
Saat ini Louis sudah siap dengan stelan kantor nya, dengan di bantu oleh Emeli yang kebetulan sudah bangun dan menemani Louis untuk bersiap siap.
Emeli yang melihat kekasih nya sudah tampak gagah dan tampan pun langsung mundur dari berdiri nya,
Dari jarak satu meter, dia memperhatikan Louis dan tersenyum dengan bahagia, membuat Louis merasa heran dengan tingkah yang Emeli lakukan
"Kenapa sayang? " tanya Louis penasaran
"Tidak...., aku hanya ingin melihat kamu dari kejauhan, huh.... kau benar benar tampan dan gagah sayang, sepertinya aku jadi makin cinta deh sama kamu hehe... "
"Benarkah? bagus kalau begitu, oya sayang apakah kamu merasa bosan tinggal di rumah ku ini? "
"Bosan......!!! sepertinya iya sih, tapi kan kamu udah kasi aku handphone sayang, jadi tidak terlalu lah"
Jawab Emeli mulai mendekat kembali dengan tubuh Louis, kini dia sudah memeluk nya dengan manja
"Emeli, aku sudah menderikan geng mafia untuk awal pertama melawan papa mu dan juga Mark" jelas Louis
"Benarkah....? wah.. selamat ya sayang, akhirnya kamu bisa melangkah lebih maju dari papa"
"Terimakasih,Emeli aku mempunyai salah satu mafia yang memiliki seorang kakak perempuan, dia sudah kehilangan tempat tinggal dan juga orang tua karena ulah dari papa mu yang jahat, jika kau mau, apa boleh seandainya kakak perempuan anggota mafia ku tinggal di paviliun belakang untuk menemani mu saat aku sedang tidak ada? " tanya Louis menatap wajah Emeli
"Boleh, tapi.... dia tidak lebih cantik dari pada aku kan? "
__ADS_1
"Hah... memang nya kenapa....? "
"Jawab saja Louis Anderson!! "
" Jujur, aku tidak tahu, karena belum pernah bertemu dengan nya.., tapi aku rasa tidak ada wanita yang lebih cantik dari dirimu Emeli ku sayang, kenapa..? apakah kau takut jika aku menyukai nya begitu? " tanya Louis penasaran
Dengan malu, Emeli langsung mengangguk kan kepala nya..., membuat Louis langsung tertawa lucu...
"Haha...... sayang, kau benar benar menggemaskan"
Kata Louis langsung menciumi wajah Emeli...
"Jangan menciumi ku sayang, aku belum cuci muka" berontak Emeli
"Ih..., menyebalkan, sudah kau pergilah sekarang,ini sudah sangat siang tau, aku yakin pasti asisten mu yang dingin itu sudah menunggu mu di bawah" usir Emeli
"Baiklah, jika begitu aku pamit sekarang"
Cuppp..........
Satu ciuman dan ******* Louis berikan di bibir Emeli yang menggoda, membuat Emeli tersipu malu..
"Selamat bertemu nanti malam sayang"
__ADS_1
Kata Louis langsung keluar dari kamar, setiba nya di bawah, sudah ada asisten Mike yang menanti kedatangan tuan nya tersebut
"Selamat pagi tuan muda"
"Pagi Mike, bagaimana apakah kau sudah melakukan yang aku perintahkan? " tanya Louis
"Sudah tuan, anggota mafia kita sudah menyamar dan bersembunyi di tempat tempat tertentu di daerah kantor tuan, saya pastikan jika mereka pasti akan menghabisi satu persatu mafia milik Alexander dari belakang tuan"
"Kerja bagus Mike, lalu apakah mafia Alexander sudah mulai bergerak? "
"Menurut laporan yang baru saja saya Terima, mereka sudah mulai di tempat kan di tempat masing-masing tuan"
"Beri informasi kepada mereka Mike, jika mereka bisa menghabisi nya langsung, jangan gunakan senjata api yang bisa menimbulkan keributan Mike, "
" Baik, laksanakan tuan"
"Oya aku akan sarapan terlebih dahulu, apa kau sudah sarapan? "
"Sudah tuan"
"Ya sudah, kau langsung hubungi mereka, sambil menunggu aku siap sarapan"
Setelah itu, Louis langsung menuju kemeja makan, terdapat beberapa makanan yang sudah tersedia, Louis tersenyum senang, atas apa yang dia dapat kan sekarang, akhirnya pria kacung seperti nya bisa berubah menjadi seorang raja juga..
__ADS_1