Kyra dan Om Doteng (Dokter Ganteng)

Kyra dan Om Doteng (Dokter Ganteng)
K-O-D part 27


__ADS_3

Farhan menerima foto yang dikirim oleh orang suruhannya. Ia menatap lamat-lamat foto seorang pria yang bergandengan tangan dengan Kyra.


" Damn... ! " pekik Farhan di ruang kerjanya. Tangannya mengepal menahan amarah.


Rupanya kekhawatiran sang istri selama ini benar-benar terjadi. Farhan menyandarkan diri di kursi kerjanya. Ia mengendurkan dasinya, lantas memijit pangkal hidungnya.


Ia harus segera bertindak mencari jalan terbaik. Ia tidak ingin sang putri jatuh ke tangan orang yang salah. Apalagi ia tahu betul siapa itu Mario.


" Kyra... Kenapa harus dia, laki-laki yang kamu cintai ? " gumam Farhan lirih.


Sebagai seorang ayah, ia tak ingin putrinya terjerat cinta seorang buaya. Hah... Bisa-bisanya Kyra melabuhkan cintanya kepada seorang Mario.


Farhan segera mengambil ponselnya. Ia menghubungi Zaid. Ya, ia yakin jika Zaid dan Adinda tentunya mengetahui hal ini. Karena dari foto-foto yang dikirimkan, terlihat Kyra dan Mario masuk ke rumah Adinda dan Zaid.


Nada sambung terdengar tapi tidak terjawab. Farhan kembali menghubungi Zaid dan kali ini berhasil. Zaid akhirnya mengangkat panggilannya.


" Iya, Han... Ada apa ? " suara Zaid terdengar.


" Ng... Anu Kak... Ada yang ingin aku bicarakan, Kak Zaid sibuk gak ? " tanya Farhan.


" Apa yang ingin kamu bicarakan ? Kebetulan ini lagi santai " jawab Zaid.


" Kak Zaid di rumah ? " tanya Farhan lagi.


" Heem... "


" Maaf Kak, sebenarnya ini lebih enak diomongin langsung. Tapi... "


" Sebenarnya ada apa ? " tanya Zaid.


" Ini... Ini tentang Kyra " jawab Farhan masih ragu untuk bertanya.


Zaid sudah mengerti arah pembicaraan Farhan. Ia bisa menebak jika Farhan pasti sudah mengetahui hubungan antara Kyra dan Mario.

__ADS_1


" Jadi kamu ingin menanyakan hubungan Kyra dan Mario ? " ucap Zaid langsung pada intinya.


Farhan terkesiap, rupanya Zaid memang sudah mengetahui jika lelaki yang Kyra cintai itu adalah Mario. Lalu mengapa mereka membiarkannya ?


" Kak Zaid dan Adinda sudah tahu itu ? Lalu mengapa membiarkannya ? " selidik Farhan merasa ditutup-tutupi oleh Zaid dan Adinda.


Zaid membuang nafasnya, ia sudah tahu cepat atau lambat baik Farhan maupun Pertiwi akan segera mengetahuinya.


" Kami tidak berusaha menutupi apapun dari kalian. Sama halnya seperti dirimu, awalnya kami pun menolak hubungan Kyra dan Mario " jelas Zaid.


" Lalu mengapa sekarang kalian membiarkan mereka ? " tanya Farhan sebisa mungkin menahan diri agar tidak meluapkan amarahnya kendati sudah emosi.


" Karena Kyra... Apa kamu tahu jika Kyra bahkan rela mengorbankan dirinya sendiri hanya untuk bersama pria itu ? "


" Apa maksud Kak Zaid ? Kyra mengorbankan diri ? Bagaimana mungkin itu terjadi, bahkan Kyra tidak tahu masa lalu laki-laki itu. Jadi untuk apa Kyra mengorbankan dirinya " Jawab Farhan berapi-api.


" Kyra sudah mengetahui semuanya. Bahkan Kyra dengan lapang dada menerima masa lalu Mario " sahut Zaid.


" Hah, nonsense... Bagaimana mungkin Kyra...? "


" Ya, Pertiwi bilang, Kyra kelelahan, pola makannya tidak benar "


" Betul... Memang betul seperti itu. Lantas apa kamu tahu penyebabnya ? " tanya Zaid membuat Farhan bungkam.


" Kami memintanya melupakan Mario bahkan kami meminta Mario untuk meninggalkan Kyra. Mario bersedia melakukannya demi menjaga perasaanmu dan Pertiwi. Lalu apa kamu tahu ? justru Kyra yang bersikeras memperjuangkan perasaannya. Sampai-sampai, Kyra mogok makan dan berakhir dengan dirawat di rumah sakit. Karena itulah kami merestui hubungan mereka. Karena kami yakin kebahagiaan Kyra adalah bersama dengan Mario " jelas Zaid lagi.


