Layanan Sistem Balas Dendam

Layanan Sistem Balas Dendam
Kekuatan Louis di pemerintahan


__ADS_3

Tidak terasa hari pun telah berganti malam, dan saat ini Louis beserta para mafia milik nya sedang berdiri di depan perkarangan markas untuk menanti kedatangan prajurit negara yang akan bergabung dengan mereka,


Karena Louis sudah memiliki jalan rahasia yang ada di tengah hutan, maka dia memutuskan agar setengah para prajurit dapat hadir ke markas besar..


Dan tak lama kemudian, terlihat jika satu persatu mobil pribadi milik mereka mulai tiba memasuki gerbang markas


Sebelum masuk ke dalam , para mafia yang berjaga di gaba gaba jalan melakukan pemeriksaan kepada para prajurit dengan menggunakan alat khusus,


Louis benar-benar menjaga keamanan diri nya dan juga para mafia, jangan sampai karena ingin menambah


anggota malah akan memasukkan para penyusup di kelompok mereka


"Bagaimana, apakah mereka semua bersih Jason? " tanya Mike menggunakan Radio Trunking,


"Bersih Asisten Mike, kami sudah memeriksa satu persatu dengan teliti, dan tidak ditemukan hal mencurigakan dengan mereka semua Asisten Mike" Jawab mafia di dalam Radio


"Bagus, jika begitu, awasi yang lain nya, kerahkan seluruh mafia yang berjaga diluar untuk mengantisipasi mata mata yang mengikuti mereka"


"Laksanakan Asisten Mike" Jawab mafia tersebut


Setelah mengakhiri pembicaraan, asisten Mike kembali menatap tuan muda nya yaitu Louis Anderson,


"Bagaimana? " tanya Louis sambil memperhatikan para prajurit yang mulai berdatangan dan keluar dari mobil


"Bersih tuan muda, tidak ada yang yang mencurigakan dengan mereka semua" jelas Asisten Mike hormat


"Benarkah....? baiklah, aku juga akan ikut menilai mereka dengan insting yang aku punya, Karena aku masih kurang yakin dengan kesetiaan mereka semua.. " ucap Louis menatap ke arah depan


Tak lama kemudian, datang lah kelima mobil lain yang terlihat mencolok dari mobil para prajurit,


Louis bisa menebak jika itu adalah mobil milik para menteri, dengan berdiri tegak Louis mulai menyambut kedatangan mereka berlima yang sudah berjalan menuju ke arah diri nya


"Selamat malam Louis Anderson" sapa pak menteri pertahanan


"Selamat malam juga pak Menteri, terimakasih karena anda sudah berkenan hadir di markas milik saya"


"Tentu saja Louis, aku pasti akan hadir agar bisa melanjutkan kerja sama yang sedang kita rencanakan"


"Iya, kau benar pak Menteri, dan saat ini aku sudah mengatur strategi yang yang sangat matang, " jawab Louis tersenyum miring


"Benarkah? wah... kau benar benar jenius Louis, oya kenalkan ini rekan ku di dalam pemerintahan, mereka berempat akan bergabung untuk mendukung mu Louis" jelas Pak Menteri mengenalkan ke empat teman nya


"Terimakasih untuk Bapak bapak yang terhormat, karena sudah mau bergabung dan mendukung saya, saya berjanji akan menjaga keselamatan kalian serta mengalahkan kekuasaan milik Alexander"

__ADS_1


"Iya.., kami sangat percaya kepada mu anak muda, dan kami yakin jika kau pasti bisa berhasil mengalahkan Alexander yang licik itu, sebenarnya sudah sangat lama kami menunggu kesempatan seperti ini, dan kami pasti akan mendukung para mafia dan prajurit yang akan bergabung "


" Baiklah, jika begitu sekarang aku ingin berkenalan dengan prajurit terpercaya milik kalian, sepertinya mereka sudah bisa berkumpul saat ini"


"Oh.., tentu saja anak muda, saya akan memerintah kan panglima prajurit untuk memberikan aba aba agar berkumpul dengan segera"


Ucap pak Menteri Pertahanan, setelah itu, dia langsung mengambil handphone nya yang ada di dalam kantong baju dan mulai menghubungi panglima tersebut


Beberapa menit kemudian, para prajurit sudah mulai berbaris dengan rapi, malam ini telah hadir 500 prajurit, dengan hormat mereka langsung memberi salam kepada pak Menteri dan juga Louis Anderson..


Louis tersenyum melihat pemandangan tersebut, tidak pernah terbayang kan oleh nya jik diri nya akan menjadi orang terpenting yang di segani dan di hormati


"Prajurit ku semua, seperti yang sudah kita bahas sebelum nya, jika kita akan bergabung dengan Louis Anderson untuk mengalahkan kekuasaan milik Alexander Guzman yang berada di negara kita, saat ini kita harus bersatu untuk menumbangkan dirinya, dan kita melakukan ini semua tanpa sepengetahuan dari pak presiden, apa kalian sudah siap prajurit setia ku" teriak Menteri Pertahanan


"Kami siap Menteri, kami akan mengikuti semua yang Anda perintahkan"


"Terimakasih prajurit, karena kalian sangat setia kepada ku, sekarang aku akan menyerah kan kalian semua kepada Louis Anderson, kalian akan berada di bawah perintah nya saat ini, ikuti lah semua yang dia ucapkan, dan tetap bekerja seperti biasa, agar para pengintai tidak mencurigai gerak gerik kalian "


Ucap Menteri memperingati, setelah selesai berbicara kini giliran Louis yang menyapa mereka semua..


