Layanan Sistem Balas Dendam

Layanan Sistem Balas Dendam
Emeli yang gesrek


__ADS_3

Tepat pukul 15.00 sore, Louis memutuskan untuk keluar dari kantor, dan saat ini Louis sudah mengendarai mobil nya menuju pulang kerumah,


Rumah Louis lumayan jauh dari kantor ,jadi membutuhkan waktu 2 jam lama nya untuk dia bisa sampai dirumah.


Begitu pun dengan sang Asisten, dia sudah memberi kabar jika tepat pukul 20.00 malam nanti, barulah dia tiba dirumah Louis bersama para pekerja yang akan membantu Ikram membersihkan rumah milik nya..


Saat di perjalanan, Louis melihat cafe yang menjual makanan kesukaan sang kekasih, dengan cepat dia pun memutuskan untuk berhenti dan membeli makanan tersebut


Dan beberapa menit kemudian, makanan yang dia beli pun sudah selesai di bungkus, setelah membayar Louis langsung berjalan menuju ke mini market di samping Cafe, dia akan belanja banyak makanan ringan dan kebutuhan untuk wanita, seperti handbody, sikat gigi dan yang lain nya,


Setelah semua selesai dia beli, Louis pun langsung memasuki mobil nya kembali, dan mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi, sambil tersenyum senang karena tidak sabar untuk bertemu kembali dengan sang kekasih hati,


Saat ini Louis sudah masuk kedalam rumah milik nya, terasa ada yang berbeda, tapi Louis tidak tahu apa...


Setelah meneliti dengan jeli, ternyata, letak perabotan rumah yang berpindah tempat membuat ruangan itu seakan berbeda,


Louis tersenyum, melihat hasil dari tata ruang yang kekasih nya lakukan, seperti nya Emeli benar-benar menepati janji nya menjadi pembantu di rumah nya...


"Na..... na..... na...... "


Terdengar suara nyanyian yang membuat Louis tertawa kecil, kekasih nya itu memang tipe wanita yang periang dan gesrek, dia akan tetap merasa bahagia walupun hidup nya sedang di ujung tanduk, dan mungkin itulah salah satu alasan Louis sangat nyaman menjalin hubungan dengan Emeli, dengan perlahan Louis berjalan mengikuti asal suara tersebut,..


Dan tepat di ruang keluarga, Louis melihat seorang gadis yang sedari tadi dia rindukan..

__ADS_1


Degg......, Tiba-tiba jantung Louis berdetak dengan sangat kencang, dan keringat dingin mulai membasahi tubuh nya, semakin gerah dan panas


"Kenapa dia memakai baju ku? dan kenapa juga dia terlihat sangat sexy dan menggoda"


kata Louis dengan gusar, dia kembali menenangkan diri nya, agar tidak tergoda oleh Emeli sang kekasih


Dan tampa sengaja, Emeli yang sedang mengelap beberapa pernak pernik guci yang ada di lemari hias itu pun mulai berbalik dan menatap Kedatangan Louis yang sedang berdiri seperti patung


"Hay tuan Son...!! " sapa Emeli langsung berlari mendekati Louis


Louis langsung membuang muka, saat menatap sesuatu yang mulai ter ombang ambing di balik baju yang dia kenakan, tapi seperti nya sang pemilik tidak menyadari semua itu


"Tuan, mari saya bawakan tas anda" ucap Emeli langsung merebut tas kerja yang di pegang oleh Louis


"Tuan, cepat berikan, biasa nya kan seperti itu, pembantu membawakan tas majikan nya, kenapa anda menggeser nya? "


Tanya Emeli menatap wajah Louis dengan sangat dekat..


Walau mereka berbeda tinggi, tapi tetap saja Louis dapat menghirup aroma nafas Emeli yang sangat memabukkan,


Emeli mulai menatap wajah Louis dengan heran, dan sedetik kemudian, dia pun tersadar dengan sikap yang dia lakukan saat ini..


"Eh...., maaf, kenapa aku jadi seperti memeluk tuan" Emeli merutuki kebodohannya sendiri

__ADS_1


Ehem...... "


Louis mencoba menetralkan kembali hati dan fikiran nya


"Emeli, kenapa kamu memakai baju kaos milikku hah? apa kamu tidak mempunyai baju mu sendiri? " tanya Louis berpura-pura kesal


"Menurut tuan bagaimana? saya kan kabur dari rumah, tentu saja saya tidak memiliki baju, bahkan semua barang saya tidak membawa nya, dan handphone saya pun saya tinggal tuan"


"Oh iya, aku benar-benar lupa, Emeli untuk saat ini kamu belum bisa keluar dari rumah, karena aku mendengar jika papa mu Alexander sedang mencari putri nya yang hilang di culik oleh seorang penjahat"


"Apa.....????? benarkah seperti itu? "


"Iya Emeli, dan aku harap, agar kamu jangan keluar dari rumah, kamu mau kan, ini demi keselamatan kamu Emeli? " tanya Louis serius


Dan Emeli yang ditatap serius oleh Louis pun mulai tertawa kecil,


"Hi.. hi.. Hi.... tentu saja aku mau tuan Son, aku juga tidak ada niat untuk keluar dari rumah mu ini, entah mengapa aku sangat merasa nyaman berada disini, aku bebas dan jauh dari tekanan papa, tapi bagaimana dengan pakaian ku tuan, saat ini aku benar-benar miskin, jangan kan memiliki baju! bahkan ****** ***** dan kaca mata pun aku tidak punya tuan, Lihat lah sekarang aku hanya memakai kaos tampa dalaman" jelas Emeli tampa sadar


Membuat sang pendengar mulai meneliti penampilan gadis tersebut dan membayangkan sesuatu yang kembali bergelora


"Andai..................!!!!!!


" Tuan!!!! kenapa anda menatap ku seperti itu? jangan bilang jika anda memikirkan yang macam macam untuk diri ku ya? "

__ADS_1


Teriak Emeli membuyarkan lamunan Louis....


__ADS_2