Layanan Sistem Balas Dendam

Layanan Sistem Balas Dendam
Rencana Alexander dan presiden


__ADS_3

Tepat pukul 12.00 siang, Louis sudah menyelesaikan pekerjaan nya, dia masih duduk di kursi kebesaran sambil memegang sebelah bibir nya yang terasa sedikit perih..


"Aawww....., bangsat kau Mark, kau benar benar membuat ku marah" maki Louis yang merasa kesal


Padalhan luka tersebut sudah dia obati, tapi tetap saja menyisakan rasa perih, tak lama kemudian terdengar suara handphone yang berdering, Louis pun langsung mengambil dan menatap siapa yang memanggil


Ternyata Menteri Pertahanan lah yang telah menghubungi nya, dengan tersenyum miring Louis langsung mengangkat panggillan tersebut


"Hallo pak Menteri yang terhormat" sapa Louis di telfon


"Hallo juga Louis, saat ini aku sedang menghubungi mu secara diam-diam, karena seluruh ruangan kerja ku dan juga handphone milik ku yang biasa aku gunakan sudah di sadap oleh anak buah Alexander, Louis aku ingin memberitahu mu jika saat ini kau sedang dalam bahaya, karena Alexander baru saja menghubungi pak presiden untuk melakukan rapat penting, dia akan membahas diri mu Louis," ucap pak Menteri memperingatkan


Louis yang mendengar berita itu pun langsung berdiri dari duduk nya, sepertinya saat ini dia sudah tidak bisa bersantai lagi, karena para musuh sudah mengetahui siapa sebenarnya musuh mereka


"Terimakasih atas informasinya pak Menteri, dengan begini aku akan lebih waspada lagi, ".


" Louis, soal anak buah yang akan aku kirim kepada mu, mereka akan tiba di malam hari, karena pengawasan untuk di siang hari sangat lah ketat"


"Tidak masalah pak Menteri, Karena aku akan memberikan jalan rahasia untuk menuju ke markas besar ku, oya kau tetap lah bersikap seperti biasa nya, aku yakin pasti saat ini Alexander sedang mencurigai anda pak Menteri"


"Iya, aku tahu itu, dia pasti bertanya-tanya tentang senjata yang kau dapat kan, sedangkan aku tidak penah memberikan nya kepada mu, sebenarnya aku pun sedikit heran, dari mana kau bisa mendapatkan senjata canggih tersebut, tapi ya sudah lah... itu adalah rahasia dari mafia mu. "


"Iya, anda jangan pernah menyakan hal itu, Karena aku tidak menyukai nya," Louis tertawa kecil


"Haha...tentu Louis, yang terpenting sekarang kau bisa mengalahkan Alexander dan menjatuhkan kekuasaannya, aku sudah sangat bosan dengan kejahatan yang dia lakukan di negara ini, oya satu lagi informasi yang ingin aku sampaikan Louis"


"Apa itu pak Menteri? "


"Aku sudah mengajak para menteri di bidang lain untuk bergabung dengan mu, terdapat 5 menteri yang sudah mendukung mu saat ini, jadi sekarang kau tidak sendiri, karena kami akan selalu mendukung mu"


"Terimakasih pak Menteri, sungguh aku sangat tersanjung mendengar nya, jika begitu sampai bertemu nanti malam, "


"Baiklah, aku tutup telfon nya"

__ADS_1


Setelah menutup Telfon Louis kembali duduk di kursi kebesaran milik nya, dia sedang berfikir strategi apa yang harus dia gunakan untuk mengalahkan kekuasaan milik Alexander,


Saat sedang termenung tiba-tiba suara sistem mulai terdengar menyapa


( Selamat siang tuan rumah)


"Siang sistem, apakah kau merindukan ku sistem? " tanya Louis bercanda


( Tentu saja tidak, sistem hanya ingin memberikan misi dan peringatan kepada tuan rumah)


"Huh...., ayolah sistem, jangan terlalu serius begitu, misi dan peringatan apa yang akan kau beri tahu Sistem? "


(Tuan rumah saat ini para musuh sudah mengetahui identitas tuan rumah, mereka mulai mencari tahu tempat tinggal dan juga markas milik tuan rumah,)


