Kyra dan Om Doteng (Dokter Ganteng)

Kyra dan Om Doteng (Dokter Ganteng)
K-O-D Part 60


__ADS_3

" Saudara Mario Iskandar Hamizan, saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri saya, Kyra Maheswari Adijaya binti Marco Farhandika Adijaya dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan uang sebesar 14.102.022 rupiah dibayar TUNAI "


" Saya terima nikah dan kawinnya Kyra Maheswari Adijaya binti Marco Farhandika Adijaya dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan uang sebesar 14.102.022 rupiah dibayar TUNAI " ucap Mario mengucapkan ijab kabul dengan lancar dan lantang.


Tak lama para saksi pun menyatakan SAH.


Akhirnya Hamiz pun resmi menikahi Kyra. Kyra yang sejak tadi menunggu di ruang tunggu akhirnya bisa bernafas dengan lega setelah Hamiz mengucapkan ijab kabul. Kyra dibawa masuk ke dalam area untuk disandingkan dengan Hamiz yang baru saja resmi menjadi suaminya.


Hamiz begitu terpesona melihat sang istri yang nampak begitu cantik dan anggun. Jantungnya berdegup dengan kencangnya. Jika saja tadi Kyra sudah berada di dekatnya, entah ia akan fokus atau tidak saat mengucapkan ijab kabul.


Hamiz memasangkan cincin di jari manis Kyra, begitu pun dengan Kyra yang kemudian memasangkan cincin di jari sang suami. Kyra kemudian mencium tangan sang suami dengan takzim. Hamiz mencium kening sang istri dengan lembit. Setelah itu mereka berdua menandatangani surat nikah yang menandakan jika mereka telah resmi menikah dalam hukum agama dan hukum negara.


" Gak sabar, nunggu nanti malam " bisik Hamiz di telinga sang istri.


Ucapan Hamiz tentu saja membuat wajah Kyra memerah. Ah, entah apa yang akan terjadi nanti. Membayangkannya saja sudah membuat Kyra panas dingin.


" Hei... Kamu mikirin apa sayang ? " tanya Hamiz yang melihat sang istri melamun.


" Eh... Itu... Em... " Kyra tak tahu harus menjawab apa pertanyaan dari sang suami.


Seolah dapat membaca pikiran Kyra, Hamiz tersenyum samar.


" Gak usah dipikirin sayang... Tinggal praktekin aja ! " goda Hamiz lagi yang langsung membuat Kyra membulatkan matanya membuat Hamiz terkekeh melihat sikap sang istri.


" Aku pergi dulu ya ! Aku harus menikahkan Andara " pamit Hamiz lalu mengecup pipi Kyra dan kemudian berpindah duduk ke meja lainnya dimana Fabian sudah menunggu untuk mengucapkan ijab kabul.


Jika tadi dirinyalah yang dinikahkan, maka sekarang Hamizlah yang akan menjadi saksi pernikahan sang adik. Hamiz menatap Fabian yang menjabat tangan wali hakim di hadapannya dan para saksi lainnya.


" Saudara Fabian Adyaksa, saya nikahkan dan kawinkan anda dengan Andara Iskandar Putri dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan perhiasan emas sebesar 141,022 gram dibayar TUNAI "


" Saya terima nikah dan kawinnya Andara Iskandar Putri dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan perhiasan emas sebesar 141,022 gram dibayar TUNAI "


" Sah... " seluruh saksi mengucapkan sah setelah Fabian mengucapkan ijab kabul.

__ADS_1


Seperti Kyra tadi, setelah Fabian mengucapkan ijab kabul, Andara dibawa masuk oleh Adinda dan disandingkan dengan Fabian. Sebagaimana Kyra dan Hamiz tadi, Fabian dan Andara pun saling memakaikan cincin serta menanda tangani buku nikah mereka sehingga status mereka kini sah di mata agama dan hukum negara.


Kedua pasangan pengantin kemudian berfoto dengan keluarga dan beramah tamah dengan para undangan yang menghadiri akad nikah.


Setelah melangsungkan beberapa prosesi upacara adat, maka selanjutnya dilakukan acara resepsi pernikahan mereka. Dua pasangan pengantin itu nampak begitu bahagia bersanding di atas pelaminan.


