Layanan Sistem Balas Dendam

Layanan Sistem Balas Dendam
Awal mula kemenangan


__ADS_3

"Kau....!! "


Ucap Alexander membulatkan kedua mata nya, keringat dingin mulai keluar membanjiri seluruh tubuh, serta kekuatan kaki nya pun tiba-tiba terasa hilang membuat Alexander terasa susah berjalan


"Kau kenapa Alexander, apakah kau terkejut? " tanya Louis tersenyum menyeringai, pria itu masih saja mengikuti langkah kaki Alexander yang mundur kebelakang...


"Kenapa bisa kau yang berada disini, dimana Albert? "


Tanya nya bergetar, membuat Louis langsung tertawa terbahak bahak....


"Hahaha...... jangan terkejut begitu Alexander, tampang mu sangat lah lucu dan menjijikkan, kau menanyakan Albert bukan, tentu saja dia sedang beristirahat akibat dari ulah kalian berdua"


"Tapi.., kenapa kau susah susah menyamar menggantikan suruhan seperti Albert, apakah kau tidak mempunyai kegiatan lain yang lebih penting dari pada harus menggantikan tugas pesuruh seperti Albert"


Teriak Alexander yang mulai merasa geram, membuat Louis semakin mendekat dan menodong kan senjata yang dia pegang tepat ke leher sebelah kiri Alexander..


Degggh......


Jantung Alexander terasa berdetak hebat, sepertinya ini adalah kali pertama untuk dirinya ada orang yang menodong kan pistol tepat di leher dengan jarak yang sangat dekat...


"Apa..... yang kau lakukan...! singkirkan senjata mu dari leher ku! "


Perintah Alexander menjerit, membuat Louis langsung tertawa lucu...


"Alexander,, apakah kau takut dengan pistol ku ini? "


"Jangan banyak bicara, cepat menyingkir lah dari leher ku biadap"


"Kalau aku Tidak mau bagaimana? "


"Siapa kau sebenarnya Louis Anderson, ada masalah apa kau dengan ku, kenapa kau sangat ingin membunuh ku dan menghancurkan kekuasaan ku Louis":


Teriak Alexander mulai geram, dengan sisa keberanian Nya Alexander mencoba untuk melepaskan diri dari todongan yang Louis berikan...


" Apa kau masih ingat dengan seorang pria yang telah kau habisi dengan sangat keji dan tak ber kemanusiaan, bahkan sebelum itu kau tega menghabiskan para anggota keluarga milik nya yang tidak bersalah, kau telah membunuh ayah nya, ibu nya serta adik laki-laki nya dengan cara mengenaskan, dan terakhir kau juga membunuh seorang pria yang bernama Louis Anderson dengan menabrakkan mobil nya hingga mobil tersebut meledak seketika,coba kau ingat Alexander " .


Jelas Louis membuat Alexander merasa terkejut setengah mati, dengan cepat dia merubah raut wajah nya menjadi merah padam akibat ketakutan ...


Tidak mungkin jika pria yang sudah dia habisi dengan cara yang sangat keji bisa selamat dan kembali hidup, apalagi pria yang ada di depan nya saat ini sangat berbeda dengan Louis Anderson di masa lalu...


"Siapa kau sebenarnya..., dan apa hubungan mu dengan Louis Anderson, kenapa kau menggunakan nama yang sama dengan pria bodoh itu! "


"Oh..., kau ingin tahu siapa aku..., sepertinya aku tidak akan memberitahu mu Alexander, anggap saja aku ini adalah malaikat pencabut nyawa untuk mu, Karena aku akan membalas kan kejahatan mu kepada seluruh orang yang pernah kau siksa dan kau bunuh dengan cara keji"

__ADS_1


tekkk. .......


Suara pistol itu mulai di bunyikan oleh Louis, tinggal menarik pelatup nya maka, sudah di pastikan timah panas yang berada di dalam nya akan segera keluar...


Alexander mulai menegang seperti ayam penyakitan, dia mencoba untuk tidak bergerak walau diri nya ingin sekali kabur dari tangan Louis...


"Lepaskan aku..., aku mohon.... "


"Apa..., kau berkata apa barusan? "


"Tolong... lepaskan aku... aku memohon kepada mu"


"Waw.... sungguh di luar dugaan, aku tidak menyangka jika ternyata bos mafia Alexander adalah orang selemah ini,sepertinya sangat tidak seru mengajak mu bermain"


Tak lama kemudian, terdengar suara Handphone milik Louis yang berbunyi di dalam saku celana nya,


Dengan cepat dia mengangkat telfon itu, sambil tetap menodong kan senjata nya ke leher Alexander...


