
Louis masih menjalankan misi nya yaitu berlari dengan sangat cepat memutari hutan yang berada di pinggir villa,
Sedangkan ketiga mafia yang menjaga Louis, mereka mulai lelah dan berhenti dari pengejaran yang melakukan , begitu pun dengan Albert ,dia langsung ikut menghentikan langkah nya dan mulai menatap ke arah mereka bertiga...
"Kalian kenapa? apakah kalian lelah? "
Tanya Albert,kepada ketiga mafia, mereka langsung mengangguk dengan kompak, hingga akhirnya ketiga mafia tersebut langsung membungkuk kan badan nya sambil mengambil nafas dengan cara memburu
"Aku... aku seperti nya menyerah mengikuti jejak bos besar, dia berlari dengan sangat cepat" ujar mafia yang satu nya
"Iya, kenapa bos memiliki kekuatan yang sangat hebat, apakah dia tidak lelah berlari seperti itu"
Ucap kedua mafia yang mulai mengeluh, Albert langsung tersenyum menyeringai sepertinya ini adalah waktu yang tepat untuk menghabisi incaran nya tersebut..
"Jadi kalian bertiga merasa sangat lelah ya karena harus mengejar bos besar? " tanya Albert menatap mereka bertiga
"Iya Nico, bagaimana dengan mu? apakah kau juga lelah,? "
"Tidak, aku tidak lelah sama sekali, sepertinya kalian bertiga butuh istirahat sejenak, bagaimana jika aku saja yang pergi mengikuti bos besar"
Ujar Albert menawarkan diri, dengan memasang tampang serius, membuat ketiga mafia tersebut langsung menyetujui permintaan dari Albert,
"Benarkah yang kau katakan ini? "
Tanya salah satu mafia, yang selalu berusaha melindungi sang bos besar..
"Iya..., aku serius, sekarang kalian bisa kembali ke dalam markas besar, biar aku yang menjaga bos Louis Anderson..
" Terimakasih teman, jika begitu kami kembali ke markas sekarang juga"
"Okey silakan"
Ucap Albert mengizinkan mereka pergi.. setelah memastikan kepergian mereka bertiga, Albert pun langsung berbalik badan ke arah pria yang sudah berlari dengan sangat jauh..
Dengan sabar, Albert menanti kedatangan Louis hingga dia tampak kembali lagi menuju ketempat Albert berdiri
Dan beberapa menit kemudian, orang yang dinanti Albert pun kini mulai berbalik ke arah diri nya
Albert langsung bersiap menunggu kedatangan Pria yang menjadi bos nya saat ini,
"Kau.... kenapa kau mengikuti ku? " tanya Louis penasaran
"Selamat pagi bos besar, saya di tugas kan untuk menjaga keselamatan anda saat ini, "
Ucap Albert membungkuk hormat, Louis yang baru pertama kali nya mendengar suara pria yang sedang dia curigai itu pun langsung terkejut dan menatap ke arah pria tersebut...
__ADS_1
"Siapa kau sebenarnya? " tanya Louis menatap intens
Albert yang mendapat kan pertanyaan seperti itu pun mulai membalas tatapan Louis dengan raut wajah berubah tak kalah terkejut,
"Saya.. saya anggota mafia Tiger fang bos" jawab Albert sedikit gugup
"Benarkah..., jika kau mafia Tiger fang, maka aku ingin kau membuka penutup wajah mu itu saat ini juga" ujar Louis memerintah
Membuat Albert langsung terdiam membisu dan tidak dapat berkutik
" Tapi bos... "
"Kenapa? apakah kau punya masalah? " tanya Louis heran,
"Tidak, bukan seperti itu bos"
"Ya sudah, nanti saja kau buka penutup wajah mu itu, sekarang temani aku berlari kembali memutari hutan liar yang ada di depan kita"
Ajak Louis kepada Albert, sungguh Louis saat ini merasa benar benar mencurigai penyusup yang berada di depan mata nya, , dia sangat mengenali suara dan juga mata itu, apakah benar jika dia adalah Albert sahabat nya?
Karena waktu yang tersisa hanya 30 menit lagi, jadi Louis mengurungkan niat nya untuk melihat wajah dari penyusup tersebut,
Kini mereka berdua sedang berlari memutari hutan yang sangat subur dan lebat, sesekali Louis melirik ke arah penyusup yang juga mengikuti kegiatan lari nya...
