
"Benarkah Mark..? " tanya Alexander tidak percaya
"Tentu saja benar paman, dan aku sudah mengutus seseorang yang sangat pintar serta cerdik untuk menguntit pergerakkan Louis Anderson, bagaimana pun cara nya kita harus segera mengetahui dimana tempat tinggal musuh kita Paman,"
Ujar Mark dengan bersemangat, dia terus tersenyum sambil membayangkan keberhasilan yang akan dia dapatkan
"Bagus jika begitu, jika orang mu telah berhasil mengetahui dimana rumah musuh kita, kau segera beritahu aku, karena kita akan melakukan penyerangan saat itu juga"
"Baik paman, kali ini aku yakin pasti orang ku akan berhasil, oya kenapa wajah paman terlihat sangat tidak bersemangat? "
Tanya Mark penasaran, dia mulai menatap wajah Alexander dengan sangat intens
"Aku.... merindukan putri ku Emeli, tidak terasa ternyata sudah 2 bulan dia pergi dari rumah ku"
Jawab Alexander membuat Mark sedikit terkejut, ya ternyata dia juga tidak menyadari jika calon tunangan nya tersebut telah menghilang selama 2 bulan lama nya., bahkan semua para mafia yang mereka utus untuk mencari Emeli, tidak pernah memberikan informasi apa pun sampai saat ini.
"Paman benar, sangking sibuk nya, aku sampai lupa dengan menghilang nya calon tunangan ku, paman... kenapa mafia milik paman tidak bisa menemukan Emeli,bahkan keberadaan nya pun tidak bisa di temukan sama sekali, apakah Emeli benar benar tidak menggunakan handphone atau pun alat lain nya yang bisa dilacak oleh Hacker milik kita? " tanya Mark merasa heran
"Aku juga tidak tahu Mark, bahkan dia tidak menggunakan kartu ATM sedikit pun, aku yakin putri ku itu masih hidup dan sehat, tapi kenapa kita tidak bisa melacak keberadaan nya, bahkan seluruh kekuasan ku di luar negeri sudah memantau keberadaan nya, tapi tetap saja tidak menemukan putri ku Emeli"
Ucap Alexander mulai frustasi, Mark yang melihat pria paruh baya tersebut pun langsung bangkit dan mendekati nya,
"Paman, serahkan semua kepada ku,aku akan mencari keberadaan Emeli, oya apakah paman ingat jika awal mula perlawanan Louis Anderson kepada kita, sebelum dia menghabisi para penyusup di kantor nya,? "
"Iya, aku ingat Mark, memang nya ada hubungan apa dengan hilang nya putri ku Mark? "
"Paman, bukan kah kematian para mafia yang menjaga Emeli di habisi dengan cara yang keji, dan saat itu kita tidak bisa menemukan dan melacak keberadaan Emeli, dia hilang bersamaan dengan kematian para mafia yang menjaga nya.., bagaimana jika itu semua juga adalah ulah dari Louis Anderson, aku merasa jika pria tersebut mempunyai dendam yang sangat besar untuk kita paman"
"Kau benar Mark....., mungkin saja semua yang kau katakan itu benar ada nya, seperti nya kita harus berusaha lebih keras lagi untuk menyerang nya Mark, walaupun harus kehilangan para mafia ku"
"Paman, kita harus bisa menerobos masuk ke penjagaan nya yang sangat ketat itu, setelah menemukan keberadaan tempat tinggal nya baru lah kita bisa menyerangnya paman, kita culik anggota keluarga yang dia sayangi, serta wanita yang menjadi kekasih nya, aku yakin itu adalah salah satu kelemahan diri nya paman"
"Baiklah, lakukan semua rencana kita Mark, cepat kau perintah kan orang mu itu untuk mengikuti Louis kembali"
"Siap paman, aku akan segera menghubungi nya saat ini juga"
__ADS_1
Dengan cepat Mark langsung merogoh handphone nya yang berada di saku celana, dan dia mulai menghubungi nomor handphone milik Albert...
Sedangkan ditempatkan lain tepat nya dirumah tua yang Albert tempati beberapa bulan ini, dia sedang melakukan sarapan pagi dengan lauk yang dia olah sendiri..
Telur dadar dengan menggunakan irisan cabe dah bawang yang dia p
olah sendiri dengan rasa asin yang lebih dominan dari pada rasa gurih dan nikmati.
"Begini lah nasib ku sekarang Louis, setelah kepergian mu ke alam baka sekarang aku mulai meniti karir ku di ibukota, dan aku akan mengikuti langkah kaki mu saat berada di sini, dengan bekerja menjadi seorang mata mata, ya... walaupun sedikit menyimpang
dari cita cita kita tapi tidak apalah, ini juga demi kesembuhan ibu ku" gumam Albert pelan.
