!!" sentak Brandon membuat Veronica berhenti di tempat.


"Papa keterlaluan!" lirih Veronica.


"Siapa di sini yang keterlaluan!! kalian berdua memang tidak tahu diri!" seru Brandon dengan menatap tajam ke arah dua wanita itu.


Brandon mendekati Alice dan mencengkeram dagunya. Alice hanya bisa pasrah dengan tubuh yang gemetar hebat.


"Kenapa kau mengingkari janji mu, Alice! bukankah kau sudah ku pilih sampai ku rela melepaskan Jane! asalkan kau tidak mengusik kehidupan Jane dan Felicia lagi, tetapi kenapa kamu tetap mengurusi kehidupan mereka!!" seru Brandon tepat di hadapan wajah istrinya itu.


Alice sebenarnya merasa sangat takut, tetapi dia tidak ingin lemah hanya karena suaminya itu membela Jane, kekasih gelapnya.


"Cih, kamu kira rasa sakit hatiku akan sembuh begitu saja dengan janjimu memilih ku dan menelantarkan Jane!! hati ini masih sakit, Brandon! dengan penghianatan yang kamu lakukan bersama wanita itu!! aku tidak terima dengan kehadiran dua perempuan itu yang selalu membayangiku setiap waktu!! aku akan menghancurkan mereka karena telah merebut mu dariku! aku tidak akan pernah tenang apabila mereka masih ada di dunia!" seru Alice dengan senyuman sinis.


Plak!!


Plak!!


Kali ini Brandon benar-benar lepas kendali dengan istrinya, padahal selama ini dia mengira bahwa Alice sudah berubah. Tapi setelah bertahun-tahun wanita itu masih memiliki dendam terhadap Jane dan putri mereka yang sama sekali tidak bersalah.


Veronica langsung memeluk Mamanya sambil menangis.


Brandon melepaskan tangannya dan berdiri tegak.


"Sudah ku bilang, semua ini bukan salah Jane, semuanya adalah salah ku dan aku sudah memberikan mu semuanya, agar kamu tidak menyakiti mereka, tetapi ternyata tanpa sepengetahuan ku, kamu telah menyakiti dengan menghina Jane dan Felicia! kamu tahu betapa menderitanya mereka?? aku tidak pernah memberikan mereka nafkah karena demi kamu, aku tahu semua harta ini adalah warisan dari kakek mu, makanya aku juga tidak akan memberikan harta ini untuk mereka, bahkan kamu menghinakan sebagai wanita penggoda dan anakku sebagai anak haram, padahal kamu tahu kalau aku dan Jane sudah menikah walau pernikahan kami belum terdaftar di kantor catatan sipil," Morgan mengusap wajahnya kasar setelah melihat kondisi Alice yang terlihat sangat berantakan.

__ADS_1


"Maaf, Alice, aku tidak akan melakukan ini padamu kalau kamu menurut, sekarang kamu minta maaf pada Jane dan Felicia, kalau kamu tidak ingin Bellerick corp bangkrut," lanjut Morgan sedikit melemah.


"Tidak!! aku tidak akan pernah mau meminta maaf kepadanya!! dia yang telah membuat hidupku menjadi seperti ini!!" seru Alice tidak terima.


Brandon menarik kasar rambutnya. "Baiklah, kalau kamu tidak mau melakukan persyaratan yang di inginkan oleh tuan Morgan, bersiap-siaplah untuk angkat kaki dari rumah ini dan kita bercerai!!" ancam Brandon kemudian pergi meninggalkan kedua wanita itu tanpa melihat ekspresi Alice dan Veronica.


###


Jane menghembuskan napasnya kasar ketika melihat siapa orang yang berdiri di hadapannya saat ini. Jane tahu kalau bertemu dengannya lagi akan membuka luka lama yang sudah di kubur dalam-dalam.


Tetapi keinginan pria itu yang ingin bertemu dengannya dengan alasan Felicia, membuat Jane akhirnya menurut pasrah.


"Kenapa kamu mengajakku kemari?" tanya Jane tidak ingin basa-basi. Masih ingat tadi malam pria ini mengatakan kalau dia ingin mengiringi putri mereka itu menuju altar saat pernikahannya.


"Kita duduk dulu, aku akan memesan makanan untukmu, Jane," ucap Brandon.


Jane pasrah dan langsung duduk di hadapan Brandon dengan pikiran yang berkecamuk.


Lagi-lagi Jane hanya menghela napas. "Terserah kamu saja, aku sudah tidak ingin berdebat dengan mu lagi, aku lebih mencintai kondisi ku dan putriku, jadi terserah kamu mau melakukan apa, asalkan Feli juga mengizinkan mu!" jawab Jane lemah.


Brandon menatap wajah wanita yang masih dicintainya itu dengan tatapan sendu.


"Maafkan aku, Jane. Maaf atas semua perlakuan ku padamu, semua itu ku lakukan agar kamu dan Feli selamat, aku tidak mau keluar Alice menyakiti kalian," ucap Brandon dengan mata memerah.


Jane masih diam tanpa ingin menjawab sama sekali.


"Maaf karena telah menghancurkan mimpi mu, aku malah membawamu masuk ke dalam duniaku yang begitu kejam, asalkan kamu tahu Jane, aku masih sangat mencintai...!"


"Stop, aku akan pulang sekarang, badanku sudah terasa lelah!"


"Aku sudah menceraikan Alice!!" seru Brandon membuat Jane mematung.

__ADS_1


"Aku ingin kembali bersamamu, Jane. Tolong beri aku kesempatan sekali lagi!"


Jane memegang erat tas kecil di tangannya, menahan emosi yang siap meledak kapan saja, tapi dia tidak mau membuang waktunya hanya karena pria di depannya ini.


"Maaf, aku tidak bisa!" jawab Jane kemudian langsung pergi meninggalkan Brandon dengan goresan luka dalam.


###


Felicia dan Morgan baru saja selesai melakukan pemotretan untuk pernikahan mereka.


Mereka sedang beristirahat di ruangan yang di sediakan di tempat itu.


"Apa kamu capek?" tanya Morgan menyodorkan minuman mineral kepada Felicia.


"Hemm, sekarang aku mudah lelah, apalagi dengan acara pesta pernikahan yang serba dadakan ini," jawab Felicia setelah meminum air yang di berikan oleh Morgan tadi.


"Kalau begitu lebih baik kita pulang, aku tidak ingin kamu semakin kelelahan!" seru Morgan tiba-tiba.


"Eh,, Morgan apa yang kamu lakukan!!" Felicia terkesiap ketika Morgan tiba-tiba menggendongnya ala bridal style dan langsung membawa Felicia keluar dari dalam studio foto itu.


"Turunkan aku, malu tau di lihat banyak orang!!" Felicia meronta.


"Sstt, jangan bergerak, sudah diam dan menurut!" ucap Morgan tegas membuat Felicia langsung berhenti.


Morgan langsung membawa Felicia masuk ke dalam mobil yang langsung meluncur menuju kediaman orang tua Morgan.


'Kenapa pria ini sekarang suka seenaknya sendiri!!' batin Felicia kesal.


Bersambung.


Mana nih bunga dan kopinya β˜•β˜•πŸ₯ΊπŸŒΉπŸŒΉ

__ADS_1


__ADS_2