Layanan Sistem Balas Dendam

Layanan Sistem Balas Dendam
Detik. detik penyerangan musuh


__ADS_3

Setelah selesai melakukan sarapan bersama, Louis langsung bangkit dari kursi di ikuti oleh Emeli,


Emeli mulai mengambil tas kantor yang akan Louis bawa, dan dia menggandeng tangan Louis dengan mesra tanpa memperdulikan wanita yang sejak tadi sudah berdiri menatap mereka berdua


"Sayang...,kita seperti pasangan suami istri sungguhan"


Ucap Louis membuat Emeli menjadi salah tingkah, dia dengan cepat memukul lengan tangan Louis yang sedang dia gandeng


"Kamu benar sayang, kita seperti sedang latihan menjadi pasangan suami istri, dan saat ini aku sedang mengantarkan suami ku pergi bekerja sampai di depan teras villa"


Jawab Emeli lucu, dan setiba nya di teras rumah sudah ada asisten Mike yang menunggu kedatangan Louis


Emeli yang melihat situasi tersebut pun mulai melakukan aksi nya, sangat kebetulan karena Jessica pun berada di belakang mereka


"Pagi asisten Mike? " sapa Emeli ramah


"Pagi juga nona muda"


"Sayang, lihat lah asisten Mike ini, dia terlihat sangat tampan dan juga masih lajang, tapi sayang dia masih Jomblo sayang"


"Iya,.. memang nya kenapa masalah nya sayang, bukan kah.........


Emeli langsung menginjak kaki Louis dengan kuat, membuat Louis merasa kesakitan,


" Aww........., sayang........


"Ehm....., sayang bagaimana jika kita memberikan sedikit waktu untuk asisten Mike dan juga Jessica melakukan cuti bersama" ucap Emeli melirik Louis tajam.


Louis langsung mengerti dengan pembicaraan dari Kekasih nya tersebut, seperti nya Emeli sudah memulai aksi perjodohan mereka


"Iya,,, kau benar sayang, Mike nanti sore kau aku perintahkan untuk pulang cepat, dan kau bisa membawa kakak nya Jason, untuk berjalan jalan menghabiskan waktu di malam hari"


"Apa....!! tapi bos....?? "


"Tidak ada bantahan Mike, ini adalah perintah," Jawab Louis tegas


Sedangkan Jessica yang mendengar perintah tersebut pun mulai berjalan ke depan untuk menghadap tuan nya...


"Tuan...., maaf jika saya lancang, tapi... sepertinya ini tidak di perlukan tuan, saya sedang tidak ingin berjalan jalan" ucap Ke Jessica memohon

__ADS_1


"Tidak Jessica, aku tahu kamu sangat bosan berada di villa ini, jadi pergi lah untuk menghabiskan waktu mu di luar" Ujar Emeli


"Tapi nona........


" Tidak ada bantahan Jessica, Mike, sayang sepertinya aku harus segera pergi ke Kantor sekarang, kau hati hati di rumah ya, ingat jangan keluar tanpa aku"


"Baiklah, aku mengerti sayang" Jawab Emeli tersenyum


Setelah mencium sebelah tangan Louis dengan sopan, Louis pun langsung memasuki mobil nya dan berlalu pergi di ikuti oleh Mike yang menyetir mobil..


Kini tinggallah Emeli yang berdiri menatap Jessica dengan tajam..


"Jessica...., kau harus menuruti apa perintah ku tadi" ucap Emeli


"Tapi nona..., kenapa tidak bersama nona saja kita keluar nya, kenapa harus bersama Asisten Mike"


"Ya... karena itu perintah Jessica, ya sudah aku mau masuk, kau bisa kembali ketempat mu lagi"


Ucap Emeli langsung berjalan masuk, dan detik kemudian, Emeli pun menghentikan langkah nya karena Jessica kembali memanggilnya


"Tunggu nona Emeli....."


"Nona, sepertinya anda sudah salah paham dalam menilai saya, saya tahu jika nona merasa takut jika saya menyukai tuan Louis bukan, tapi harus anda tahu satu hal nona, jika saya tidak ada sedikit pun niat untuk menyukai tuan Louis, karena niat terbesar saya datang kerumah ini adalah untuk membalaskan dendam, saya segaja bergabung dengan tuan Louis untuk menghabisi musuh yang sama yaitu Alexander sialan, dan saya bersumpah jika saya akan menghabisi setiap keturunan dari pria jahat tersebut, itulah ke inginkan saya nona"


Deggg..........


