
Matahari telah terbit, kembali pulang ke ufuk barat, digantikan oleh malam yang mulai datang menyapa,
Saat ini telah berjejer 10 mobil truk yang membawa sekitar ratusan mafia Tiger Fang, dengan di pandu oleh asisten Mike dan juga Jason,
Mereka semua mulai turun dari dalam mobil menuju ke tempat persembunyian yang sudah di susun oleh Jason...
"Kalian bagi menjadi 50 orang, dan bersembunyi di setiap sudut arah, timur, barat, selatan, dan utara, kita harus mengepung markas Alexander secepat mungkin"
Ujar Jason memberikan aba aba..,
"Baik ketua, kami akan mengikuti perintah ketua"
Jawab mereka langsung membagi kelompok, setelah semua siap, Mereka pun langsung bubar dan berlari mengikuti kelompok masing-masing,
Para mafia Tiger Fang mulai menyusuri hutan bagian timur, dimana terdapat markas milik Alexander yang berdiri tegak tepat di tengah nya,
Jason dan asisten Mike mulai berpencar menjadi ketua masing-masing kelompok, mereka akan mengepung markas Alexander dari kejauhan,
"Jason, jika terjadi hal diluar rencana, kau harus segera menghubungi kami"
Ucap Asisten Mike memperingatkan,
"Baik lah, akun dan kelompok ku akan masuk untuk memancing mereka, walaupun kami kalah jumlah, tapi kami yakin akan mampu mengalahkan Mafia Alexander"
"Iya, itu harus Jason, gunakan trik yang sudah di ajarkan oleh bos kita, jangan membidik lawan tepat di depan mata ,tapi Membidik lah dari kejauhan dan secara tersembunyi, dan jika lawan sudah mendekat, maka habisi langsung tanpa memberi mereka kesempatan untuk melawan"
"Baik Asisten Mike, kami akan mengikuti apa yang bos ajarkan, sekarang kita akan berpisah disini"
ujar Jason dan ke 50 rekan mafia nya, mereka langsung berlari memasuki hutan dari arah selatan,
Begitu pun dengan Asisten Mike dan ke 6 kelompok lain ny, mereka mulai menyelinap dan sebagian berjaga dari kejauhan...
Saat ini Jason telah tiba di depan gerbang markas, dari luar terlihat jika gerbang itu di jaga ketat oleh para mafia Alexander yang berjumlah sekitar 10 orang,
Mereka mengenakan pakaian seba hitam dan juga penutup wajah, di leher nya telah menggantung senjata api yang di pegang oleh masing-masing orang....
Jason yang melihat mereka pun mulai memberi arahan kepada para mafia dengan menggunakan jari nya,
Satu persatu mafia Tiger Fang telah mengambil posisi dengan berjejer dengan jarak 1 meter, mereka bersembunyi di semak belukar yang lumayan jauh dari gerbang Markas tersebut..
Hingga detik kemudian, setelah ke sepuluh mafia Yang berjejer itu mulai menarget kan musuh dengan senjata yang mereka pegang, Jason langsung menjentikkan jarinya, sebagai tanda penyerangan...
__ADS_1
Shhuuuup.................
"Aaaaaaakkkkkkkk.............. "
Brrukkkkkk.......
Kesepuluh penjaga gerbang jatuh ke tanah dengan ke adaan tak terluka, tidak terdengar suara senjata api yang menembak mereka, tapi dalam hitungan detik mereka ke sepuluh orang tersebut sudah mati tak bernyawa...
Jason dan ke sembilan para mafia, memilih menggunakan senjata beracun yang sangat mematikan, tidak memiliki suara dan juga berbentuk kecil, dan senjata tersebut, hanya di berikan oleh para mafia yang sudah berpengalaman,...
"Bagus, mereka sudah mati, ayo sekarang kita bersihkan mereka semua, dan saat nya kita menjadi pengganti"
Ujar Jason memerintah, dengan cepat 20 orang mafia Tiger Fang mulai berlari ke arah para mafia Alexander yang sudah menjadi mayat..
Mereka mengangkat jasad tersebut dan mengumpulkan nya di tempat yang di buat khusus setelah itu, Jason dan ke sembilan anak buah nya mulai menggantikan para Mafia yang sudah menjadi mayat...
" Kalian semua, tetap berjaga di tempat awal kita, jangan bergerak sampai pintu ini terbuka"
Perintah Jason,
"Baik ketua"
Jawab mereka kompak langsung berlari kembali ke arah semak belukar...
Dan , terlihat lah 5 orang pria berbadan tinggi dan besar mulai keluar menatap mereka semua,
Jason yang di tatap dengan Intens pun mulai berpura-pura bersandiwara, Untuk menjadi para penjaga gerbang yang sudah dia habisi
"Ada apa bang? " tanya Jason tegas...
"Siapa kau...? " tanya salah satu berbadan besar tersebut
"Apa maksud mu, aku adalah teman kalian"
"Jangan bohong, kau penyusup bukan, kami sudah melihat aksi kalian melalui CCTV, dan sekarang kau bersama teman mu sudah tertangkap basah"
Ucap pria tersebut, Jason langsung menatap ke arah atas gerbang, seperti nya dia tidak melihat apa pun di sana, jadi dimana mereka memasang CCTV tersebut...
"Kenapa kau melihat kesana kemari, apa kau sedang mencari dimana CCTV itu? "
"Ya... sepertinya begitu, aku benar-benar sangat penasaran" Jawab Jason jujur
__ADS_1
"Haha......, dasar bodoh, sampai mati pun, kau tidak akan menemukan nya, karena CCTV tersebut berada di dalam tiang gerbang"
Ucap salah satu pria tersebut, membuat ke empat pria yang lain nya mulai menatap marah ke arah teman nya itu...
"Hey bodoh, kenapa kau memberitahu nya hah! "
"Oh..., iya, aku kelepasan, "
"Sudah, sekarang ayo kita serang mereka, jangan sampai ke dua puluh orang ini mengacau ke dalam markas, " Bisik salah satu pria tersebut
"Baiklah, kita habisi mereka sekarang juga"
Ucap nya sambil menodong kan senjata milik nya tepat di depan wajah Jadinya, hingga detik kemudian, dengan cepat Jason langsung menangkis senjata tersebut hingga jatuh ke bawah..
Brakkkk......
"Bangsat kau ya, kau benar benar membuat kami marah, "
DORR..........
Terdengar suara tembakan yang mulai di layangkan oleh para mafia Alexander, dan tak lama kemudian, keluar lah mafia Alexander dengan jumlah yang lumayan banyak..
Mereka tertawa menatap ke arah Jason dan juga rekan nya..
"Jadi ini penyusup nya, hanya remahan kacang, mantan pengemis dan pemungli, ayo kita bertarung tampa senjata"
Ejek mafia Alexander yang terlihat tinggi dan kekar, dengan cepat Jason dan Ke sembilan tekan nya mulai mengambil ancang ancang..
Hingga detik kemudian, terjadi lah pertempuran sengit antara kedua kubu tersebut...
Mereka mafia Alexander mulai menyerang para penyusup, tanpa mereka tahu jika di balik semak belukar, sudah bayak mata yang menodong kan senjata ke arah mereka semua....
Dorr........
Dorrr....
Dorrr.......
Suara tembakan mulai terdengar menggema menghiasi sunyi nya malam,
Di iringi dengan suara jeritan dari para mafia Alexander yang terkena timah panas tersebut...
__ADS_1
"Akkkhh.............. "