Layanan Sistem Balas Dendam

Layanan Sistem Balas Dendam
Kematian Alexander


__ADS_3

Tanpa di duga, saat ini Alexander sudah jatuh dengan bersimbah darah,


Membuat Emeli dan Louis yang berada sedikit jauh dari Alexander langsung berlari sambil berteriak, Emeli dengan susah payah, mencoba mengangkat gaun pengantin yang sedang dia kenakan,


Dia mulai berlari ke arah tubuh Alexander yang telah terjatuh ke atas lantai..


"Papa..... "


Teriak Emeli dengan kencang, Emeli langsung berjongkok menghiraukan gaun pengantin nya yang sudah terinjak injak oleh dirinya dan juga Louis, dia mencoba mengangkat kepala sang papa yang masih sadar dan membuka mata..


"Pa.., aku mohon, bertahan lah pa"


Ucap Emeli menangis,Louis ikut menenangkan Emeli dengan mengusap punggung wanita yang telah menjadi istri nya beberapa jam yang lalu..


"Tenang lah Emeli, ayo sekarang kita bawa papa mu ke rumah sakit terdekat"


Ajak Louis yang ikut panik, sebelum menyusul Emeli tadi, Louis menyempatkan waktu untuk menyuruh anak buah nya agar mengejar Jessica yang menjadi tersangka penembakan...


"Iya, kau benar Louis, papa... bertahan lah, aku mohon, "


"Tidak Emeli, biarkan papa disini saja, papa hanya ingin melihat putri papa yang cantik ini dengan jarak dekat"


Jawab Alexander menahan sebelah tangan Emeli, pria paruh baya tersebut langsung menggenggam nya dengan sangat erat


"Tapi pa... , jika papa tidak mendapat kan pertolongan segera, aku takut papa tidak akan selamat... "


"Nak..., papa sudah siap jika harus meninggalkan mu saat ini juga, papa ikhlas nak, "


"Pa..., jangan berbicara seperti itu, apa papa tidak memikirkan diri ku"


Teriak Emeli yang kembali menangis pilu, sedangkan Alexander dia langsung mengambil tangan Louis dengan tangan sebelah kanan nya..


"Louis, aku mohon tolong jaga putri ku, aku... harus segera pergi untuk menebus kejahatan ku di masa lalu, berjanji lah Louis Anderson"


Ucap Alexander terbata bata, membuat Emeli mulai berteriak histeris..


"Aku berjanji akan menjaga putri mu Alexander, bahkan aku akan mempertaruhkan nyawa ku agar bisa melindungi diri nya"


Jawab Louis dengan tegas,


"Terimakasih Louis, aku.... aku.... bahagia sekarang"

__ADS_1


Deggghh.......


"Papa.............!!!!!


Emeli berteriak dengan sangat kencang, dan dia mulai memeluk tubuh pria yang sudah tidak bernyawa tersebut...


" Hiks... hiks..., Louis kenapa ini semua terjadi, papa ku telah di bunuh Louis, "


"Tenang lah Emeli, ini semua sudah menjadi takdir, bahkan siapa pun tidak dapat mengubah nya"


Jawab Louis mencoba menenangkan Emeli, dia sangat tahu jika kejadian ini tidak dapat di ubah, bahkan sistem yang dia miliki pun tidak bisa mengubah nya, karena Alexander memang harus pergi dari dunia untuk selama lama nya..


Beberapa menit kemudian, jasad Alexander langsung di angkat oleh para mafia yang berjaga, Louis sangat menyayangkan karena para mafia nya tidak bisa membaca gerak gerik Jessica yang berencana akan menghabisi Alexander dari kejauhan...


"Ayo kita ke kamar Emeli, kau beristirahat lah terlebih dahulu di dalam kamar hotel, sedangkan jasad papa mu akan kita kebumikan besok pagi" ajak Louis menuntun Emeli,


Sedangkan Emeli hanya diam tanpa menjawab, kini penampilan diri nya sudah sangat berantakan, gaun nya penuh dengan warna merah darah dan juga rambut sanggul nya mulai acak acakan tidak beraturan...


