Layanan Sistem Balas Dendam

Layanan Sistem Balas Dendam
Malam yang berkesan


__ADS_3

"Akhhh.... "


Teriak Emeli merasa kan gigitan yang diberikan Louis tepat di leher putih milik nya,


Louis yang mendengar suara yang sangat erotis itu pun semakin bersemangat untuk melanjutkan kegiatan nya...


Dengan pelan, Louis mengarahkan kaki mereka berdua menuju ke arah ranjang, hingga detik kemudian, kini Emeli sudah jatuh di atas ranjang tersebut..


Louis tersenyum senang menatap sang istri dari arah yang berbeda, tanpa membuang waktu Louis pun mulai membuka stelan baju nya hingga menyisakan boxer yang melindungi aset berharga milik nya..


setelah itu, dia kembali merangkak naik menyusul Sang istri,dengan bertumpu dengan sebelah tangan, Louis menatap wajah istri nya yang terlihat sangat cantik dan mempesona...


Emeli tersenyum malu melihat sikap Louis tersebut, dia langsung menutup wajah nya dengan menggunakan kedua tangan..


"Kenapa di tutup sayang, aku sedang menikmati wajah cantik mu saat ini? "


Tanya Louis mencoba menarik kembali kedua tangan Emeli..


"Jangan menatap ku seperti itu Louis, aku malu"


"Benarkah....,! bagaimana jika aku melepaskan semua pakaian yang melekat di tubuh mu ini, apakah kau juga akan malu? " tanya Louis mencoba menggoda


"Aku tidak tahu, karena kita belum pernah melakukan nya"


Jawab Emeli dengan pipi merah merona, membuat Louis menjadi semakin gemas menatap istri nya tersebut...


Dengan cepat Louis kembali melayangkan ciuman bergairah, rasa nya hati nya ingin meledak saat ini, seperti ingin mengeluarkan sesuatu yang belum pernah dia rasakan sebelum nya...


Pemanasan terus terjadi dengan sangat hebat, Louis benar benar sudah menguasai Emeli yang sudah seperti bayi,


Louis tidak melewatkan sejengkal pun untuk memberikan ciuman nya dan setelah puas dengan pemanasan mereka,


Louis langsung menatap kedua mata Emeli dengan gairah yang sudah sangat membuncah..


"Apa kau sudah siap sayang? "

__ADS_1


Tanya Louis dengan suara berubah berat


"Lakukan sayang, aku adalah milik mu seutuhnya"


"Baiklah, jika sakit kau bisa meremas rambut ku dengan kuat, aku akan melakukan nya selembut mungkin"


Ucap Louis sambil mengarahkan senjata perang nya tepat ke tempat persembunyian, secara pelan tapi pasti Louis mulai menekan sedikit demi sedikit gua tersebut, hingga detik kemudian, terdengar suara jeritan dari mulut Emeli yang menahan rasa sakit tersebut...


"Akh....., sangat sakit Louis"


Teriak Emeli mencengkram kuat pundak Louis, sedangkan Louis dia sedikit menghentikan pergerakan nya memberikan rasa nyaman kepada Emeli...


"Sedikit lagi sayang..., setelah itu akan terasa nikmat


"Benarkah..? kau bohong Louis"


"Tidak..., ayo kita buktikan sayang" Ajak Louis tidak sabar


"Baik lah, tapi kau harus pelan pelan melakukan nya"


Hingga detik kemudian, Louis sudah berhasil menerobos masuk gua yang masih tersegel itu..


Jlebb....


Senjata masuk dengan kekuatan penuh, dan Emeli merasakan sesuatu yang robek dibagian intim nya, menangis itu lah yang dia lakukan, dan dengan cepat Louis kembali menenangkan istri nya tersebut, memberikan sentuhan lembut dikedua bukit kembar nya yang sangat montok dan berisi membuat Emeli kembali mabuk kepayang,


Dengan pelan tapi pasti Louis mulai melakukan senjata milik nya untuk mengobrak abrik isi di dalam gua, hingga tak lama kemudian, mereka mulai merasakan nikmat yang belum pernah mereka rasakan sebelum nya..


Suara ******* mulai saling bersahutan, menghiasi keheningan malam yang terasa panas dan bergelora, Louis berhasil membuat sang istri menjadi sangat ketagihan,


Dan mereka pun mulai melakukan nya hingga berkali-kali sampai akhirnya Emeli tertidur karena kelelahan..


"Terimakasih istri ku, aku sangat mencintai mu"


Ucap Louis mencium bibir Emeli dengan sangat lembut, setelah itu dia pun ikut menyusul Emeli ke alam mimpi....

__ADS_1


****


Jika Emeli dan Louis sedang berbahagia menikmati indah nya malam pertama mereka, lain hal nya di markas tersembunyi milik Mark Wilson...


Saat ini Jessica sedang menangis pilu akibat perlakuan laknat yang dai dapat kam dari pria berumur 40 tahun bernama Pablo..


Jessica memang lah buka gadis yang suci, tapi biasanya dia selalu melakukan percintaan dengan pria yang memang dai ingin kan,


Tidak seperti malam ini, Pablo telah memaksa nya agar mau melayani pria bejat tersebut, bahak Pablo juga melakukan kekerasan fisik di saat sedang melakukan hubungan terlarang tersebut..


Dan kini setelah pria itu puas memakai dirinya, Jessica langsung di tinggal begitu saja oleh Pablo di dalam kamar...


"Memalukan..., kenapa aku bisa menjadi seperti ini? bukan kah ini sangat tidak adil untuk ku, sekarang aku merasa jika Emeli benar benar sangat beruntung, dia memiliki pria yang sangat mencintai dirinya walupun semua orang tahu jika dia adalah anak dari seorang pembunuh.. sedangkan aku.... yang menjadi korban malah semakin menderita.. , tidak... aku tidak bisa menerima ini, kau harus segera menyusul Alexander ke neraka Emeli "


Teriak nya marah, Jessica mulai mengamuk dan berteriak histeris, membuat ketiga pria yang sedang duduk di ruang rapat mulai tertawa mendengar nya...


"Paman..., apa yang kau lakukan kepada wanita itu? sehingga dia menjadi gila seperti saat ini? "


Ejek Mark menatap ke arah Pablo, sedangkan Pablo langsung menghentikan hisapan rokok nya... dan menatap wajah Mark dengan tersenyum menyeringai


"Biarka saja dia gila Mark, yang terpenting dia bisa memuaskan hasrat kuu, oya bagaimana menurut mu, jika saja Jessica ingin menghabisi Putri Alexander, apakah kau mengizinkan nya? "


"Silahkan saja, aku juga sudah membenci diri nya saat ini, bunuh jika dia bisa, aku ingin lihat bagaimana Louis Anderson menangis darah, sebelum kita menghabisi nyawa nya"


Jawab Mark yang sangat dendam, dia sudah mengetahui kabar pernikahan yang di lakukan Louis dan Emeli,


Dan hal itu benar-benar membuat Mark menjadi sangat membenci Emeli...


"Baiklah, besok kita utus Jessica untuk turun tangan dalam menyalurkan keinginan nya, aku rasa dia akan berhasil"


"Tentu saja, dan kita juga harus menyiapkan jebakan kepada Mafia Louis, agar kita bisa memasukkan bom canggih itu kedalam kediaman nya"


"Baiklah, sekarang ayo kita beristirahat sejenak, dan besok kita akan melakukan rencana kita selanjutnya"


Ajak Mark yang sudah mengantuk, dan mereka mulai kembali masuk ke tempat peristirahatan masing-masing...

__ADS_1


__ADS_2