
Tidak terasa, sore telah menjelang, dan saat ini Albert telah melakukan trik nya yang telah dia rencana kan, mereka para mafia Tiger Fang kebetulan menggunakan penutup wajah,
Jadi memudahkan Albert untuk menyusup masuk dan bergabung dengan mafia yang menjadi incaran nya,dia mulai mendatangi beberapa orang dalam satu kelompok yang akan kembali pulang ke markas besar...
"Hay bro..., apakah kalian akan kembali sekarang juga? " tanya Albert yang baru tiba menemui ke empat orang tersebut
Mereka mulai menatap ke arah Albert dengan tatapan nyalang, memperhatikan penampilan pria Tersebut yang bergaya sama persis seperti mereka
"Kau... dari kelompok mana? " tanya salah satu pria yang memicing kan mata nya
"Aku dari kelompok yang berjaga di dekat jalan besar, mereka sudah kembali duluan karena ketua Jason yang menyuruh nya, sedangkan aku di tugas kan untuk kembali bersama dengan kalian ber empat"
Jelas Albert mulai bersandiwara, dia melakukan nya dengan sangat apik, tidak ada sedikit pun rasa takut dan panik ketika melakukan trik nya tersebut..
"Bisa kau perlihatkan logo dari geng kita, maaf bukan nya aku tak percaya, tapi memang itu yang harus kita lakukan setiap kali bertemu, "
"Tidak masalah teman, aku akan memperlihatkan nya"
Ujar Albert mengeluarkan sebuah logo yang di ikat di lengan kiri nya, dia juga sudah mengukir tato Tiger Fang tepat di dada bidang nya, karena itu lah tanda pengenal dari mafia Tiger Fang.
"Ini tanda pengenal ku, kalian bisa memeriksa nya" ucap Albert menggulung sedikit baju kaos yang dia kenakan,
"Ini asli, dia memang anggota kita" bisik teman yang satu nya..
__ADS_1
"Baiklah, jika begitu ayo kita kembali ke markas besar, akan ada pertemuan yang di adakan oleh bos Louis Anderson, jangan sampai kita terlambat"
Ajak salah satu mafia, mereka pun dengan cepat langsung berjalan menaiki mobil yang bersembunyi di balik pepohonan,
Albert tersenyum di dalam hati, akhirnya dia bisa mengetahui dimana letak markas besar milik Louis Anderson, setelah itu barulah dia akan mencari tahu dimana rumah pribadi yang ditempati oleh Louis Anderson...
."Sedikit demi sedikit, aku akan berhasil menyusup ke arena mu Louis, aku yakin tidak akan ada yang mencurigai ku nanti nya"
Ujar Albert di dalam hati, di dalam mobil ketiga mafia itu terus saja menceritakan tentang keberhasilan mereka dalam membasmi para mafia milik Alexander
"Hey bung..., siapa nama mu? " tanya Salah satu mafia Tiger Fang
"Aku Nico, apakah kalian telah berhasil menghabisi para mafia Alexander yang ingin memata matai kantor milik bos besar? " tanya Albert berbasa basi
"Iya..., kami bahkan membunuh mereka dengan sangat sadis, kau lihat lah lantai mobil ini, bukan kah masih terlihat darah kering dibawah nya, setelah menghabisi mereka, kami langsung memasukkan nya ke dalam mobil dan menguburkan mayat nya di tempat yang sudah disediakan, bagaimana dengan kelompok mu Nico? apakah kalian juga melakukan penyerangan? "
"Bagus teman, kita harus segera menghabisi para musuh, aku sudah tidak sabar ingin melihat kehancuran Alexander serta para sekutunya" ucap pria yang sedang menyetir mobil
"Kau tahu, mereka itu adalah kelompok mafia yang sangat jahat, dulu sewaktu aku masih menjadi preman jalanan, aku dan kelompok ku habis mendapatkan perlakuan kasar setiap hari nya, mereka menjadikan kami seperti budak dan selalu menyiksa kami, padalhan mereka memiliki gajih yang sangat banyak, tapi tetap saja mereka meminta jatah recehan kepada kami"
"Iya..., dan mulai saat itu, kami sangat membenci kelompok mafia tersebut, sampai akhirnya datang lah Asisten Mike yang membawa penawaran menarik, tentu saja kami sangat menerima nya dengan senang hati, dan lihat lah kita sekarang, bukan hanya gajih yang di dapat, tapi juga ke keluargaan antar para mafia, sambil menyelam meminum air, selain kesejahteraan kita juga bisa membalas kan dendam kita kepada para mafia Alexander "
Ujar ketiga orang tersebut, Albert yang mendengar ucapan dari mereka bertiga pun mulai diam membisu, dia. sungguh tidak mengetahui jika ternyata Mafia milik Alexander sangat lah jahat dan tak berprikemanusiaan , apakah selama ini dia sudah salah menilai..
