Layanan Sistem Balas Dendam

Layanan Sistem Balas Dendam
Penyamaran Louis


__ADS_3

Asisten Mike dan juga mafia yang lain nya mulai menyerang mafia milik Alexander yang berada di dalam markas..


Mereka menghabisi tanpa ampun, seakan akan mereka adalah parasit yang harus di singkirkan, sedangkan mafia Tiger Fang yang lain nya mulai menuju ke arah pintu gerbang.


Untuk membuka pintu dan mempersilahkan masuk para mafia yang berjaga di depan markas,..


Pertempuran sengit terus terjadi antara sesama mafia, tanpa di komandan kan oleh bos masing-masing, karena bos mereka juga sedang sibuk dengan hal masalah yang tak kalah penting...


Seperti Alexander, saat ini dia masih berada di rumah sakit untuk menemani Mark Wilson di operasi akibat terkena tembakan..


Dia benar benar marah kepada Louis Anderson dan berencana akan menghabisi nya secepat mungkin...


"Bangsat...., saat ini markas ku telah kau serang dengan cara licik, kau pantas mati Louis Anderson"


Teriak Alexander geram, dia baru saja mendapat pengiriman video dari orang yang tidak di kenal,


Yang menampakkan pertempuran anggota mafia nya dengan para penyusup, terlihat di dalam video itu, jika darah segar mulai berceceran serta di hiasi oleh para jasad yang sudah meninggal dengan ke adaan mengenaskan...


"Apa ini akhir dari perjalanan ku..., bukan hanya putri ku saja yang menghilang tanpa aku ketahui, tapi mafia dan kekuasaan ku juga hilang tanpa aku sadari"


Gumam Alexander bersedih, entah mengapa dia menjadi melow dan meneteskan air mata.. sepertinya Alexander adalah orang yang telah di tinggal kan oleh semua yang dia miliki...


Baru saja dia menelfon para menteri dan presiden untuk membantu nya menghabisi para anak buah milik Louis Anderson, tapi siapa sangka jika pemerintah pun saat ini sudah berani membantah kekuasaan nya...


Saat masih merenung dengan pemikiran nya sendiri, tiba Tiba Alexander merasa kan rasa sakit yang teramat sangat di sudut bibir nya...


Buuukkkkkk........


" Bajingan kau Alexander, apa ini yang kau lakukan kepada calon menantu mu sendiri hah..! aku benar-benar kecewa kepada mu karena kau anak semata wayang ku harus terkena tembakan dan mengalami kritis, kenapa kau bisa selemah ini Alexander...! kau bukan lah orang yang aku kenal dahulu"


Ucap pria paruh baya tersebut yang tak lain adalah papa Wilson....


Alexander hanya diam menatap ke arah rekan nya tersebut, dia tidak akan meminta maaf ataupun merasa bersalah di depan orang lain, karena martabat adalah hal yang utama dalam kehidupan nya...


"Mulai sekarang aku yang akan menghabisi musuh itu,"'


Ucap Wilson menatap ke arah arah Alexander dengan tatapan serius

__ADS_1


" Apa maksud perkataan mu Wil? "


"Ya..., aku sudah menyuruh anak buah Mark untuk memanggil paksa anak buah nya yang menjadi mata mata di kelompok musuh"


"Siapa maksud mu? apakah Albert orang nya? "


"Iya.., aku sudah menyuruh para anak buah Mark untuk menyandra ibu nya Albert, dan dengan begitu dia tidak akan bisa menolak untuk datang ke tempat khusus yang akan menjadi penjara untuk nya.. "


" Tunggu..., tapi aku rasa Albert telah berkhianat kepada kita, jadi aku rasa dia tidak akan memberitahu apa kelemahan Louis Anderson "


" Aku tahu Alex, maka dari itu kita menggunakan ibu nya untuk mengancam diri nya,"


"Tapi... bukan kah dia sedang terluka akibat terkena tembakan karena telah melindungi Louis? "


"Iya, tapi demi ibu nya aku yakin dia akan datang, sekarang kita segera bersiap siap, karena setelah dia tiba nanti, kita akan langsung menuju ke tempat tersembunyi itu"


"Baik lah..., aku ingin sekali memberi pelajaran kepada penghianat seperti dia"


Ucap Alexander dengan geram, setelah itu mereka langsung pergi meninggalkan rumah sakit dan menyerahkan penjagaan Mark kepada para Mafia Yang terpercaya...


*****


Dengan bantuan Sistem yang dia miliki akhirnya setelah menempuh perjalanan selama satu jam lama nya, akhirnya Louis menemukan tempat yang dikirimkan oleh anak buah keluarga Wilson.


"Terimakasih sistem karena kau sudah membantu ku untuk menemukan tempat tersembunyi ini dengan begitu cepat"


Ucap Louis dengan sistem yang berada di benak nya..


( Tuan rumah, anda memiliki waktu satu bulan lagi, Untuk segera mengakhiri pembalasan dendam)


Ucap sistem mulai memperingatkan kembali,


"Baik sistem, aku pastikan sebelum satu bulan terjadi, aku pasti sudah berhasil menang dari para musuh ku"


(Baik tuan rumah, setelah menyelesaikan misi, tuan Rumah bisa membuka hadiah yang sudah anda dapatkan)


"Terimakasih sistem, aku pasti akan membuka nya nanti, sekarang kau sudah boleh pergi kembali"."

__ADS_1


( Jangan mengusir ku tuan rumah, karena aku akan memantau pergerakkan anda dalam menyerang musuh)


"Baiklah, lihat lah diri ku ini, yang akan menggunakan kekuatan dari mu, aku pastikan seluruh musuh kita akan mati di tangan ku"


Ucap Louis sambil mempersiapkan senjata yang sudah tersedia, setelah semua selesai, dia pun langsung keluar dari mobil..


Terlihat di lokasi, jika terdapat rumah yang terlihat sangat sunyi, Louis yang sudah memakai penutup wajah pun mulai berjalan pelan ke arah perkarangan rumah tersebut..


(Tuan rumah, ada musuh yang sedang mengintai anda di sebelah kiri, tepat di bawah pohon)


"Iya.., kau benar sistem, seperti nya sudah waktu nya untuk ku menyerang, "


Dan dengan cepat Louis langsung mengarahkan senjata nya ke tempat persembunyian orang tersebut, mereka saling membidik satu sama lain,


Tapi orang itu, kalah cepat dengan tembakan Louis berikan..


shuutt.......


Senjata tanpa suara, telah menancap sempurna tepat di jantung pria tersebut, membuat dia langsung jatuh tanpa suara...


Brukkk.....


Louis tetap berjalan pelan, dia tahu jika di setiap langkah nya, sudah ada yang mengintai diri nya dari kejauhan...


Tak lama kemudian, terlihat 5 orang pria yang berlari ke arah nya, dengan cepat Louis mengambil senjata api milik nya, dan mengarahkan ke arah 5 Orang tersebut...


Dorrr.....


Doorr


Dorrr


.......


Kelima pria tersebut langsung jatuh ke tanah, dan Louis langsung berlari dengan cepat melewati kelima pria yang sudah menjadi mayat,


Tak lama kemudian, keluar lah sekelompok orang yang kembali menyerang Louis dengan senjata api..

__ADS_1


Dengan lihai Louis menghindari senjata tersebut, sambil terus menyerang mereka tak kalah brutal...


__ADS_2