
Sedangkan di tempat lain, tepat nya di daerah kawasan bagian timur, kini Louis sudah memarkirkan mobil mereka di pinggir hutan yang tidak terlalu jauh dari rumah para penduduk
Terlihat dari kejauhan jika para mafia milik Alexander mulai melakukan aksi mereka,
Dengan keji, mereka langsung masuk ke rumah rumah para penduduk dan mulai melakukan kekerasan untuk warga yang melawan,
Bahkan mereka tidak segan segan membakar rumah penduduk yang tak bersalah Karena tidak bisa memberitahu dimana putra yang mereka miliki,
Louis yang melihat perlakuan mereka dari jarak dekat menggunakan teropong yang dia pegang pun mulai merasa marah dan geram
"Semua nya..! cepat lah siapkan senjata kalian, kita akan langsung menyerang para pemberontak tersebut" ucap Louis memberikan aba aba
"Baik bos" jawab mereka kompak
Setelah memastikan semua siap, Louis mulai berjalan mengitari ke 50 orang anggota mafia tersebut..
"Apakah salah satu dari kalian memiliki orang tua yang tinggal di antara rumah itu? "
Tanya Louis menunjuk ke daerah perkampungan tersebut,
5 orang dari mereka langsung maju kedepan menghadap ke depan Louis berdiri
Lalu Mereka mulai berjongkok sambil menopang kan senjata yang mereka pegang di atas tanah..
"kami adalah salah satu putra dari orang orang yang sedang mereka serang bos, tolong izinkan kami untuk membantai para pemberontak itu dengan keji, jika perlu, kami ingin memutilasi tubuh mereka dan mengirim nya ke bos mereka Alexander" ucap salah satu pria itu..
"Akan aku izinkan.., ayo kita lakukan penyerangan sekarang juga"
__ADS_1
"Jason, kau harus memutar dari belakang, jangan menyerang dalam satu jalur, karena kita bisa kalah, 25 orang ikut aku, dan sisa nya ikuti Jason" perintah Louis kepada anak buah nya..
"Baik bos" jawab Jason mengerti
Dengan cepat mereka langsung mengambil posisi masing-masing, Louis mulai memegang senjata nya dengan lengkap tak lupa juga dia membawa granat serta tembakan yang ber amunisi racun mematikan,
Kali ini Louis bertekad akan maju tampa takut di curigai oleh musuh, dia sudah sangat siap jika musuh mulai mengetahui siapa lawan mereka sebenarnya..
"Sekarang waktu nya...!! "
Teriak Louis, mereka langsung berlari dengan cepat mengikuti langkah kaki Louis, sedangkan Jason mulai melewati hutan belantara untuk menembus arah belakang kampung tersebut,
Beberapa menit berlari, akhirnya mereka telah tiba di tempat kejadian, Para mafia milik Alexander sebagian langsung merasa terkejut saat melihat kelompok bersenjata asing yang sudah berada di dekat mereka...
Terdengar suara raungan dari wanita wanita tua yang sudah di bakar rumah nya dan juga di suami mereka yang disiksa oleh sang mafia Alexander..
"Siapa kalian? oh, apa kalian orang orang yang sedang kami cari? " tanya Seorang mafia tersebut
"Kau benar pengecut, sekarang kami sudah berada di dedapan kalian, ayo tangkap kami jika kalian bisa" ucap Louis menantang
"Bangsat...., baiklah akan kami tunjukkan siapa mafia terhebat di negara ini"
"Serang mereka" perintah mafia milik Alexander
Dengan cepat Kelompok mafia Tiger Fang langsung meladeni mereka dengan semangat empat lima,
Louis mengeluarkan seluruh kekuatan nya untuk menghabisi satu persatu mafia Alexander,
__ADS_1
Buk... buk.... buk...
Setelah puas menendang dan mematahkan tangan, Louis langsung mengambil pisau yang ada di balik tubuh nya, dia menusuk para musuh dengan sekali tancapan yang tepat terkena di jantung mereka..
Cruk......
Suara pisau mulai masuk ke dalam tubuh, dan setelah tampak sedikit lengang, Louis langsung memerintah kan semua penduduk yang ada di kampung tersebut untuk mengisolasi nya jauh dari tempat penyerangan..
"Bawa mereka semua ketempat yang aman," perintah Louis..
Tampa dia tahu jika saat Louis sedang fokus berbicara ternyata ada sekelompok musuh yang sedang membidik tubuh Louis tepat di dada nya,
Mafia Tiger Fang yang melihat situasi tersebut pun langsung mengeluarkan senjata nya dan menembak orang tersebut dengan jarak yang lumayan jauh..
Dor.... dor.... dor.....
Perang antar senjata api pun langsung pecah menghiasai pertempuran, mereka mulai bersembunyi di dalam rumah warga sambil menyerang para musuh..
"Mulai bersembunyi, cari tempat yang aman, sambil terus menembak" perintah Louis
Beberapa menit saling menembak tak lama kemudian, Masuk lah Jason dan ke 25 anak buah mafia..
Mereka dari kubu belakang langsung menembak satu persatu mafia musuh yang sedang bersembunyi..
"Ahhkkk.............
Ambruk satu persatu, Anak buah Alexander mulai habis tak tersisa
__ADS_1
" Mampus kalian... " ucap. Jason marah