Layanan Sistem Balas Dendam

Layanan Sistem Balas Dendam
musuh habis tak tersisa


__ADS_3

Pablo langsung merosot dari duduk nya, dan dia terjatuh ke atas lantai dengan darah yang mulai mengucur deras dari kening nya...


Mark dan juga Jacob, langsung berdiri ketakukan, mereka mulai melihat ke sekeliling ruangan tersebut, hanya terlihat mayat yang mulai berserakan di lantai, dengan darah yang menghiasi nya,


"Heh pengecut, siapa yang sudah berani menyerang diam diam hah...! keluar kalian semua"


Teriak Mark menatap ke sekeliling, keadaan markas mulai tampak sunyi, tidak ada terdengar suara tembakan yang saling menyerang dan juga suara teriakan orang kesakitan,..


Sunyi senyap itu lah yang terjadi saat ini, tanpa mereka sadari markas Louis sudah berubah sangat seram dan mencekam...


"Mark ... sejak kapan tempat ini menjadi sangat sunyi, kemana semua anak buah kita yang menyerang mafia Tiger Fang itu, kenapa tidak terlihat dan terdengar suara mereka saling menyerang Mark? "


Tanya Jacob yang mulai panik, begitu pun dengan Mark yang juga menjadi tak kalah panik...


Tanpa sadar kini mereka hanya berdua saja di dalam markas tersebut..


"Tidak... tidak mungkin kita di jebak, bukan kah Louis dan kaki tangan nya sudah mati akibat ledakan pesawat, tidak mungkin para mafia milik nya berhasil mengalahkan mafia milik mu Jacob"


"Aku juga berfikir seperti itu, jika begitu ayo kita periksa keadaan di luar Mark"


Ajak Jacob, dan mereka langsung berjalan ke arah pintu


Hingga saat kaki mereka berhenti tepat di depan pintu, Tiba-tiba terdengar suara tembakan yang mengejutkan kedua nya...


Doooorrrrr.......


Suara itu menggema di dalam ruangan tersebut, membuat Mark dan juga Jacob langsung berbalik menghadap ke arah ruang tamu kembali....


Dan detik kemudian, mata kedua nya mulia melotot dengan sempurna, saat melihat siapa orang yang sedang berjalan ke arah mereka bedua...


"Kau.......!!!


Ucap mereka kompak, Louis, Albert dan juga Mike sudah berdiri mentap ke arah mereka berdua, dengan tatapan tajam membuat musuh nya menjadi tidak tenang...


" Kita bertemu lagi Mark Wilson "


Ucap Louis tersenyum menyeringai, sedangkan Mark mulai memasang wajah emosi dan marah..


"Bajingan..., kenapa kau masih hidup dan sehat, bukan kah kau sudah mati karena ledakan pesawat"


Teriak Mark mulai panik, dia dan Jacob langsung memegang senjata mereka untuk berjaga jaga...


"Hahaha......., apa kau kira semudah itu menghabisi ku Mark..! aku memiliki sepuluh nyawa, begitu pun dengan anak buah ku, ck... ck.. kau salah besar karena bermain main dengan ku Mark Wilson"

__ADS_1


"Aku tidak pernah salah Louis, kau memang pantas aku bunuh, karena kau sudah menghabisi papa ku dan juga menghancurkan keluarga ku, kau pantas mati di tangan ku Louis"


"Silahkan saja jika kau mampu Mark..! aku menantang mu sekarang"


Jawab Louis membuat Mark langsung mengarahkan senjata nya ke arah diri nya...


Dorrrrrr........


Bruk....


Belum sempat membidik musuh, Kini senjat Mark sudah jatuh akibat tembakan yang di layangkan oleh Albert...


" Bajingan kau penghianat, kenapa kau ikut campur dalam urusan ku hah..!


"Aku akan selalu ikut campur jika kau berani menyerang sahabat ku Mark Wilson.. "


Jawab Albert dengan lantang..


