
Setelah membuat kesepakatan akhirnya Louis membawa anak remaja yang bernama chris itu ke tempat tinggal nya yaitu markas besar...
Louis berencana akan mengenal kan anak itu kepada Albert untuk di jadikan murid..
Louis ingin Albert lah yang melatih Chris di saat dia masih remaja seperti saat ini, agar kelak jika anak itu sudah dewasa maka dia akan menjadi pria yang kuat dan juga pintar...
Albert adalah seorang pria yang memiliki banyak kemampuan, bukan hanya cerdik dan juga licik, tapi dia juga sangat lah pintar dan juga kuat....
Louis yakin jika Albert bisa mendidik Chris menjadi seperti yang dia ingin kan..
Saat ini Louis sudah berada di dalam mobil besama anak remaja tersebut , jika di perhatikan anak itu terlihat seperti anak yang mempunyai banyak masalah, dia mengeluarkan aura wajah se akan akan sedang sangat merasa tertekan..
Louis yang mulai menyadari nya pun langsung mengajak anak itu untuk berbicara...
"Apakah aku memiliki masalah anak tampan? "
Tanya Louis sambil fokus menyetir..
"Tidak om"
Jawab anak itu dengan menundukkan kepala nya,
Louis mengerti, bagaimana perasaan Chris saat ini, karena di masa lalu Louis juga pernah merasakan nya...
"Jangan berbohong Chris cepat katakan kepada ku? "
Tanya Louis memaksa, sedangkan Chris dia mulai memberanikan diri untuk menatap wajah Louis dari arah samping...
"Ada apa? katakan lah yang sejujur nya? "
"Om... apakah kau mau membantu ku? "
Tanya Chris dengan wajah memohon, sungguh Louis benar benar tidak tega dengan wajah anak remaja tersebut...
"Om... ayah ku telah di habisi oleh seseorang yang sangat keji dan juga jahat, dia membunuh Ayah ku dengan menggunakan pisau dan juga senjata api, aku melihat nya dengan mata Kepala ku sendiri om"
Jelas Chris memancarkan aura dendam yang membara..
"Kenapa Ayah mu bisa di bunuh? apakah ayah mu seorang penjahat? "
Tanya Louis yang merasa penasaran, dengan cepat Chris menggelengkan kepala nya,
"Lalu...?"
"Ayah ku adalah seorang pemulung biasa om, sedangkan orang yang telah membunuh Ayah ku adalah seorang bandar narkoba yang sangat jahat, saat itu tanpa sengaja Ayah melihat penipuan yang bandar itu lakukan, di saat dia sedang bertransaksi dengan seseorang, ayah menyaksikannya om.. Karena Ayah sedang memungut sampah di tempat pembuangan sampah"
__ADS_1
"Lalu.. apa lagi yang terjadi selanjutnya..? "
"Bandar itu menipu korban nya om, setelah uang dia Terima, dia langsung menghabisi pembeli itu, dan Ayah tanpa sengaja melihat kejadian tersebut"
Ucap Chris dengan menunduk, anak itu langsung mengeluarkan air mata menahan sakit yang dia rasakan di hati nya..
"Aku... melihat Ayah di kejar oleh bandar itu om, saat itu aku di suruh oleh Ayah untuk mengumpat di dalam goni yang Ku bawa, sedangkan Ayah mencoba mengelabui bandar tersebut, "
"Ya Tuhan... lalu orang itu menghabisi Ayah mu di tempat itu juga begitu? "
Tanya Louis sudah tidak sabar... dengan cepat Louis menghentikan mobil nya, dia menginjak rem dengan kuat agar mobil bisa berhenti dengan cepat...
Louis memeluk tubuh anak tersebut, dengan perasaan yang tidak karuan, jika dahulu dia hanya melihat kematian ibu nya yang sudah tiada di waktu dia pulang kerumah, lain hal nya dengan Chris,
Dia menjadi saksi bisa kematian Ayah nya sendiri yang di siksa habis oleh pria jahat tersebut...
Bisa jadi mental Chris menjadi sedikit terganggu, karena dia sudah melihat sesuatu yang sangat mengerikan...
