
Setelah menempuh perjalanan menuju ke rumah milik nya, akhirnya Louis dan sang asisten telah tiba di depan rumah mewah itu,
Telah ada seorang satpam yang bertugas menjaga gerbang, dan Louis berencana akan menambah penjagaan dirumah nya dengan membuat kelompok mafia memakai orang orang yang bisa dipercaya.
Saat ini, mereka sudah tiba di dalam rumah, dan Louis langsung duduk di atas kursi yang ada di ruang tamu di ikuti oleh sang asisten yang berdiri tepat di samping nya..
"Mike" panggil Louis
"Iya tuan" jawab Mike
"Aku ingin segera membuat kelompok mafia secepatnya, aku rasa Alexander akan mencari siapa musuh nya sebenarnya, dan aku ingin jika waktu itu tiba, kita sudah siap dengan pasukan kita Mike"
"Saya mengerti tuan!, apa anda mempunyai kriteria untuk setiap calon mafia tuan?"
"Ya.., kau harus mencari dikalangan orang biasa Mike, karena aku yakin mereka akan sangat setia kepada ku, dan usahakan yang masih muda dan pintar, maximal berumur 30 tahun,"
"Baik tuan, saya mengerti" jawab Mike hormat
"Aku akan melatih mereka dengan kemampuan yang aku punya, oya besok pagi angkat manajer Adi menjadi sekretaris pribadi ku, dan tugas kan dia untuk memasukkan nama nama terbaru yang akan aku anggkat menjadi para direksi di perusahaan, aku akan segera mendaur ulang perusahaan ku dengan orang-orang terpercaya dan setia"
Ucap Louis dengan tegas, kali ini dia akan bergerak cepat, karena dia merasakan jika musuh sedang berjalan menghancurkan usaha nya..
Dan itu artinya Linta kecil harus segera di basmi, sebelum mereka menghisap darah keseluruh organ yang ada...
Setelah melakukan perbincangan penting, akhirnya Louis menyuruh Mike untuk menginap dirumah nya, kebetulan di kamar atas masih tersedia kamar kosong, jadi Louis memerintah kan Mike untuk tidur di kamar atas..
Dan saat memastikan Mike sudah menghilang dari penglihatan Louis, Louis pun langsung berjalan memasuki kamar milik Emeli,
Saat sudah berada di dalam kamar, Louis melihat sang kekasih tertidur dengan menggunakan baju yang sangat sexy, Louis sempat terkejut saat melihat nya..
__ADS_1
Dengan cepat, dia pun membuka lemari pakaian milik Emeli, dan meneliti baju baru yang di pilihkan oleh pembantu baru ny itu
"Baju nya...., kenapa semua nya sangat sexy, gaun nya juga!, apa Mike yang menyuruh nya untuk melakukan ini?, seperti nya aku harus memisahkan para pekerja di rumah belakang"
Ucap Louis sambil menutup pintu lemari kembali, setelah itu, dia berjalan menuju ke ranjang milik Emeli
Malam ini tepat pukul 02.00 dini hari, Louis akan tidur bersama Emeli, sudah lama dia tidak menghabiskan waktu seperti ini....
"Sayang....!!! mengapa kamu sangat cantik, pantas lah jika aku tidak bisa melupakan mu"
Ucap Louis menyentuh wajah Emeli, Louis menyusuri wajah itu menggunakan jari tangan nya, membuat Emeli merasa terganggu dan perlahan membuka mata...
Dengan ke adaan antara sadar dan tidak, Emeli mulai tersenyum bahagia, saat melihat wajah Louis yang sudah berada tepat di depan nya..
"Louis Anderson!!! "
"Apa kamu tidak merindukan ku? " tanya Emeli mulai menggoda
"Tentu saja aku merindukan mu sayang! "
"Jika rindu, kenapa tidak memelukku, biasa nya kamu selalu tidur sambil memeluk tubuh ku "
"Baiklah,aku akan memeluk mu sekarang juga, tapi... bagaimana jika aku khilaf dan melakukan sesuatu di luar kendali ku, apa kamu tidak akan Marah? " tanya Louis
"Tidak, aku malah senang jika itu terjadi"
Ucap Emeli yang sudah menggeser tubuh nya tampa celah sedikit pun, mereka berbaring dengan sangat dekat, membuat Louis tidak dapat menahan diri
"Jangan memancing ku sayang"
__ADS_1
"Memancing apa sayang, aku hanya ingin menggoda mu" jawab Emeli tak berdosa
"Baiklah, jika ini yang kau inginkan"
Ucap Louis yang sudah berada di atas tubuh Emeli, dengan gerakkan cepat, Louis mencium bibir Emeli dengan buas, dan Emeli membalas nya dengan tak kalah semangat.
Bagai kucing di suguhkan Ikan, tentu saja Louis akan menerima nya dengan senang hati, dan saat ini,Louis sudah berpindah bermain kesana kemari menikmati keindahan makhluk Tuhan yang dia miliki.
Emeli, yang merasakan hawa panas di sekujur tubuh nya, mulai tidak tahan dan meminta lebih, tapi seperti nya Louis belum mau untuk melakukan nya saat ini,
"Sabar sayang.! ini masih terlalu dini, aku akan memberikan mu kepuasan dengan cara yang lain"
"Cepat Sayang, kau sudah membuat ku basah.. "
"Baiklah, nikmatilah permainan ku ini sayang.. "
Ucap Louis kembali memberikan ciuman di dua bukit kembar yang sudah terpampag dengan indah
Suara des*han mulai menggema di dalam sudut kamar, Louis benar-benar berhasil memberikan kenikmatan yang tiada tara tampa harus membobol Emeli....
*****
Sedangkan di wilayah lain, tepat nya dirumah Andre sang Cto di perusahaan milik Louis, saat ini dia tidak bisa tidur karena terus memikirkan sang teman seperjuangan yang tidak dapat di hubungi,
Padahal waktu sudah menunjukkan pukul 03.00 pagi, tapi tetap saja dia harus menyampaikan pesan dari sang bos besar kepada teman nya itu
"Kemana dia sebenarnya? tidak mungkin kan jika dia masih betah bermain dengan j*l*ng nya di penginapan bar, dasar brengsek, kalau aku tidak menghubungi nya sekarang, bisa gagal semua rencana untuk besok"
Ucap Andre yang mulai marah kepada teman nya Sony....
__ADS_1