Farhan menyugar kasar rambutnya, ia tak menyangka perasaan putrinya sebesar itu pada laki-laki brengsek seperti Mario.


Zaid menghela nafasnya, ia bisa merasakan sakitnya perasaan Farhan mengetahui kenyataan yang sama sekali tak pernah dibayangkannya.


" Aku tahu pastinya sangat berat. Kita semua tahu siapa itu Mario di masa lalu... Tapi asal kamu tahu. Pria itu sudah berubah, aku bisa merasakannya. Perasaannya pada Kyra itu tulus. Dia benar-benar mencintai Kyra. Aku berani menjamin jika dia sudah berubah. Dan kamu tahu betul jika pandanganku tidak pernah salah " tegas Zaid.


Farhan hanya mendengarkan ucapan dari Zaid yang sangat ia hormati sebagaimana ia menghormati Arjuna. Zaid pria yang bijaksana juga sangat menjunjung tinggi kebenaran serta sangat bertanggung jawab. Jika Zaid saja berani menjamin jika Mario sudah berubah, itu berarti memang Mario sudah berubah.

__ADS_1


Farhan mengakhiri panggilan telpon dengan banyak pikiran bersliweran di kepalanya. Kalaupun pada akhirnya ia bisa menerima kehadiran Mario di sisi Kyra, belum tentu dengan sang istri. Pertiwi pasti akan mati-matian menentang hubungan Kyra dan Mario.


Farhan mengusap wajahnya, ia segera meminta asistennya untuk menyiapkan penerbangan ke Indonesia. Ia harus membuktikan sendiri ucapan Zaid bahwa Mario sudah berubah.


Farhan telah menginjakkan kaki di ibukota. Kini ia dalam perjalanan menuju kampus tempat Kyra menimba ilmu. Ia akan mengikuti sang anak. Farhan yakin jika Kyra akan menemui kekasihnya itu.


Kyra keluar dari kampus bersama Andara, namun kemudian mereka berpisah dikarenakan Andara telah dijemput oleh Fabian. Pasangan yang baru menyatakan diri sebagai pasangan kekasih itu kini meninggalkan Kyra sendiri. Kyra akhirnya meninggalkan kampus menuju apartemennya.


Farhan mengikuti laju kendaraan yang dikemudikan oleh sang anak. Tidak ada yang aneh dengan Kyra, karena ia memang pulang ke apartemennya. Farhan belum beranjak dari mobilnya. Ia mengamati kegiatan sang anak dari CCTV yang ada.


Hingga akhirnya, Kyra keluar dari apartemen dan menuju apartemen ujung. Farhan memperhatikan dengan seksama sampai akhirnya ia hampir melonjakkkan diri dari duduknya karena melihat sang anak bersama seorang pria yang sejak tadi mengganggu pikirannya masuk ke dalam apartemen.


Farhan segera keluar dari mobilnya. Ia berjalan tergesa menuju lift, kemudian menekan tombol lift menuju lantai 12, tempat unit apartemen yang ditempati Kyra berada.


Sekelebat bayangan masa lalu kembali menghantui Farhan. Ia khawatir Mario kembali melakukan hal buruk dan kali ini kepada anaknya.


Aku tidak akan pernah mengampunimu jika kamu berani menyentuh dan menyakiti anakku


Batin Farhan sambil menahan amarahnya.


Sementara itu di apartemen Hamiz, Kyra tengah asyik memasak di dapur. Ia sedang membiasakan diri untuk menjadi istri Hamiz.


Bel berbunyi, Hamiz segera bergerak menuju pintu. Ia yang baru saja selesai mandi, hanya memakai bath robe menutupi tubuhnya.


Hamiz membuka pintu, ia begitu terkejut saat melihat sosok pria yang berdiri di depan pintu apartemennya. Pria itu mengeraskan rahangnya dengan tangan mengepal. Matanya begitu tajam melihat Hamiz yang tidak berpakaian lengkap itu.


" Farhan... " ucap Hamiz.


Tanpa ba bi bu, Farhan segera mendaratkan bogem mentah ke arah perut Hamiz menyebabkan Hamiz sedikit terhuyung.


" Dasar laki-laki brengsek ! Apa yang kamu lakukan terhadap anakku ? " tanya Farhan dengan tatapan penuh amarah.


Hamiz mencoba menegakkan tubuhnya, ia berusaha menjelaskan namun Farhan yang gelap mata kembali mendaratkan pukulannya di wajah Hamiz hingga membuat sudut bibirnya berdarah.

__ADS_1


Kyra yang mendengar ada keributan di ruang depan, bergegas keluar dari dapur menuju sumber keributan. Dan betapa kagetnya Kyra saat melihat sang ayah memukuli kekasih hatinya.


" Papi... Jangan !! " teriak Kyra membuat Farhan menahan pukulannya dan seketika melihat ke arah sang putri.


__ADS_2