Kini dia mulai menyantap sarapan tersebut dan tak lama kemudian, terdengar suara handphone milik nya yang berada di atas meja makan berdering, dengan cepat Albert pun langsung mengangkat telfon tersebut..
"Hallo bos, selamat pagi bos"sapa Albert ramah
" Pagi Albert, saat ini kau berada dimana Albert, apakah kau sudah siap dengan perintah yang aku berikan? "
"Iya, aku sudah siap bos, dan saat ini aku sedang melakukan sarapan pagi agar tubuh ku kuat dan fit dalam menjalankan tugas"
"Yasudah cepatlah kau selesaikan sarapan pagi mu Albert, setelah itu kau harus segera melakukan rencana yang aku perintah kan, ingat Albert lawan mu bukanlah orang sembarangan, dia memiliki banyak anak buah yang tidak terlihat, "
" Ya sudah, langsung hubungi aku jika kau berhasil Albert "
"Siap bos"
Setelah panggilan terputus, Albert pun langsung menyelesaikan sarapan nya dengan cepat, setelah itu dia mulai bangkit meninggal kan meja makan,
Kali ini Albert akan menggunakan takhtik yang pernah dia pelajari dari Sahabat nya Louis, yaitu cara jitu dalam mengelabui musuh yang memiliki ke amanan ketat,
Entah mengapa teman nya itu mempunyai akal yang sangat cerdik, pantas saja jika dia bisa terpilih menjadi salah satu orang kepercayaan Alexander sang penguasa...
"Baiklah, saat nya bertindak Louis Anderson, mungkin nama mu memang sama persis dengan nama sahabat ku, tapi kau adalah orang berbeda, dan aku akan mengalahkan mu dengan taktik yang dimiliki oleh mendiang sahabat ku tersebut, hanya aku dan dia yang mengetahui taktik seperti ini"
Ujar Albert tersenyum menyeringai, setelah menyiapkan segala yang dia butuhkan, Albert pun langsung keluar dari rumah mengenakan motor butut nya...
__ADS_1
Tujuan nya saat ini adalah kantor milik Louis Anderson, bagaimana pun cara nya dia harus berhasil menemukan persembunyian para anak buah yang menjaga pria kaya tersebut..
Beberapa jam perjalanan, akhirnya Albert telah tiba di jalan yang tak jauh dari perkarangan kantor milik Louis, dia mulai meneliti tempat tersebut, Albert sangat yakin jika para anak buah milik Louis pasti bersembunyi ditempat yang tidak terlalu terbuka,
Setelah memperhatikan di sekitar,akhirnya Albert bisa menemukan sekumpulan orang yang terdiri dari 3 orang yang mengenakan penutup wajah, dengan cepat Albert melakukan tugas nya tersebut,
"Ehm.., permisi tuan,"
Sapa Albert yang sudah melakukan penyamaran, Para mafia Tiger Fang mulai meneliti keberadaan pria tersebut,
"Kau siapa? dan ada keperluan apa dengan kami? " tanya pria tersebut
"Saya adalah ojek pengantar makanan, tadi ada yang memesan makanan untuk kalian bertiga, " ucap Albert sedikit berdebar
"Benarkah? apakah ketua Jason yang sudah mengutus mu? " tanya salah satu pria Tersebut
"Benar tuan, ini tolong diterima makanan nya" ucap Albert memberikan makanan tersebut "
"Terimakasih, sekarang kau sudah boleh pergi" ucap mereka bertiga.
"Baik tuan"
Jawab Albert langsung pergi dari tempat itu, tanpa mereka bertiga tahu jika saat ini Albert sedang bersembunyi di balik dinding memperhatikan mereka bertiga..
Beberapa menit kemudian, para ketiga anak buah Louis telah selesai memakan makanan yang Albert berikan tadi.., dengan tersenyum Albert mulai menghitung mundur..
"Tiga, dua, satu"
Bukkkk.....
Ketiga anak buah Louis, langsung jatuh pingsan, meembuat Albert tersenyum dengan senang, secepat kilat, Albert kembali mendatangi ketiga pria tersebut, dia mencari salah satu barang berharga yang mereka miliki..
"Akhirnya aku menemukan nya..., ini lah yang aku butuh kan saat ini, agar bisa menyusup ke markas milik Louis Anderson, "
Setelah mendapat kan yang dia cari, Albert pun langsung berlari pergi meninggalkan ketiga orang tersebut,
__ADS_1
Tanda pengenal milik Tiger Fang kini telah berada di tangan Albert, suatu alat yang memudahkan nya untuk masuk dan menjadi penyusup...
"Bersiap lah Louis Anderson, aku akan mengetahui kelemahan mu"