Sesampainya di dalam kamar hotel, Louis langsung mendudukkan Emeli di atas ranjang, dia berlutut di depan Emeli dan mencium kedua tangan wanita yang telah menjadi istri nya itu...


"Maaf jika pernikahan kita menjadi berantakan seperti ini Emeli"


kata Louis dengan perasaan menyesal, sedangkan Emeli langsung tersadar dari lamunan nya dan menunuduk menatap ke arah pria yang sedang berlutut di depan nya...


"Apa kau benar-benar ingin mengetahui nya Emeli? "


"Iya.., katakan lah Louis, "


"Jessica yang telah menembak papa mu dari kejauhan Emeli, dia mengambil senjata salah satu mafia yang sedang beristirahat"


"Benarkah...!! "


Ucap Emeli terkejut, dia langsung menutup mulut nya dengan tangan, ternyata dugaan nya selama ini benar ada nya, jika Jessica memang tidak main main dengan ucapan nya tempo hari, yang akan menghabisi Alexander jika dia bertemu dengan pria tua tersebut...


"Emeli... apakah kau keberatan jika aku meninggal mu di kamar ini, aku akan menyuruh pelayanan di villa agar menemani mu Emeli"


"Tidak, pergilah Louis, aku tidak apa apa disini saja, bukan kah para musuh mu sudah mulai datang untuk menyerang kita"


"Iya.., aku akan membantu Albert untuk menghabisi para Sekutu Mark Wilson yang telah tiba di tempat persembunyian mereka, aku akan segera kembali sayang"


"Hemm...., kembali lah dengan selamat Louis, aku yakin kau pasti akan menang"

__ADS_1


"Terimakasih Emeli, aku mencintaimu istri ku"


Ucap Louis langsung berdiri dan membungkuk kan tubuh nya, Louis mencium bibir istrinya dengan sangat lembut, membuat Emeli merasakan ketulusan dari cinta seorang Louis Anderson...


Mereka saling ******* dan bertukar saliva, hingga beberapa menit kemudian, Louis menghentikan ciuman panas tersebut...


"Terimakasih sayang, aku pergi sekarang"


Emeli langsung bangkit dari ranjang mengantar Louis sampai depan pintu kamar, di luar kamar, terlihat 5 orang mafia yang sudah berjaga memantau keamanan Emeli...


"Kalian semua, jaga istri ku dengan baik, jangan sampai ada yang masuk ke dalam ruangan ini"


"Baik bos"


Setelah itu, Emeli pun langsung menutup pintu kamar, dan Louis mulai berlari menuju ke arah lift..


Saat ini, tujuan nya adalah membantu Albert yang sedang berperang di wilayah bagian timur, sedangkan Asisten Mike, di tugaskan untuk mengejar Jessica yang kini telah melarikan diri..


****


Sedangkan di tempat lain, Saat ini Terlihat seorang wanita yang baru turun dari mobil milik nya, Jessica sengaja pergi meninggalkan mobil tersebut agar tidak dapat di lacak oleh mafia milik Louis Anderson..


Jessica berlari dengan sangat kencang melewati jalanan yang terlihat sepi, hingga beberapa menit kemudian, tanpa sengaja ada sebuah mobil yang melintas dengan sangat kencang...


"Aaakhhhh.......


Cciiittttt..........


Mobil itu berhenti dengan rem penuh, hampir saja nyawa Jessica melayang tertabrak mobil tersebut...


Tak lama kemudian, keluar lah seorang pria yang mengendarai mobil mewah itu..


" Hey kau, apakah ingin mati hah! "


Teriak pria tersebut yang tak lain adalah Mark Wilson...


Jessica langsung mendongak ke atas, sambil menahan rasa sakit di bagian bokongnya yang telah terjatuh ke atas aspal....


"Kau....!!!!


Teriak Jessica menatap ke arah Mark Wilson, begitu pun dengan pria tersebut, dia tidak menyangka jika akan bertemu dengan kelompok dari Louis Anderson...

__ADS_1


" Kau...,kau pasti wanita dari kelompok mafia Tiger Fang bukan? " tanya Mark langsung memegang kedua tangan Jessica dengan sangat erat...


"Lepas kan aku......!!!!!. """""


__ADS_2