Khilaf Terindah

Khilaf Terindah
Katrina Alvares & Jimmy Hendrix


__ADS_3

Happy Reading 😊


Katrina Alvares adalah putri dari Rigen dan Emma Alvares, memiliki paras yang cantik dan menarik, gadis yang memiliki sejuta pesona dengan gaya yang feminim.


Dua tahun yang lalu, dirinya mengalami pendarahan, tetapi untungnya tidak sampai membahayakan keselamatannya. Dan di ketahui bahwa Katrina tengah mengandung, dan janinnya tidak bisa di selamatkan.


Setelah kejadian itu Katty sapaan akrabnya tidak pernah kembali ke Florida karena tidak ingin bertemu dengan sang kekasih, yaitu sekretaris dari sepupunya, Jimmy Hendrix.


Katrina menghindari berita tentang yang beredar meskipun hanya segelintir orang yang tahu, mereka mengatakan bahwa Morgan lah yang telah menghamilinya.


Awalnya Katrina ingin mengatakan hal yang sebenarnya, tetapi dia tidak siap. Katrina takut kalau kisah asmaranya yang tersembunyi, kisah cintanya bersama Jimmy yang sudah mereka rajut selama Lima tahun kandas di tengah jalan.


Tetapi karena rasa rindunya yang sudah tidak tertahankan, akhirnya wanita itu memutuskan untuk datang kembali ke Florida untuk bertemu dengan sang pujaan hati.


"Nona, apa kabar?" sapa Jimmy sambil tersenyum. Itulah sapaan pertama kali yang dilakukan oleh sekretaris Morgan pada Katrina setelah dua tahun tidak bertemu. Katrina pun membalas senyuman Jimmy, kemudian memeluk pria itu erat. Pria yang selama ini selalu memenuhi relung hatinya.


"Aku tidak baik," jawab Katrina murung.


Jimmy melepaskan pelukan mereka, kemudian menatap Katrina tanpa melepaskan tangannya dari pinggang wanita itu.


"Kenapa tidak baik, bukankah kamu sudah berjanji akan baik-baik saja?" tanya Jimmy.


Katrina menatap pria yang tidak pernah bisa dia lupakan itu dengan tatapan sendu. Selama dua tahun ini Katrina mencoba melupakan Jimmy dan menghapus jejaknya yang ada di dalam hati, tapi setelah dia melakukan khilaf terindah bersama pria matang berusia tiga puluh dua tahun itu, membuat bayang-bayang Jimmy tidak bisa ia hilangkan sama sekali. Akhirnya Katrina memilih kembali merahasiakan hubungan mereka bahkan dari Morgan, sebelum Morgan tahu saat Katrina memutuskan mengunjunginya kembali hari ini.


Mencintai pria dewasa dan bukan dari kalangan orang atas seperti dirinya, membuat hubungan mereka semakin sulit. Hanya Morgan yang mengetahui hubungan mereka sejak saat itu. Bahkan Morgan menutup mulutnya dengan konsekuensi yang lebih besar yaitu menganggap dirinya memiliki hubungan yang spesial dengan Katrina.

__ADS_1


Morgan tidak mempermasalahkan itu, selagi tidak ada yang berani mengusik lebih jauh, toh Morgan sudah menjelaskan pada semua orang dan keluarganya bahwa dia tidak memiliki hubungan lebih dengan Katrina.


Meskipun begitu semua orang tidak percaya dengan apa yang di katakan Morgan, mereka melihat fakta bukan cerita karena faktanya memang Katrina sangat dekat dengan Morgan.


Selama lima tahun ini Katrina tidak memberitahu pada siapapun tentang hubungan dengan Jimmy, Katrina tahu apa konsekuensinya, keluarganya pasti tidak akan ada yang setuju jika dia memiliki hubungan dengan seorang sekretaris.


Katrina ingat malam itu, saat keluarga nya mengatakan bahwa ia telah di jodohkan dengan pria pilihan orang tuanya, pagi itu Katrina langsung pergi ke Florida dan menemui Jimmy di apartemennya.


Di mana apartemen Jimmy berada persis di samping apartemen Morgan. Dengan perasaan kalut dan gelisah, Katrina menceritakan semuanya pada Jimmy. Kedua orang itu bisa merasakan patah hati dan rasa sakit di hati mereka masing-masing.