"Cih...., ternyata kau benar-benar manusia tidak tahu malu, kau pengecut, bisa nya menusuk ku dari belakang, kau pantas aku habisi juga Albert"


"Lakukan lah Mark, karena kau sudah berani membahayakan nyawa ibu ku, maka kau adalah musuh ku juga Mark"


" Haha..., baiklah kita buktikan, siapa yang saat ini lebih kuat, Jacob ayo kita serang mereka "


"Hiattttt..........


Laga otot mulai terjadi, Mark melawan Albert, sedangkan Jacob melawan Louis,


Asisten Mike yang menatap pertempuran sengit itu pun langsung berlari untuk keluar dari markas, dia mulai melakukan perintah yang di berikan oleh Louis,


Saat ini tujuan nya adalah menangkap Jessica sang penghianat, jangan sampai wanita itu menuju ke villa dan melukai istri dari nya tersebut....


"Aku akan menangkap mu Jessica, tidak akan aku biarkan kau hidup dengan lama"


Gumam Asisten Mike sambil meniki mobil nya..


Sedangkan di dalam markas, pertempuran masih terus terjadi, Louis melayang kan bogem mentah nya ke arah perut Jacob,


Dia menumbuk peut itu hingga tiga kali tumbukan, membuat Jacob mundur kebelakang dan memuntahkan darah segar dari dalam mulut nya...


"Aakkkk......... "


Setelah melihat Jacob kesakitan, Louis tidak membiarkan nya begitu saja, dia langsung kembali menyerang pria itu dengan menyikut punggung Jacob hingga dia terjatuh ke lantai...

__ADS_1


Bukkkk........


"Kau pantas mati Jacob, salah mu sendiri karena sudah bermain main dengan ku"


Buk... buk.... buk....


Louis benar-benar menyiksa musuh tanpa ampun, kini wajah Jacob sudah hancur tak berbentuk akibat pukulan keras yang Louis berikan...


Sedangkan Albert dan juga Mark, mereka saling menyerang dengan sangat sengit, Mari mempunyai kemampuan bela diri yang hampir sama dengan Albert, sehingga sangat sulit untuk menyentuh satu sama lain...


Bukk... bukk...


Tinju Albert selalu meleset tidak mengenai serangan, Mark tertawa mengejek menatap ke arah Albert..


"Cih.... hanya segitu kemampuan yang kau miliki Penghianat, aku rasa kau bukan lah lawan ku yang sebanding, maka bersiap lah mati di tangan ku"


Ucap Mark langsung berlari ke arah Albert, kini dia sudah mengeluarkan senjata tajam nya, dan dengan gesit Albert bergerak kesana kemari menangkis senjata tersebut...


Hingga detik kemudian...


"Aakhhh...... bangsat kau Mark! " teriak Albert menahan sakit di otot tangan nya...


Louis yang melihat kejadian itu pun langsung berlari menerjang tubuh Louis dengan kuat, hingga pria itu langsung terjatuh ke lantai...


Louis tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, dengan cepat dia mengeluarkan senjata tajam dan menusuk nya ke arah perut Mark Wilson...


"Akkhhh.......


" Mati kau bajingan, aku akan membawa mu ke neraka Jahannam, agar kau mendapatkan siksaan yang sangat menyedihkan disana"


Cruk... cruk....


Wajah Louis sudah tertutup oleh percikan darah, dia menusuk perut Mark hingga keluar semua isi di dalam nya...


"Louis, sudah hentikan, Teriak Albert menyadarkan Louis, dengan cepat Louis langsung menatap ke arah sahabat nya tersebut, dan dia berlari melihat keadaan Albert...


" Apa kau tidak apa apa Al? " tanya Louis panik


"Jangan seperti itu Louis, aku ini kuat, ini hanya luka kecil, sekarang ayo kita kumpulkan para mafia yang tersisa"


"Baiklah..., mereka semua sudah mati kita habisi, dan saat ini kemenangan sudah jatuh ke tangan kita Albert"


"Iya.. aku bangga kepada mu teman, sekarang ayo kita keluar"

__ADS_1


Ajak Albert sambil memegang luka nya yang sudah dia ikat menggunakan baju yang dia kenakan....


__ADS_2