Hingga secara tak terduga, Hamiz dan Fabian kemudian naik ke atas panggung untuk menyanyikan lagu yang dipersembahkan untuk istri mereka. Mereka meminta band pengiring untuk mengiringi mereka menyanyikan lagi dari Kahitna - Menikahimu


Menantimu hingga saat


Cintaku temukan dirimu


Usai sudah sampai disini


Berdiri melabuhkan asmara


Menikah denganku


Menempatkan cinta


Menikah denganmu


Menetapkan jiwa


Bertahtakan kesetiaan cinta


Selamanya


Keduanya turun dari panggung kemudian menghampiri dan memeluk istri mereka. Tentu saja hal itu membuat tamu undangan memberikan aplause yang luar biasa akan keromantisan pasangan yang baru saja resmi menyandang status sebagai suami istri.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Selepas acara resepsi, Hamiz dan Kyra tidak menginap di hotel sebagaimana Andara dan Fabian. Mereka lebih memilih untuk menghabiskan malam pertama mereka di vila milik Hamiz.

__ADS_1


Hamiz menghentikan laju kendaraannya di depan vila. Kemudian ia menggendong sang istri sampai ke dalam kamar miliknya yang telah ia persiapkan beberapa hari sebelum acara pernikahan mereka. Hamiz memang sengaja tidak memberi tahu Kyra hal ini. Ia ingin memberikan kejutan dan kesan yang mendalam saat melewati malam pertama mereka.


Sungguh perasaan Kyra membuncah diperlakukan begitu lembut juga romantis oleh sang suami. Kyra kini telah berbaring di atas peraduan mereka. Hamiz membuka pakaian yang melekat di tubuhnya hingga Kyra bisa melihat dengan jelas tubuh sang suami.


Kyra menundukkan wajahnya, namun sedetik kemudian bibir Hamiz sudah menempel di bibir mungilnya. Hamiz mel**** bibir Kyra dengan sangat lembut membuat Kyra terbuai dan ikut membalas perbuatan sang suami.


Detik berikutnya, pakaian mereka pun sudah berserakan di lantai. Keduanya dilanda gairah yang telah lama membuncah dan hampir meledak.


" Kamu siap praktik sayang ? " tanya Hamiz sambil membelai wajah cantik sang istri.


Kyra hanya mengangguk pasrah. Ia sudah merelakan semua yang ada dalam dirinya untuk sang suami tercinta.


" Kamu kenapa ? Takut ? " tanya Hamiz yang melihat rasa was was dalam diri sang istri.


" Katanya, yang pertama itu sakit, Om... " jawab Kyra sambil menggigit bibir bawahnya membuat Hamiz semakin tak tahan menahan gairahnya.


" Ya, katanya begitu tapi seterusnya kamu akan menikmatinya, sayang. Kamu tenang saja aku akan pelan-pelan " ucap Hamiz lalu mengecup bibir Kyra, mengulum dan mel***tnya. Membiarkan Kyra rileks hingga akhirnya ia berhasil menyatukan diri dengan sang istri.


Dan akhirnya mereka melalui malam panjang dan panas mereka sebagai suami istri. Meraih kenikmatan bersama untuk kebahagian bersama pula.


Setelah semua yang terjadi, segala halangan dan rintangan yang ada. Akhirnya mereka berhasil melalui semua itu dan menjadi satu. Sungguh kebahagiaan yang sempurna dan pari purna bagi Kyra dan Hamiz.


...----------T A M A T----------...


Alhamdulillah, akhirnya author bisa menyelesaikan cerita Kyra dan Om Doteng ini 😊


Terima kasih author ucapkan untuk kalian para readers setia yang sudi mengikuti cerita ini yang merupakan terusan dari cerita Adinda dan Kapten Zaid. Semoga author masih bisa tulis cerita lain dari keluarga besarnya Adinda dan Kapten Zaid ya 🙏 🙏🙏😍😍😍😍


Terimakasih untuk dukungan yang sudah diberikan. Thanks for being my mood booster. Love you all, bebs 😘😘😘😘😘😘


Mohon maaf kalau masih ada salah-salah kata/typo.


Buat yang belum mampir, author tungguin di karya baru author ya 😉🤗

__ADS_1


Eits... Jangan lupa mampir di cerita Me & My Amnesia CEO 😁😁


Hanupis, Hatur nuhun pisan ka sadayana🙏🙏🙏 ( Terima kasih banyak untuk semuanya )


__ADS_2