"Hallo.. katakan"


"Apa..., bagaimana bisa, sekarang kalian berikan perawatan terbaik untuk nya, aku tidak mau tahu, dia harus bisa selamat sekarang juga"


Setelah panggilan itu mati, Louis pun mulai menatap kembali ke arah Alexander dengan mata penuh amarah..


Teriak Louis geram, dengan cepat dia mengarah kan senjata milik nya ke paha milik Alexander..


Dooorrr......


"Akhh........... " teriak Alexander menggelegar


"Itu sedikit rasa sakit atas apa yang kau berikan kepada orang-orang yang telah kau sakiti Alexander, saat ini permainan akan baru di mulai, kau nikmati lah rasa sakit itu"


Ujar Louis tersenyum, tak lama kemudian, datang lah 20 orang mafia Tiger Fang yang memang di telfon oleh Louis tiga puluh menit yang lalu,


Mereka berlari menghadap sang bos besar dengan hormat...


"Maaf jika kami terlambat bos, apakah bos baik baik saja saat ini? "


"Iya.., aku Baik baik saja, kalian urus semua penjahat ini, dan untuk Wilson, kirim mayat nya kerumah nya, sedangkan Alexander, kurung dia di tahanan bawah tanah markas, "


"Baik bos, akan kami laksanakan"


"Dan selebih nya, periksa Seluruh ruangan di rumah ini, temukan seorang ibu yang di sandra oleh mereka, dan segera bawa ke dalam markas besar, ke adaan ibu itu sedang sakit saat ini"

__ADS_1


"Baik bos, laksanakan"


"Bagus,aku pergi sekarang"


Ucap Louis langsung melangkah kan kaki nya untuk keluar dari rumah tersebut,...


Dengan cepat dia menaikk mobil nya dan melakukan nya dengan kecepatan kencang,


Dokter yang menangani Albert baru saja menelfon, jika luka Albert mengalami pendarahan, dan harus segera mendapatkan dondor darah secepatnya, Louis harus bisa menyelamatkan sang sahabat dengan tepat waktu, karena dia belum sempat untuk saling terbuka satu sama lain...


Beberapa jam kemudian, Louis sudah tiba di dalam markas besar, dengan cepat dia langsung turun dan berlari ke arah ruang perawatan,


Para mafia yang berjaga hanya menunduk hormat kepada Louis, karena mereka cukup tahu jika saat ini bos nya itu sedang merasa panik dan khawatir akibat informasi yang di berikan oleh Dokter...


Brakk.......


"Bagaimana keadaan nya dok? "


Tanya Louis yang sudah masuk ke dalam ruangan, dokter dan perawat yang lain mulai menatap ke arah Louis...


"Dia mengalami pendarahan secara tiba-tiba, dan kehilangan banyak darah bos"


"Lalu..., apakah tidak ada yang mendonorkan nya..? "


"Kami sudah menghubungi pihak rumah sakit dan juga tempat pengumpulan darah, tapi darah yang di miliki oleh Albert adalah darah yang tergolong langka, "


"Apa golongan darah nya..? "


"AB- bos"


"Ambil darah ku Dokter, aku mempunyai darah yang sama dengan dia"


"Apa..., benarkah bos! "


"Iya, ayo segera kita lakukan pengecekan dokter"


Ajak Louis bersemangat, begitu pun dengan sang dokter dan perawat, dengan alat canggih yang dimiliki oleh Louis, semua masalah medis bisa di selesaikan di dalam markas...


Hingga beberapa jam kemudian, akhirnya Albert sudah mendapat kan donor darah dari Louis, dan saat ini Louis sedang berbaring di atas ranjang tepat di samping ranjang milik Albert..


"Teman..., sekarang darah kita sudah menyatu di dalam tubuh mu, kau adalah saudara ku saat ini, dan aku akan mengajak mu untuk berjuang menuntaskan kejahatan yang ada di muka bumi ini teman"


Ujar Louis tersenyum menatap ke arah Albert yang masih belum sadarkan diri...

__ADS_1


Sedangkan ibu nya Albert, saat ini sudah di bawa keruangan lain dan mendapatkan perawatan medis dari dokter yang Louis miliki...


__ADS_2