Emeli yang mendengar penuturan dari Jessica pun mulai merasa terkejut, ternyata dia memiliki dendam Kesumat dengan papa nya. sendiri..


Dan apa tadi kata nya, dia akan menghabisi siapapun keturunan Alexander, apakah jika dia mengetahui kalau Emeli adalah keturunan Alexander maka dia akan membunuh Emeli


Emeli mulai tidak fokus dan sedikit takut, dengan cepat dia langsung berlari kencang meninggal kan Jessica sendirian, dan dia mulai masuk kedalam kamar nya dan mengunci nya dengan rapat..


"Apa tadi yang dia ucapkan? jadi dia memiliki dendam kepada papa"


"Sepertinya aku harus menjauhi nya, jangan sampai dia menghabisi ku dengan tiba tiba"


Ucap Emeli langsung menuju ke arah ranjang sedang kan Jessica masih setia menunggu nona muda nya sambil berdiri di depan kamar milik Emeli..


"Ada apa dengan nya..? kenapa dia lari begitu saja, dasar nona muda yang aneh" ucap Jessica sendiri

__ADS_1


****


Lain hal nya di dalam mobil, saat ini Louis memerintahkan Mike untuk singgah ke markas mereka, dia akan mengambil senjata lengkap dan juga menyiapkan mafia milik nya agar segera menambah penjagaan di luar kantor milk nya,


Satu jam mengendara, akhirnya mereka telah tiba di markas besar, Mike dan Louis langsung turun secara bersamaan, di ruang utama telah berkumpul para mafia yang akan mengikuti Louis,


Dan mereka sudah mulai memegang senjata masing-masing di tangan dan juga saku celana nya,


"Bagaimana? apakah semua sudah siap? " tanya Louis menatap mereka


"Sudah bos, kami sangat siap untuk memberantas para musuh bos" Jawab mereka kompak


"Bagus, aku... sudah memberikan pengumuman kepada seluruh karyawan kantor, jika musuh akan datang menyerang, aku harap kalian jangan sampai salah sasaran, karena aku tidak mau jika salah satu karyawan ku terkena tembakan, "


"Baik bos, kami mengerti, "


"Oya, usahakan habisi mereka di luar gedung kantor, tapi jika memang mendesak, kalian boleh melakukan nya di dalam gedung,, aku tidak masalah jika terjadi kerusakan di dalam kantor ku, karena aku memiliki banyak uang untuk memperbaiki nya,


"Sekarang, ayo kita pergi, lewat jalan rahasia, agar kita bisa cepat tiba di kantor ku"


Ucap Louis langsung berjalan keluar bersama Mike, di ikuti oleh ke 50 mafia yang sudah terlatih,


Kini mereka mulai mengendarai mobil melalui jalan yang ada di hutan, jalan itu bisa menembus ke arah perkantoran milik Louis, dan hanya 20 menit menempuh perjalanan mereka pun telah tiba di perkarangan kantor


Louis langsung memerintah kan anak buah nya untuk memasukan mobil mereka di dalam Basement perusahaan milik Louis,


Dan selanjutnya, para mafia mulai berjaga di tempat Masing-masing yang sudah di atur oleh Louis,


Setelah semua selesai dia pun mulai memasuki gedung perusahaan tersebut,


"Ingat apa yang aku ucapkan tadi, siap siaga dengan apa yang akan mereka lakukan, aku yakin setengah jam lagi pasti mereka akan segera tiba" ucap Lokasi memperingati


. "Siap bos, kami akan melakukan semua yang bos perintah kan"


"Bagus, sekarang aku akan memasuki kantor, dan memantau semua nya lewat sisi TV, jika mereka datang, biarkan mereka masuk karena aku sangat ingin menemui musuh ku yang sebenarnya"


"Siap laksanakan bos"


Setelah itu Louis dan Mike beserta para mafia yang berjaga di dalam gedung mulai memasuki perusahaan tersebut...

__ADS_1


__ADS_2