Setelah merasa tenang, Louis kembali menjalankan mobil nya, kali ini Louis sedikit mengebut agar mereka bisa cepat tiba di dalam. markas....
Hingga beberapa menit kemudian, Mobil Louis sudah terparkir di depan markas, dia menurunkan Chris dan mengajak anak itu untuk melihat ke arah tempat tinggal baru nya...
"Ini akan menjadi tempat tinggal mu Chris.., apakah kau menyukai nya? "..
Tanya Louis kepada anak remaja tersebut, dengan tersenyum senang anak itu mulai kembali menatap wajah Louis...
" Terimakasih om... terimakasih karena sudah. memberikan ku tempat tinggal "
Ucap Chris bahagia, Louis yang mengerti dengan perasaan bocah tersebut pun langsung mengelus punggung Chris dengan sayang...
Harus kah dia mengangkat seorang Chris sebagai putra nya sendiri, atau lebih pantas jika menjadi adik nya saja...
Louis tersenyum lucu membayangkan nya, biarlah anak itu memanggilnya dengan sebutan om.., dan memanggil Emeli dengan sebutan bibi...
"Jangan cengeng Chris, mulai sekarang kau harus berjanji kepada ku, jika kau akan menjadi seorang pria yang. kuat dan tangguh"
Ucap Louis berjongkok di depan Chris...
Chris langsung tersenyum semangat mendengar perkataan dari Louis tersebut,lalu dia pun menjawab pertanyaan Louis dengan nada yang sangat lantang.
"Siap om.., Chris akan menjadi seorang pria seperti yang om inginkan"
"Bagus,.. sekarang ayo ikut aku, aku akan mengenal kan mu dengan teman om yang akan menjadi guru untuk mu"
"Baik om"
__ADS_1
Jawab Chris semangat, setelah itu mereka mulai berjalan menuju masuk ke dalam markas, para Mafia Tiger Fang memberikan hormat mereka di sepanjang jalan.
Hingga membuat Chris menjadi heran tapi juga kagum,....
"Om.. kenapa mereka semua tunduk jika melihat om? "
Tanya Chris yang mulai penasaran...
"Tentu saja, itu Karena om adalah bos dari mereka, om ketua mafia Tiger Fang, yang menjadi mafia terhebat di negara ini"
Jawab Louis dengan bangga, Chris tersenyum senang saat mendengar jawaban dari Louis Anderson...
Sepertinya dia akan betah untuk tinggal di markas milik om nya tersebut..
Ketika berjumpa dengan salah satu anggota mafia nya, Louis langsung menghentikan langkah diri nya dan juga Chris...
"Hey, dimana Albert? " tanya Louis heran..
Pasal nya teman nya itu belum ada menampakkan batang hidung nya, padalhan waktu sudah menunjukkan pukul 11.00 siang..
"Tuan Albert masih berada di kamar Bos"
"Apa....!!!..... Tidak biasa nya dia masih berada di kamar ketika sudah jam segini"
"Saya tidak tahu bos, tapi sedari tadi tuan Albert tidak tampak keluar dari kamar nya"
"Oh.. ya sudah jika begitu, aku akan mengecek nya kedalam, kau lanjut kan kegiatan mu lagi"
Ucap Louis kepada anak buah nya,
Setelah melihat anak buah nya pergi Louis kembali mengajak Chris untuk mengikuti langkah nya kembali...
Hingga akhirnya mereka berhenti di depan sebuah kamar yang tidak terlalu besar,...
Louis akan masuk ke dalam dan menyuruh Chris untuk menunggu diri nya di luar..
"Chris.. tunggu lah disini, aku akan masuk sebentar"
Ucap Louis pamit..
"Iya om"
Setelah itu Louis pun langsung membuka pintu dan masuk ke dalam kamar tersebut, dia masuk. dengan cara memunggungkan ranjang nya, dan ketika Louis berbalik menatap ranjang tersebut...
Mata Louis di suguhkan dengan pemandangan yang sangat membuat dirinya merasa syok setengah mati...
__ADS_1
"Albert...., apakah kau sudah gila hah? "
Teriak Louis dengan suara bariton nya..