"Benarkah? jadi apa yang harus aku lakukan sistem"


( Tuan rumah harus siap siaga dalam memperketat penjagaan, dan misi selanjutnya adalah tuan rumah harus menghabisi para musuh yang akan menyelinap memasuki kawasan rumah dan juga markas)


(Benar tuan rumah, ketampanan anda adalah hal yang relatif, jadi anda harus menjaga nya sendiri)


"Apa...., kenapa kau sangat payah sistem, dan kenapa kau tidak memberitahu ku sejak awal" ucap Louis kesal


( Karena tuan rumah tidak bertanya)


"Ahhh....... kau ini,lihat lah sekarang sudut bibir ku menjadi terluka dan perih, andai saja aku tahu jika wajah ku bisa terluka, pasti aku tidak akan memberi kesempatan untuk Mark sialan menyerang ku"


(Tuan rumah masih terlihat tampan,jadi jangan khawatir tuan rumah)


"Ya... baiklah, sekarang kau menghilang lah segera, karena aku akan fokus dengan pekerjaan ku"


( Baik tuan rumah)


Ucap Sistem langsung lenyap dari fikiran Louis, setelah itu Louis mulai membuka Laptop nya dan kembali melanjutkan pekerjaan nya..

__ADS_1


***


Sedangkan di tempat lain, tepat nya dirumah mewah milik Alexander, saat ini mereka semua sedang berkumpul bersama para pejabat negara dan juga presiden


Mereka duduk di kursi ruang tamu dengan wajah penuh kepanikan, sedangkan. Alexander duduk dengan memasang wajah tajam bak dewa kematian


Presiden yang melihat raut wajah menyeramkan dari junjungannya nya pun mulai memberanikan diri untuk bertanya


"Maaf tuan Alexander, jika boleh tahu ada kepentingan apa sehingga kau memanggil kami untuk berkumpul disini? "


Tanya presiden dengan wajah takut


Alexander. langsung menatap mereka berlima, membuat mereka mengeluarkan keringat dingin


"Apa kau sekarang sudah berani melawan ku Presiden? " tanya Alexander marah


"Apa maksud anda tuan, saya tidak mengerti"


"Heh..., dasar bodoh, aku rasa pekerjaan mu selama ini hanya lah melakukan korupsi secara besar-besaran, bahkan kau tidak mengetahui jika kekuasaan ku sedang di serang oleh seseorang kan? " teriak Alexander


"Maaf tuan.. ...., tapi saya memang benar benar tidak mengetahui nya,"


"Baiklah, sekarang aku ingin bertanya kepada mu? apakah selama ini Menteri. pertahanan sudah melakukan kecurangan terhadap kekuasaan ku? dia sudah menjual senjata kepada pria yang bernama Louis Anderson, apa kau tidak mengetahui nya juga"


"Tuan..., mungkin tuan salah paham, selama ini aku selalu mengawasi gerak gerik dari Menteri Pertahanan, bahkan aku sendiri yang memegang data senjata yang baru masuk ke negara kita, jadi tidak mungkin jika dia melakukan semua itu tuan, bahkan tidak ada yang berani melakukan jual beli ataupun penyelundupan senjata di negara ini, mereka sangat takut dengan kekuasaan yang tuan miliki" jelas Presiden yakin


"Jika semua yang kau katakan itu benar, lalu dari mana pria yang bernama Louis Anderson bisa mempunyai senjata api yang canggih, bahkan dia memberikan kepada anak buah nya untuk menyerang Mark Wilson, "


"Apa.......!!! benarkah yang aku dengar ini tuan? "


"Jangan kembali bertanya Presiden, kau benar benar membuat ku kesal, besok kita akan melakukan rapat negara, kau harus mencabut izin perusahaan Wijaya Karya Realty untuk beroperasi, karena itu adalah salah satu harta yang dia miliki, dan kau juga harus membantu ku untuk menjatuhkan nya, saat ini aku ingin bermain halus, jika dia masih juga melawan maka aku akan langsung menghabisi nya"


Ucap Alexander penuh amarah, membuat Pak Presiden diam membeku, bahkan dia sangat merasa Susah walau hanya ingin menelan ludah

__ADS_1


__ADS_2