"Stop..., aku benar benar lelah saat ini" ujar Louis duduk di bawah pohon
"Apa kau ingin minum bos? " tanya Albert berpura-pura peduli
"Iya, boleh juga, apakah kau membawa nya? "
"Iya, aku membawa nya di dalam saku celana ku bos, tidak banyak tapi bisa meredakan rasa haus mu untuk sementara waktu"
"Baiklah, cepat berikan kepada ku"
Pinta Louis kepada Albert, dengan cepat dia pun langsung mengeluarkan botol air minum mini yang dia bawa di dalam saku celana nya,
Albert memberikan nya kepada Louis, dan ikut duduk di samping tubuh pria tersebut...
Louis dengan cepat menenggak minuman itu dan menyisakan nya setengah, dia mulai menatap ke arah wajah Albert dan memberikan botol mini itu
"Ini, ambillah, kau juga pasti haus"
Ujar Louis kepada Albert,dan saat mata mereka berdua bertemu, Louis maupun Albert langsung terdiam membeku menatap lama ke arah mata mereka masing-masing...
Degg.......
__ADS_1
"Mata itu..., mata itu sangat mirip dengan sahabat ku Louis Anderson, apakah dia saudara dari Louis, yang selama ini telah berpisah dari Louis? " tanya Albert di dalam hati,
Begitupun dengan Louis, dia mulai menatap dalam ke arah mata pria tersebut, sepertinya kecurigaan nya sudah terjawab sudah, penyusup itu adalah sahabat nya sendiri yang berada di kampung halaman mereka...
Bagaimana bisa Pria itu, berada di kota C dan bergabung dengan kelompok mafia Alexander, apa sebenarnya yang dia cari dan ingin kan, tanya Louis didalam benak nya..
Hingga tanpa di duga, Louis malah menarik paksa penutup wajah Albert dan selanjutnya dia mulai terkejut setengah mati...
"Kau.....! kenapa kau ada disini hah? "
Tanya Louis langsung bangkit berdiri, begitu pun dengan Albert, dia juga ikut bangkit dari duduk nya, dan menatap panik ke arah Louis...
"Apa maksud anda bos? "
Tanya Albert bersandiwara, Louis langsung membuang muka mencoba menetralkan emosi dan perasaan penasaran nya saat ini...
"Jaga Emosi mu Louis, jangan sampai Albert curiga dengan dirimu, karena yang dia tahu saat ini, Louis Anderson telah mati 2 bulan yang lalu" ucap Louis di dalam hati
Setelah berhasil menetralkan emosi nya, Louis kembali menatap ke arah wajah pria yang sangat dia kenali...
"Ehmm...., jangan tutupi wajah mu lagi"
Ujar Louis memerintah, membuat Albert langsung merasa terkejut dengan ucapan dari Louis Anderson, apakah penyamaran nya telah ketahuan saat ini? tanya Albert di dalam hati..
"Baik bos, saya akan menuruti perintah anda"
Jawab Albert hormat...
"Siapa nama mu? " tanya Louis menatap Intens
"Saya Nico bos,"
"Oh.., jadi nama mu Nico, baiklah, sepertinya ini kali pertama nya aku melihat wajah mu itu ya, oya pukul 10 nanti aku akan menghadiri pertemuan yang sangat penting, aku ingin kau ikut menemani ku"
"Apa....!! tapi bos"
"Jangn membantah Nico, aku hanya ingin membawa mu untuk bertemu Alexander, jangan memakai penutup wajah, khusus untuk mu tidak perlu menutupi identitas" ujar Louis memerintah
"Baik bos besar"
Jawab Albert tidak semangat, sepertinya rencana diri nya untuk menghabisi nyawa Louis Anderson telah gagal total,
Satu hal yang Albert ketahui jika pria di depan nya ini, benar benar manusia licik dan cerdik...
"Kau ingin bermain main dengan ku kan Albert, baiklah, sepertinya kau belum tahu siapa pria yang sedang kau bela, salah ku juga karena dulu aku selalu merasa bangga dan memuji muji kehebatan Alexander, dan sekarang aku juga yang akan membawa mu agar menjauhi pria iblis tersebut, kau tidak pantas mendukung penjahat seperti diri nya Albert, lihat lah permainan yang akan aku main kan sahabat ku " ujar Louis di dalam hati,
__ADS_1