"Nona, sebaiknya kita sudahi saja hubungan ini, kamu memang lebih pantas bersanding dengan pria yang lebih muda dariku, dan tentunya dari kalangan orang atas, bukan orang bawah seperti aku ini, maaf, aku tidak berani melangkah maju ke depan, aku takut semua akan berdampak pada keluarga mu dan juga keluarga tuan Morgan. Aku sangat mencintaimu, maaf, aku memang pengecut," ucap Morgan waktu itu.


Sebelum mereka melakukan khilaf, kedua sejoli dengan usia selisih 7 tahun itu saling berpelukan di atas ranjang. Katrina menangis menumpahkan segala rasa yang berkecamuk di dalam hatinya.


Sampai pada akhirnya mereka melakukan khilaf terindah untuk menyembuhkan luka di hati mereka masing-masing.


"Jimmy, apa langkah yang akan kamu ambil setelah ini?" tanya Morgan menatap sekretarisnya.


"Saya akan mengatakan pada keluarga Katty kalau saya akan bertanggung jawab dan menikahi Katrina, sudah cukup selama ini saya hanya menjadi pria yang pengecut, seorang pecundang. Anda telah membuka hati saya, Tuan. Bagaimana saya melihat anda yang berani bertanggung jawab atas perbuatannya anda pada Nona Felicia meskipun anda tidak mencintainya," ucap Morgan.


"Hem, bagus kalau kamu sudah sadar, bertanggung jawablah atas Katrina, aku selalu mendukung kalian, karena aku tahu dan sudah mengenalmu sangat lama,. Oh, ya Jim, ternyata memiliki seorang wanita yang ada di hidup kita memang enak ya, selalu merasa rindu dan selalu ingin bertemu, ah sepertinya aku harus banyak belajar darimu mengenai bagaimana caranya membahagiakan wanita yang kita sayang," ucap Morgan membuat Jimmy mengangkat kedua alisnya.


"Morgan!!" seru sebuah suara wanita yang sangat familiar.


"Mama, kenapa datang ke kantor?" tanya Morgan ketika melihat Regina masuk ke dalam ruangannya.

__ADS_1


"Mama mau bertemu dengan Felicia, cepat katakan di mana rumah calon menantu ku itu! Mama mau menemui orang tuanya dan juga hari ini Mama akan mengajak Felicia ke butik untuk melihat gaun pengantin untuknya!" jawab Regina.


Sebenarnya Regina datang karena mengetahui bahwa Katrina kembali mengunjungi Morgan. Regina dan Aland tidak ingin Morgan kembali pada sepupunya itu, padahal sebentar lagi Morgan akan menikah dengan Felicia.


"Ma, kenapa harus ke rumah Felicia? Dia sepertinya sedang sibuk, tadi baru saja aku mengantarkan Ibu Felicia pulang ke rumah setelah dua bulan lebih di rawat di rumah sakit," ucap Morgan.


"Apa? ibu Felicia sakit?? kenapa kamu tidak memberitahu Mama kalau calon besanku sakit, Morgan!! ayo cepat antar Mama ke rumah Felicia sekarang juga!!" Regina langsung menarik tangan putranya itu.


"Ma, aku sebentar lagi akan ada meeting!"


"Meeting nya biar di tangani oleh Jimmy, sekarang kamu harus ikut Mama!"


Regina menarik Morgan keluar ruangannya. Pria itu hanya pasrah saat Mamanya melakukan hal itu. Lihatlah Mama Regina yang masih saja terlihat sangat cantik meskipun sudah tidak muda lagi, setiap berjalan dengan Morgan tidak banyak orang yang mengatakan mereka seperti kakak adik, dengan Regina yang menjadi kakaknya.


Di sisi lain.


Felicia mendapatkan telepon dari bosnya di tempat kerja kalau dia harus datang lebih awal hari ini.


"Bos, tapi ini masih jam 3, kenapa aku harus berangkat di jam seperti itu?" seru Felicia.


"Ada tamu penting yang ingin bertemu dengan mu, Feli, please kali ini saja, dia tamu kehormatan di bar ini!"


"Tapi bos, itu tidak masuk akal, bukankah jam kerjaku jam 7 malam, kenapa ini harus berangkat jam 3?"


"Aku akan membayar mu dua kali lipat kalau hari ini kamu mau datang ke bar!"

__ADS_1


Felicia melotot sempurna, demi uang apapun akan Felicia lakukan.


Bersambung.


__ADS_2