
Happy Reading 😊
"Sakit sekali, Morgan!! ini sakit!!" teriak Felicia saat di bawa masuk ke rumah sakit.
"Iya sayang, mana yang sakit! Dokter!! obati sakitnya istriku!!" seru Morgan menarik salah satu dokter dan mencengkeram lengannya.
Dia tidak bisa tenang melihat Felicia yang terus mengatakan sakit.
"Tenang tuan, kami akan segera menangani istri anda," jawab dokter tersebut.
Morgan begitu panik saat istrinya dibawa masuk ke dalam ruang bersalin, dia pun tidak berani ikut masuk ke dalam, padahal Felicia sudah memintanya untuk ikut masuk.
Kepanikan melanda Morgan, dia merasa takut setelah melihat Felicia yang menjerit menahan sakit di perutnya saat mengalami kontraksi.
Dirinya gelisah dan tidak tenang, ia tidak sanggup melihat istrinya yang kesakitan seperti itu. Rasanya ingin menghajar para dokter yang terlihat tidak panik atau memang mereka berusaha tampil tenang, tapi menurut Morgan justru hal itu seakan tidak benar.
Aland, Regina dan Jane terlihat datang dengan tergesa. "Apa Felicia mengalami kontraksi?" tanya Jane pada Morgan.
"Iya, sekarang dia ada di dalam," tunjuk Morgan ke arah ruang bersalin.
"Lalu kenapa kamu masih di sini? bukankah seharusnya kamu menemani istrimu?" Regina bertanya.
"Ma, aku_aku panik dan melihat Felicia seperti itu membuatku tegang!" jawab Morgan gugup.
__ADS_1
"Tidak menyangka, ternyata pria dingin dan arogan seperti mu bisa panik setengah mati, hahahaha, Papa benar-benar salut dengan Felicia!" Aland sang Papa tergelak melihat ekspresi wajah putranya yang terlihat gugup dan gelisah itu.
"Pa, jangan bicara seperti itu, aku tidak gelisah, aku hanya takut melihat Felicia menjerit seperti itu, aku tidak tega melihat Felicia kesakitan," ucap Morgan membela diri.
Jane dan Regina juga hanya bisa menunggu di sofa yang di sediakan untuk menunggu pasien. Sedangkan Morgan dan Aland hanya berdiri dan mondar mandir tidak menentu.
Seorang dokter keluar dari dalam ruang persalinan dan mendatangi Morgan. "Maaf tuan, sejak tadi istri anda mencari, dia ingin anda ada di sampingnya, ini sudah pembukaan 10 dan sudah waktunya untuk mengejan," ucap dokter wanita itu.
"Sana, istri kamu lagi butuh didampingi suami, kasian Felicia, jangan jadi pria yang lemah, gimana mau jadi ayah kalau sikapmu seperti ini!" seru Regina kepada sang putra.
"Iya, Ma, aku masuk sekarang," jawab Morgan melangkah mengikuti sang dokter.
Aland, Regina dan Jane menuggu dengan cemas, setelah beberapa menit terdengar suara tangisan bayi dari dalam ruangan itu.
"Cucu kita, Jane."
"Iya-iya, cucu kita, aku ingin segera melihatnya!" Jane menarik tangan Regina untuk mendekat ke pintu ruang rawat persalinan.
Aland hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah istri dan besannya.
Felicia tersenyum lega setelah berhasil melahirkan secara normal, Morgan yang sejak tadi terlihat tegang akhirnya kini mulai terlihat sumringah, apalagi setelah melihat baby-nya yang terlihat begitu mirip dengannya.
"Sayang, kita seperti kembaran, lihatlah! Dia benar-benar sangat mirip denganku," ucap Morgan bahagia.
__ADS_1
Felicia mengerucutkan bibirnya. "Ini tidak adil, kenapa putraku mirip kamu, lihatlah bibir, hidung dan alisnya begitu mirip, kenapa aku tidak kebagian!" Morgan mengelus rambut Felicia dan mencium keningnya.
"Tenang sayang, nanti kita bikin lagi yang perempuan dan mirip denganmu, ya?"
Felicia melotot sempurna mendengar ucapan suaminya. "Aku baru saja melahirkan, kenapa kamu sudah berpikiran mau bikin lagi!" seru Felicia memukul lengan suaminya.
Morgan hanya bisa tergelak.
"Tuan, Nona, saya bawa baby-nya dulu untuk di bersihkan, ya?" ucap salah satu perawat.
Morgan dan Felicia mengangguk, kemudian perawat itu langsung membawa baby tampan itu keluar dari ruang persalinan untuk di bersihkan.
###
Felicia dan baby-nya sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Kelahiran putra pertama Morgan benar-benar membuat suasana rumah menjadi sangat hangat dan juga bahagia tentunya.
"Siapa mananya?" tanya Katrina yang langsung datang setelah tahu Felicia melahirkan.
"Namanya Zidane Alvares," jawab Morgan menatap sang putra yang berada di dalam gendongannya.
Bersambung.
Maaf baru update 🙏🤧
__ADS_1