Layanan Sistem Balas Dendam

Layanan Sistem Balas Dendam
Peringatan sistem


__ADS_3

Keesokan hari nya, Louis pun terbangun dari tidur nya yang terasa kurang nyenyak,


Akibat telah menahan sesuatu yang tidak bisa dikeluarkan, Louis menjadi uring uringan saat tidur tadi malam,


Niat hati ingin bermain solo, menjadi gagal, karena lagi lagi Sistem yang dia miliki kembali berulah dengan menyuruh nya untuk mengecek status sebelum tidur


Mungkin jika sistem mempunyai perasaan, pasti dia akan mengejek Louis sampai habis habisan, karena Louis kembali gagal membobol gawang untuk yang kedua kali nya..


"Sh! **........., benar benar sial"


Ucap Louis yang sudah duduk di atas ranjang, dengan cepat dia langsung turun dan berjalan menuju ke arah kamar mandi,


Seperti nya pagi ini dia harus tampil semangat dan juga fresh seperti biasa nya, karena pekerjaan berat mulai menunggu nya hari ini,


Beberapa menit kemudian, Louis pun telah menyelesaikan ritual mandi nya, dia langsung keluar menggunakan Bathroop yang tersedia di kamar mandi


Saat tiba di ruangan, Ternyata sudah berdiri seorang wanita yang tadi malam mengobrak abrik nafsu nya tersebut,


Emeli, berdiri menatap Louis dengan menenteng sebuah stelan jas di dalam hanger, dia tersenyum lucu sambil terus menatap wajah kekasih nya tersebut


"Pagi sayang..... " sapa Emeli


"Pagi... " Jawab Louis singkat


Dengan wajah di tekuk, Louis langsung berjalan ke arah Emeli berdiri, dia mengambil stelan jas tersebut dan mulai memakai nya..


"Sayang....., mengapa wajah mu sangat tidak bersahabat? apakah kau Marah kepada ku? "


Tanya Emeli penasaran, dia memperhatikan Louis yang sedang memakai pakaian nya dengan sangat intens


Tidak di sangka, jika tubuh itu sangat lah kekar dan menggoda iman, dan Emeli sudah beberapa kali melihat dan menyentuh nya,


"Sayang... " panggil Emeli manja


Louis yang sudah selesai mengenakan pakaian tersebut pun mulai menatap wajah Emeli dengan lama


Sungguh, dia benar benar tidak bisa mengabaikan dan bersikap marah kepada gadis bar bar tersebut, Louis langsung mencium bibir merah delima itu dengan lama, menyesap dan menikmati nya hingga menyusuri rongga mulut satu sama lain,


Emeli tersenyum bahagia di sela sela ciuman mereka, Ternyata kekasih nya ini memang lah benar benar mencintai nya


Cuuppp.....

__ADS_1


"Kamu benar benar berhasil membuat ku tidak bisa tidur Emeli"


Ucap Louis sambil membersihkan sisa saliva di bibir Emeli


"Maaf, aku benar benar tidak tahu, aku juga langsung drop saat mengetahui nya sayang,... " jawab Emeli merasa bersalah


Louis yang melihat ekspresi dari kekasih nya itu pun langsung memeluk tubuh Emeli erat,


"Jangan seperti itu,kan masih ada hari lain nya"


"Iya kau benar sayang,"


Beberapa menit kemudian, Louis pun telah selesai memakai stelan kantor nya, dan Emeli langsung turun ke bawah untuk menyiapkan sarapan Louis yang sudah di masak oleh Art di villa tersebut,...


Setelah Emeli keluar dari dalam kamar, Tiba-tiba terdengar suara sistem yang mulai aktif kembali,


Louis langsung duduk di atas ranjang, mendengarkan semua yang di ucapkan sistem di dalam benak nya itu...


( Selamat pagi tuan rumah)


" Pagi juga sistem, kenapa pagi pagi sudah muncul? " tanya Louis penasaran


( Tuan rumah, sistem memiliki informasi yang sangat penting,)


( baiklah, tadi malam telah terdeteksi niat jahat dari kelompok musuh yang akan melakukan penyerangan terhadap perusahaan milik tuan rumah,).


"Apa...., berani sekali mereka"


( Tuan rumah harus siap sedia pagi ini, karena mereka mulai menyerang tepat pukul 10 pagi, dengan alasan ingin bekerja sama tuan rumah)


"Baiklah Sistem, terimakasih karena kau sudah memberi kan aku informasi, oya apakah aku sudah bisa membuka hadiah dari keberhasilan misi ku sistem? "


( Bisa tuan rumah, tekan gambar hadiah, maka hadiah akan terbuka tuan rumah)


"Baiklah"


Dan dengan cepat Louis langsung menekan gambar yang tersedia di layar hologram


DING


(Selamat anda mendapatkan persenjataan lengkap sebanyak 500 senjata api)

__ADS_1


DING


( Selamat anda mendapatkan tambahan uang sebesar 1 triliun rupiah, uang akan otomatis masuk ke dalam rekening)


ding


(Selamat anda mendapatkan villa terbesar di negara A, yang bisa tuan rumah jadikan markas yang baru,)


"Waw..., terimakasih Sistem, kau sangat mengerti dengan apa yang aku butuhkan saat ini, jika begini cerita nya aku akan dengan mudah dapat melancarkan aksi balas dendam ku


( Tuan rumah, saat nya menjalankan misi selanjutnya, anda harus bisa menghalau para musuh yang ingin merusak perusahaan milik anda)


"Tentu sistem, Baik aku akan segera melakukan misi ku selanjutnya"


"Bersiaplah kalian semua musuh bodoh ku, kalian telah menyerahkan nyawa kalian sendiri" ucap Louis tersenyum miring


Setelah itu dia pun langsung keluar dari kamar dengan membawa tas keja yang ada di tangan nya,


Sesampainya di bawah, terlihat sudah ada sarapan yang tersaji di meja makan, Emeli terlihat sudah mandi dan cantik, dia langsung mendatangi Louis dan mencium pipi nya


"Ayo kita sarapan sayang" ucap Emeli menggandeng tangan Louis


Louis merasa ada yang berbeda dengan kekasih nya tersebut, bukan kah biasa nya Emeli lebih memilih untuk tidur lagi sampai jam sepuluh siang, tapi kenapa sekarang dia terlihat sudah cantik dan rapi.


"Sayang..., seperti nya ada yang berbeda dengan diri mu hari ini? " tanya Louis menatap Emeli intens


"Benar kah? memang nya apa yang berbeda"


"Iya, kau kenapa tidak tidur sampai siang, biasa nya kan aku hanya sarapan sendirian di meja ini"


"Oh, itu tidak akan terjadi lagi sayang, karena mulai hari ini, aku akan bangun pagi untuk menemani kamu sarapan" jelas Emeli tersenyum


"Benarkah? kenapa tiba-tiba? "


"Tentu saja tiba-tiba, karena aku tidak mau jika wanita itu menemani kamu sarapan"


Jawab Emeli kesal menatap ke arah Jessica yang berdiri agak jauh dari mereka


"Apa.....!!!!, aku kira kau tulus melakukan nya, ternyata....


" Ayo makan, jangan banyak bertanya" ajak Emeli cepat

__ADS_1


"Baiklah"


Jawab Louis lesu, tapi kembali tersenyum, setelah menyadari jika kekasih nya ini benar benar cemburu dan takut kehilangan...


__ADS_2