Layanan Sistem Balas Dendam

Layanan Sistem Balas Dendam
Sepakat bekerja sama


__ADS_3

Setelah melakukan kesepakatan yang menguntungkan antara satu sama lain, akhirnya mereka langsung berjabat tangan dengan senyum bahagia,


Pak Menteri tersebut merasa sangat senang karena dia bisa mendapatkan seseorang teman yang akan menghancurkan Alexander,


Dengan sekuat tenaga, pria paruh baya tersebut akan mendukung dan berkorban untuk keberhasilan Louis, dia akan mengerahkan semua prajurit negara yang selama ini teruji sangat setia dengan nya..


"Louis, aku harap agar kesepakatan kita ini harus tetap di sembunyikan, aku takut jika ternyata pak Presiden tidak mendukung keputusan ku ini" ujar pak Menteri memperingatkan


"Baiklah Menteri, itu tidak masalah untuk ku, yang terpenting sekarang, aku sudah mendapatkan dukungan dari mu, agar kelompok mafia milik ku bisa mulai melakukan tugas mereka dengan legal, " ucap Louis


"Iya, aku pasti akan memberikan kalian kekuasaan yang sama seperti Alexander, tapi aku mohon Louis, agar kalian tidak melakukan perang senjata api di tempat umum, lebih baik ajak mereka untuk duel di tempat yang jauh dari para warga"


"Okey, tidak masalah Menteri, aku akan melakukan apa kata mu itu, oya besok kau bisa mengirim seluruh prajurit mu ke alamat yang aku kirim, ingat..., menyamarlah dengan baik, jangan menggunakan baju seragam dinas militer"


"Baik Louis, besok aku akan mengirim 50 orang dalam setiap hari agar tidak ada yang mencurigai nya, semua prajurit setia ku sekitar 500 orang, dan kita harus mengirim mereka sedikit demi sedikit Louis" jelas pak Menteri


"Tidak masalah Menteri, yang terpenting aku akan mendapatkan tambahan pemuda untuk menyerang mafia milik Alexander, Baik lah seperti nya aku harus pergi sekarang Menteri"


"Silahkan Louis, aku akan menunggu kabar dari mu untuk rencana selanjutnya, dan aku juga akan memberitahu mu setiap langkah Alexander dalam membuat ke onaran di negara ini"


"Okey, aku pergi sekarang, " ucap Louis membalikkan tubuh nya


Dia mulai berjalan ke arah tangga, tapi detik kemudian, pak Menteri kembali memanggil Louis.


"Tunggu anak muda, aku lupa memberi tahu mu hal yang sangat penting, "


Louis yang mendengar ucapan dari pak Menteri pun langsung menghentikan jalan nya dan berbalik ke arah pria tersebut

__ADS_1


"Iya, apa yang ingin kau beritahu lagi Menteri? "


"Louis, tadi Alexander menelfon ku, dia menyuruh ku untuk melakukan razia besar-besaran dengan tujuan untuk mencari pria yang bernama Louis Anderson, aku rasa saat ini situasi mu mulai tidak aman nak, apa lagi jika kau ingin pulang melalui jalan raya, aku takut kau akan tertangkap"


Ucap pria paruh baya tersebut dengan wajah khawatir, Louis yang mendengar ucapan pria itu pun langsung mendatangi nya dan menepuk punggung pria tersebut


"Tenang lah pak, jangan terlalu khawatir dengan keselamatan ku, karena aku sudah mengantisipasi masalah ini sebelum nya, aku pastikan mereka tidak akan bisa merazia ku, bahkan menangkap ku pun mereka tidak akan mampu pak Menteri, " kata Louis penuh percaya diri


"Baiklah, aku percaya kepada mu anak muda, sekarang kau pulang lah, karena hari sudah semakin malam, aku do'a kan agar kau selamat sampai tujuan anak muda"


"Terimakasih untuk doa nya, jika begitu aku permisi sekarang juga"


Ucap Louis pamit, setelah itu dia langsung pergi menuruni tangga dan keluar dari villa mewah tersebut,.


***


Sedangkan di tempat lain, tepat nya di villa mewah milik Louis, saat ini Emeli sedang mondar mandir di depan taman yang ada di halaman villa tersebut


Louis terlalu sibuk dengan perencanaan balas dendam nya, dan Emeli mencoba untuk selalu mengerti dengan kesibukan kekasih nya tersebut, tapi saat dia melihat Mike membawa seorang wanita yang cantik untuk tinggal di villa milik Louis, Emeli menjadi kesal dan merasa tidak tenang karena merasa risih terhadap wanita yang sangat asing bagi nya,


Kini Emeli memilih duduk di bangku yang ada di taman, sambil menunggu sang kekasih pulang dari berkerja,


Tak lama kemudian terdengar suara seorang wanita yang memanggil nama Emeli..


"Nona muda...? apakah nona membutuhkan teman untuk mengobrol? " tanya seorang wanita yang bernama Jessica


Emeli langsung melihat ke arah wanita tersebut dengan wajah yang tidak suka

__ADS_1


"Kau..., kenapa kau kemari? bukan kah kau berada di paviliun belakang? " tanya Emeli heran


"Maaf jika saya lancang nona muda, tapi saya di tugas kan oleh asisten Mike untuk menemani anda setiap saat nona" jelas Jessica


"Huh...., tapi aku tidak mau kau temani tau, lebih baik sekarang kau pergi lah beristirahat ke kamar mu sendiri, aku masih ingin berada disini"


"Tidak nona, saya akan menemani anda sampai tuan Louis pulang ke villa"


"Hah....., tidak perlu Jessica, aku hanya ingin sendiri saat ini"


"Tapi kenapa nona, bukankah di temani oleh seseorang lebih baik dari pada seorang diri"


"Iya, tapi aku tidak suka jessica...... " teriak Emeli kesal


Sampai akhirnya terdengar suara mobil yang mulai memasuki perkarangan villa, Tak lama kemudian keluar lah seorang pria yang di tunggu sedari tadi oleh Emeli,


Dengan cepat Emeli langsung menatap pria tersebut, begitu pun dengan wanita yang bernama Jessica, karena baru pertama kali nya wanita itu bertemu dengan tuan nya yang bernama Louis


"Sayang... " sapa Louis berjalan dengan gagah menuju ke arah Emeli,


Emeli yang tidak sengaja menatap ke arah Jessica pun mulai merasa kesal karena wanita itu telah memperhatikan kekasih nya dengan sangat Intens,


Tampa menunggu lama, Emeli langsung berlari ke arah Louis dan memeluk tubuh nya dengan manja..


"Sayang..., aku merindukan mu"


Ucap Emeli memutar tubuh Louis agar tidak berhadapan dengan wanita yang ada di depan nya,

__ADS_1


Louis yang mengetahui tingkah cemburu Emeli pun, langsung tersenyum lucu, ternyata kekasih nya ini benar-benar tidak pernah berubah..


Wanita pecemburu tingkat dewa..


__ADS_2