__ADS_1
Tapi... bukan kah dahulu sahabat nya Louis, selalu membangga banggakan kehebatan Alexander, kenapa sangat berbanding terbalik dengan yang dia dengar saat ini
Begitupun dengan berita yang tersebar di seluruh berita, Alexander adalah pria yang kaya raya dan sangat dermawan, tidak mungkin dia melakukan kejahatan kepada orang orang kalangan bawah seperti diri nya.
"Hey bro, bagaimana dengan mu, apakah kau juga memiliki pengalaman pahit dengan anggota mafia Alexander? "
tanya salah satu pria tersebut, Albert langsung menatap wajah pria tersebut, yang ditutupi dengan penutup wajah sama seperti dirinya..
"Iya..., aku memiliki dendam kepada Alexander beserta mafia nya, karena dia telah membuat nyawa sahabat ku hilang akibat kecelakaan"
Ujar Albert asal, dia mecoba mengarang cerita palsu,karena menurut informasi yang dia dengar jika Louis sahabat nya telah mengalami kecelakaan tunggal saat Louis ingin mendatangi nya ke kampung halaman mereka, guna menemui Albert,
"Siapa nama sahabat mu itu Nico? mana tahu kami mengenal nya? "
"Dia bernama Louis Anderson, sama seperti nama bos kita saat ini" Jawab Albert sedih
"Sepertinya aku tidak asing dengan nama tersebut...., dulu aku pernah mendengar desas desus dari para preman jika salah satu supir yang bekerja di rumah Alexander telah berani menjalin kasih dengan putri tercinta nya, dan setelah itu, kami mendengar jika Alexander merestui hubungan mereka berdua"
"Benarkah seperti itu? lalu bagaimana selanjutnya? apakah mereka sempat menikah? " tanya Albert terkejut
"Kami tidak tahu berita selanjutnya, karena mereka telah menutup rapat informasi tentang putri nya Alexander, oya.. apakah kau yakin jika sahabat mu itu memang meninggal karena murni kecelakaan? "
"Ntah lah, tapi yang aku dengar seperti itu, sahabat ku tidak pernah menceritakan tentang hubungan asmara nya dengan putri Alexander, tapi sebelum kecelakaan terjadi, Dia sempat menghubungi ku dan meminjam sejumlah uang, katanya dia ingin membuka usaha, dan ke esokan hari nya dia mulai melakukan perjalan untuk menemui ku di kampung, tapi ternyata dia malah mengalami kecelakaan tragis"
__ADS_1
Jelas Albert dengan perasaan sedih, sejujurnya dia masih meragukan kematian sahabat nya tersebut, tapi karena rasa ego nya yang masih muda dan ingin mencoba hal baru serta keinginan nya untuk mendapatkan uang dengan cara mudah, guna bisa mengobati penyakit ibu nya,
Maka Albert memutuskan untuk bergabung dengan Sekutu Alexander, tanpa berfikir jika mereka adalah sekelompok penguasa yang sangat jahat dan sadis...