"Malam semua nya, perkenalkan aku adalah Louis Anderson, orang yang mengajak kalian semua untuk berjuang mengalahkan Alexander, apa kalian siap untuk melakukan pertempuran? " tanya Louis berteriak


"Kami siap tuan Louis, kami akan berjuang bersama anda dan mafia Tiger Fang, perintahkan lah kami jika anda membutuhkan nya tuan" Jawab mereka kompak


"Tentu..., mulai malam ini kita akan melakukan strategi yang akan aku beri tahu"


Karena musuh sudah mengetahui siapa rival mereka, maka Louis memutuskan untuk memperketat penjagaan dan melakukan penyerangan kepada mafia milik Alexander yang menjadi mata mata...


Dan tepat pukul satu dini hari, barulah mereka membubarkan pertemuan tersebut,


Louis dan Asisten Mike langsung menuju pulang ke villa milik nya, entah mengapa Louis merasakan tubuh nya terasa sangat lelah dan letih,


Sepertinya dia membutuhkan vitamin agar bisa mengembalikan stamina nya kembali..


Asisten Mike yang sedang mengendarai mobil pun mulai menatap ke arah kaca kecil yang ada didepan nya...


"Apakah tuan muda sedang tidak sehat saat ini? " tanya Asisten Mike khawatir


"Hemm....., aku merasa sangat lelah Mike"


Jawab Louis bersandar sambil memejamkan mata


"Sepertinya tuan muda membutuhkan istirahat yang cukup, apakah tuan muda ingin mengambil cuti untuk beberapa hari? "

__ADS_1


"Tidak Mike, aku tidak akan cuti sampai aku bisa mengambil kekuasaan Alexander, kau tenang saja, aku ini sangat kuat dan tangguh Mike"


"Baiklah tuan..., aku hanya mengkhawatirkan keadaan tuan muda"


"Terimakasih Mike, sekarang mengebutlah Mike, agar kita bisa cepat tiba dirumah"


Ucap Louis memerintah, dengan menambah kecepatan tinggi Asisten Mike mulai mengendarai mobil tersebut...


Dan setengah jam kemudian, mereka pun sudah tiba di perkarangan villa, Asisten Mike langsung keluar dari mobil membuka kan pintu untuk tuan muda nya..


Dengan cepat Louis melangkah keluar dari mobil, di ikuti oleh asisten Mike yang berada di belakang nya


Sesampainya di depan pintu, Louis langsung membuka pintu tersebut dan masuk kedalam rumah,


Tapi baru saja dia akan melangkah masuk, Tiba-tiba Louis di kejutkan dengan suara seorang wanita yang sudah menanti kepulangan nya...


"Sayang....! "


Panggil Emeli bangkit dari duduk nya, Louis pun langsung menatap ke asal suara, terlihat seorang wanita yang mulai berlari mendekati dirinya


"Aku merindukan mu Louis"


Ucap Emeli manja sambil memeluk tubuh Louis dengan erat.


Louis pun membalas pelukkan tersebut,sambil menatap ke arah ruang tamu yang tampak aneh...


"Emeli..., mengapa kau mengikat Jessica di kursi itu? "


tanya Louis terkejut, dia mulai melepaskan pelukkan nya dan menatap Emeli dengan penuh tanda tanya...


"Hehe.., aku sengaja melakukan nya, dan yang mengikat nya adalah anak buah mu," jawab Emeli tersenyum


"Tapi kenapa? apa dia melakukan kesalahan? " tanya Louis penasaran


Emeli pun langsung menggerakkan sebelah tangan nya, sebagai tanda memanggil, sepertinya dia ingin membisikkan sesuatu di telinga Louis, dengan cepat Louis membungkukkan tubuh nya, dan mendekat kan telinga nya di bibir Emeli..


"Sayang, aku tidak mau dijaga oleh nya, karena dia ingin membunuh keturunan dari Alexander, itu arti nya dia ingin membunuh ku sayang, dan sebelum itu terjadi maka aku mengikat tubuh nya agar dia tidak dapat menyakiti ku"


Bisik Emeli di telinga Louis, membuat Louis sedikit terkejut.., sepertinya kekasih nya ini benar-benar wanita yang bar bar dan terlalu waspada...


"Berapa lama kau sudah mengikat nya seperti itu sayang? " tanya Louis penasaran


"Tidak lama kok, baru 10 jam"

__ADS_1


"Apa......!!!!!!


Teriak Louis terkejut membuat semua yang berada disitu mulai menatap ke arah Louis...


__ADS_2