Khilaf Terindah

Khilaf Terindah
Hukuman untuk Alice


__ADS_3

Happy Reading 😊


Morgan menarik tangan Alice yang menyentuh tangan Felicia. "Jauhkan tangan kotor mu itu dari tangan calon istriku, Nyonya!" seru Morgan menatap Alice tajam membuat Alice sangat terkejut.


"Tuan, kamu jangan mau di bodohi oleh anak ini!" seru Alice tidak terima.


Morgan tersenyum sinis. "Aku bukan orang bodoh dan tidak ada orang yang bisa membodohi ku, apakah anda menghina saya, Nyonya Alice? jangan-jangan di sini ternyata anda yang bodoh!" ucap Morgan.


Alice yang merasa di permalukan mengepalkan kedua tangannya tidak terima. "Dia ini adalah putri dari suamiku, ibunya telah merayu suamiku dan menjeratnya dengan kehadiran gadis ini di dunia ini, apakah anda tidak malu tuan Morgan, memiliki calon istri dari kalangan orang terhina seperti dia!" tunjuk Alice pada Felicia.


Felicia sangat ingin mencakar wajah Alice setelah mendengar hinaan yang di tunjukan oleh istri sah dari Ayahnya itu, tetapi langsung di tahan oleh Morgan.


"Nyonya, aku tidak pernah malu ataupun merasa rendah hanya karena Felicia adalah putri dari suamimu di luar hubungan pernikahan, bagiku Felicia wanita suci yang sangat berharga, jadi jaga ucapan mu, karena ucapan yang keluar dari mulutmu itu bisa berpengaruh dengan kehidupan mu dan juga keluarga mu, jadi jangan pernah menghina Felicia dan ibunya lagi, kalau kamu tidak ingin jatuh miskin!" ucap Morgan tenang.


"Aku tidak akan tinggal diam!! aku akan membalasnya! anak haram seperti dia tidak akan bisa membuatku miskin!" kini Alice mulai terpancing emosi.


"Baiklah, kalau ini kemauan mu!" Morgan mengambil ponselnya dan menelepon seseorang.


"Cabut semua dana yang di investasikan pada Bellerick Corp, minta mereka juga membayar hutang-hutangnya, beri waktu tiga hari, kalau mereka tidak sanggup membayarnya, maka Bellerick Corp di akuisisi oleh Sky Alvares Group, dan perusahaan itu akan jatuh di tangan putri kedua tuan Bellerick yang juga calon istriku!" Alice dan Veronica membelalakkan matanya.

__ADS_1


"Tidak, hahahaha, anda pasti hanya menggertak!" seru Alice meremehkan.


Morgan hanya melirik Alice dan Veronica kemudian melanjutkan ucapannya. "Kalau Tuan Bellerick bertanya, istri dan putrinya lah yang bertanggung jawab atas semua masalah ini!" Morgan menutup panggilannya.


Setelah beberapa saat tiba-tiba ponsel Alice berdering, terlihat nama suaminya yang nampak di layar.


"Apa yang telah kamu lakukan!! kenapa kamu menyinggung tuan Morgan!! Alice!! cepat pulang atau aku akan memblokir semua kartumu dan putrimu itu!" Alice terkejut mendengar ucapan dari suaminya.


Sedangkan Veronica langsung paham dengan apa yang terjadi. "Ma, kenapa Mama bodoh sekali! seharusnya Mama bisa mengendalikan diri!!"


"Mama tidak tahu! Mama tadi hanya emosi! Papa akan sangat marah sekarang, bagaimana ini, apakah kita tidak usah pulang!" Veronica langsung menggeleng cepat dan menarik lengan ibunya menjauh dari Morgan dan Felicia.


"Mama kesal karena dia telah menarik tangan Mama kasar dan menghina Mama!"


Felicia yang melihat kedua wanita itu sedikit berdebat, akhirnya iapun memanfaatkan keadaan.


"Nyonya Alice, dan kakak tiri ku, Veronica, sebaiknya kalian minta maaf pada ibuku, bersujud di kakinya, mengakui kesalahan kalian yang selama ini telah menghina ibuku oh ya, satu lagi, aku ingin kamu mengembalikan kalung milik ibuku yang kamu ambil, itu adalah kalung pemberian nenek!"


" Tidak!! aku tidak akan melakukan hal itu! Cih! aku tidak sudi meminta maaf kepada wanita penggoda seperti Jane!!" seru Alice tidak terima.

__ADS_1


Felicia semakin senang untuk menantang Alice dan membuat wanita itu mati langkah seperti ini.


"Sebenarnya anda ini sangat menyedihkan, hanya bisa menghina orang dan mempermalukannya, padahal sebenarnya di sini andalah yang sebenarnya memalukan!" Felicia berjalan ke arah Alie.


"Sebenarnya kamu itu takut sama ibuku, karena Ayah masih mencintai ibuku, dan kamu takut kalau Ayah akan memilih ibuku di banding dengan dirimu!"


Alice dan Veronica merasa sangat marah. Veronica langsung menarik lengan Mamanya itu untuk keluar dari tempat tersebut, agar kondisinya tidak di samakan!"


###


PLAK!!


Sebuah tamparan keras mendarat di pipi mulus Alice hingga pipinya memerah dan sudut bibirnya sedikit mengeluarkan darah.


"Aku benar-benar tidak menyangka kamu melakukan hal memalukan seperti itu, Alice!! gara-gara kamu kita bisa hidup miskin! ternyata aku salah menilai mu, dasar wanita tidak berguna!!" teriak Brandon mendorong tubuh Alice hingga tersungkur di lantai.


Alice tidak menyangka bahwa suaminya berani melakukan hal itu padanya.


Bersambung.

__ADS_1


Mana nih bunganya 🤧 🌹🌹 ☕☕ kan udu janji.


__ADS_2