Layanan Sistem Balas Dendam

Layanan Sistem Balas Dendam
Mark mencurigai Louis


__ADS_3

Kini Louis dan anggota nya telah pergi meninggalkan tempat kejadian perkara, mereka mulai menuju ke markas yang ada di tengah hutan


Sebelum pergi, Louis sempat menaruh kamera kecil berbentuk kancing maghnet di baju yang Dio gunakan, dengan maksud agar Louis lebih mudah untuk mengetahui apa saja yang mereka bicarakan.


Setelah menempuh perjalanan, akhirnya mereka sudah tiba di depan markas, kedua anggota mafia langsung mengeluarkan dan membopong tubuh teman mereka yang sedang terluka


"Bawa ke ruangan medis, aku akan segera membersihkan luka nya, " perintah Louis


Dengan cepat mereka membawa mafia yang terluka itu ke dalam ruangan medis, dan dengan cekatan Louis langsung mengoperasi luka dari anggota nya tersebut..


Lumayan dalam dan besar, Louis segera mencuci tangan nya dan membersihkan luka tersebut dengan kasa, jangan sampai luka mengakibatkan infeksi yang bisa membuat luka semakin parah, setelah mengeluarkan darah pada luka, Louis langsung membersihkan nya dengan alkohol dan memberi obat antiseptik, dan sedikit menjahit luka agar tertutup dengan rapat setelah nya baru memperban nya dengan cepat.


Berkat kekuatan dan kepintaran yang layanan sistem berikan kini Louis memiliki semua kemampuan, dan dia berencana akan memberi ilmu yang dia punya kepada anggota mafia yang dapat di percaya.


Setelah misi selesai Louis pun mengundurkan diri, tepat pukul 23.00 malam, dia mulai melajukan mobil nya untuk pulang kembali kerumah milik nya untuk menemui sang kekasih.


****


Sedangkan di tempat lain, tepat nya di markas milik Mark Wilson, saat ini dia benar-benar merasa marah, karena sejak pukul sembilan malam tadi anak buah yang dia tunggu tunggu tidak muncul juga..


Dengan cepat dia mulai menghubungi nomor handphone milik Dino dan Andre, tapi tetap tidak ada jawaban....


"Brengsek...... kemana mereka berdua, kenapa tidak mengangkat telfon dari ku" teriak Mark kesal

__ADS_1


Dengan cepat Mark langsung melacak keberadaan anak buah nya tersebut menggunakan aplikasi google maps, dengan cepat dia bisa menemukan titik keberadaan Dio dan Andre.


"Dasar bodoh, mengapa mereka berhenti di daerah sunyi itu, bukan nya melajukan perjalanan menuju ke markas ku"


Dengan segera Mark bangkit dari duduknya untuk segera keluar menemui anggota mafia Alexander yang sedang berjaga di luar markas.


"Cepat ikut aku menyusul Dio dan Andre, aku akan memberi pelajaran kepada mereka berdua, karena telah lambat menuruti perintah ku" ucap Mark kesal


"Baik bos muda" jawab kelima mafia kompak


Dan mereka langsung menyalakan mobil untuk menuju ke tempat tujuan, sekitar 45 menit perjalanan, mereka pun sudah tiba di depan mobil yang terparkir di pinggir jalan tersebut


Mark dan anak buah nya langsung turun melihat keadaan, tidak ada tanda tanda kehidupan di dalam mobil membuat Mark langsung merasa curiga.


"Darah apa ini, cepat kau buka mobil itu, apakah mereka ada didalam" teriak Mark kesal


"Baik bos"


Dengan cepat mereka memeriksa kedalam mobil tersebut, terlihat jika kedua orang yang sedang mereka cari sedang terduduk di kursi masing masing dengan ke adaan yan mengenaskan,


Darah terus membanjiri lantai mobil tersebut, akibat tusukan pisau yang masih sangat baru, mafia Alexander langsung berteriak untuk memberi tahu kepada sang bos muda


"Bos, mereka ada di dalam mobil bos,tapi mereka sudah tidak bernyawa saat ini" ucap pria tersebut

__ADS_1


Mark langsung mendekat ke mobil tersebut, dia melihat kedalam mobil yang terdapat anak buah nya sudah dalam ke adaan mengenaskan,


"Bajingan, mereka telah di serang dan di bunuh, bangsat....., kenapa kita bisa sampai kecolongan lagi hah...? " tanya Mark marah


Dia langsung meluapkan emosi nya dengan meninju perut anak buah yang ada di samping mobil..


Brukkk........


Pria tersebut jatuh tersungkur, dengan rasa sakit di bagian perut nya..,


"Tidak berguna kalian semua, lihat sekarang, orang kepercayaan ku telah habis di bunuh oleh musuh yang belum kita ketahui, dasar bodoh" teriak Mark


Mafia yang lain pun mulai menenangkan tuan muda nya , jangan sampai mereka juga mendapat kan amukan dari pria tersebut,


"Tuan muda, seperti nya mereka sengaja ingin menantang kita tuan muda, aku rasa musuh itu adalah orang yang sudah mengenal Dio dan Andre dengan baik, aku curiga jika ini adalah ulah dari pemilik perusahaan Wijaya Karya Realty tuan muda, mungkin saja dia sudah mencium kecurangan yang di lakukan oleh anak buah tuan muda" ucap pria yang satu nya..


Membuat Mark langsung menatap wajah anak buah nya dengan lama,


Sungguh, tidak terfikir oleh nya, jika orang yang dia sepelekan ternyata mempunyai kekuatan yang sangat besar...


"Iya, kau benar, seperti nya aku terlalu menyepelekan pria yang benama Louis, Baik lah, seperti nya aku sangat ingin bertemu langsung dengan diri nya... "


Ucap Mark tersenyum miring,

__ADS_1


"Mulai dari sekarang, kerahkan anak buah mu untuk memantau pergerakan Ceo tersebut di depan kantor milik nya, dengan begitu kita akan bisa menemukan kelemahan yang dia miliki dan akan segera menghancurkan nya seperti yang biasa kita lakukan kepada pengusaha yang lain... pembangkang harus di bunuh sampai habis tak tersisa" ucap Mark tertawa....


__ADS_2