Layanan Sistem Balas Dendam

Layanan Sistem Balas Dendam
Mark dan Sekutu mulai bergerak


__ADS_3

Tidak terasa hari ini adalah hari kedua sebelum acara pernikahan di langsung kan,


Emeli dan Louis yang sedang mempersiapkan pernikahan mereka pun mulai melakukan fiting baju pengantin,


Setelah semua selesai, Louis langsung berpamitan untuk pergi menuju ke kantor milik nya, karena ada pertemuan penting yang tidak bisa untuk di batalkan..


"Aku pergi sebentar ya sayang, jika kau ingin berbelanja kebutuhan yang lain nya, kau bisa pergi bersama Jessica"


Ujar Louis sambil mencium kening Emeli, membuat Emeli tersenyum bahagia


"Iya.. hati hati sayang, aku akan menunggu kepulangan mu"


Emeli mengantar Louis sampai tiba di depan teras villa, setelah memastikan kepergian kekasih nya itu, Emeli pun langsung masuk ke dalam villa kembali...


"Nona... "


Panggil Jessica yang sedari tadi sudah menunggu Emeli di ruang tamu,


"Iya, ada apa Jesi, apakah kau sudah siap untuk segera pergi menemani ku? "


Tanya Emeli menatap wajah Jessica, sedangkan Jessica langsung mengangguk mengiyakan,


"Ya sudah, jika begitu aku ke atas sebentar ambil tas dan handphone milik ku"


"Tunggu nona, sebenarnya ada hal penting yang ingin saya sampai kan"


"Apa itu Jesi, katakan lah? " tanya Emeli penasaran...


"Nona, bukan kah nona tidak mempunyai keluarga, bagaimana jika adik ku saja yang menjadi pendamping untuk nona"


Ucap Jessica memberi saran, dan Emeli langsung menanggapi nya dengan menggeleng kan kepala nya..


"Tidak Jesi, aku masih mempunyai papa yang akan mendampingi ku di saat pernikahan nanti, jadi kau tidak perlu khawatir"

__ADS_1


"Benarkah...! bukan kah nona belum siap untuk bertemu kembali dengan papa nona? "


"Iya, aku sudah siap dan aku sudah membicarakan semua nya kepada dirinya, kau jangan terlalu memikirkan ke adaan ku Jesi, karena tugas mu hanya lah menemani dan melindungi ku saja"


Jelas Emeli dengan tegas, dia tahu jika Jessica pasti sengaja ingin mengetahui siapa papa nya yang sebenarnya , dan Emeli tidak akan memberitahu nya hingga hari pernikahan selesai di lakukan..


"Aku akan lebih waspada saat ini, karena aku belum terlalu mempercayai dirimu Jessica.."


Gumam Emeli sambil berjalan meninggal kan Jessica..


***


Sedangkan dinegara lain, tepat nya negara Amerika, saat ini sedang di adakan pertemuan antara para mafia yang akan bergabung untuk menyerang mafia Tiger fang milik Louis Anderson...


Mark selaku Sekutu mereka langsung memberikan informasi yang sangat akurat seperti apa mafia Tiger Fang yang dia ketahui,


Para ketua mafia tersebut yang terdiri dari 3 orang ketua langsung tersenyum menyeringai menanggapi penjelasan yang Mark berikan..


"Mark aku rasa Louis Anderson adalah salah satu penguasa ilmu ITU yang sangat hebat, bahkan anak buah ku tidak bisa menembus pertahanan mereka dan juga melacak nya"


"Memang benar yang kau ucapkan itu Justin, sedari lama kami sudah mencoba membobol jaringan rahasia milik mereka, tapi tetap saja kami selalu gagal"


Jelas Mark yang menatap ke arah depan,


"Aku... benar benar ingin menghancurkan Kekuasaan Louis Anderson, bagaimana pun cara nya, karena dia semua yang aku miliki hilang tidak tersisa, aku harap kalian semua mau membantu ku "


"Tentu saja Mark..., kau adalah anak dari paman Wilson dan juga calon menantu dari Alexander, 3 hari lagi kita akan bergerak menuju ke negara A, dan akan lebih baik jika kita memiliki mata mata atau pun seseorang yang mau kita ajak bekerja sama"


"Tapi siapa yang mau, aku rasa mafia Tiger Fang Adalah kumpulan orang orang yang setia"


Tanya Mark sambil berfikir...


"Pasti ada Mark, dan kita akan segera mendapatkan nya, sekarang lebih baik kita bersiap siap untuk berkemas, semua senjata canggih harus kita bawa masuk, aku sudah menelfon seseorang yang bisa menyelundupkan keberadaan kita di negara A, tanpa pemerintah sadari"

__ADS_1


"Baiklah.., semoga kita akan berhasil,"


Jawab Mark tersenyum...


Setelah melakukan pertemuan, mereka pun langsung membubarkan diri dan menuju ketempat masing-masing...


Saat ini Mark sudah berada di dalam Apartemen milik nya, yang di jaga ketat oleh mafia milik Pablo Escobar,


Dia baru saja mendapatkan telfon dari anak buah nya yang masih tersisa di negara A dan memberitahu jika Louis Anderson dan juga Emeli Guzman akan segera melakukan pernikahan...


Mark meremas kuat kepalan tangan nya, sungguh saat ini dia benar benar marah dan emosi, bagaimana bisa calon tunangan nya yang menghilang tiba-tiba kini di kabarkan akan menikah dengan musuh nya dan dalam ke adaan baik baik saja..


"Bangsat...., kau benar benar telah menipu ku Louis Anderson keparat, ternyata selama ini kau lah yang telah menculik Calon tunangan ku, bajingan kau Louis... "


Teriak Mark marah, dia langsung membanting semua perabotan yang ada di dalam apartemen tersebut, meluapkan rasa kesal dan marah yang ada pada diri nya.


"Apa yang kau lakukan Mark? "


Tanya seseorang pria yang sudah berdiri menatap Mark dengan tatapan tajam, Mark langsung menoleh ke arah samping dan telihat lah seorang pria berusia 40 tahun yang memiliki wajah cacat dan berparas mengerikan...


"Sejak kapan kau berada disini paman? " tanya Louis kepada Pablo sang ketua mafia terhebat...


"Sejak tadi, kenapa dengan mu Mark, siapa yang sudah membuat mu sekesal ini? " tanya Pablo penasaran..


"Ini semua karena Louis Anderson paman, ternyata selama ini dia lah orang yang telah menculik calon tunangan ku, Emeli Guzman, dan dua hari lagi, mereka akan melakukan acara pernikahan paman"


"Apa....!!! berani sekali dia, seperti nya kita harus segera bergerak cepat Mark.. "


"Paman benar, aku akan segera menghubungi anak buah ku yang tersisa di negara A, dan kita akan pergi besok, bagaimana menurut paman, "


"Bagus Mark, ayo kita susun rencana secepatnya nya"


ucap Pablo semangat...

__ADS_1


__ADS_2