Layanan Sistem Balas Dendam

Layanan Sistem Balas Dendam
Alexander yang berkuasa


__ADS_3

Dengan lihai kini Louis mulai keluar dari dalam perkarangan perusahaan milik nya, dia menggunakan mobil biasa milik karyawan, membuat para mafia Alexander yang sedang berjaga sambil mencari teman mereka tidak dapat menyadari jika orang yang sedang mereka pantau ternyata sudah keluar dari gedung tersebut..


Setelah jauh dari jarak perusahaan, Louis langsung menelfon mafia yang masih berjaga di perkarangan kantor milik nya,


"Habisi mereka, dan buat video setelah selesai melakukan yang aku perintah kan, sebagai bukti jika kita adalah nyata ada nya, ingat, jangan menampakkan wajah kalian, cukup perlihatkan jasad musuh yang sudah kalian habisi"


"Baik bos,"


Perintah Louis di dalam telfon, dengan cepat anggota mafia langsung bergerak melakukan yang Louis perintah kan..


Sedangkan Louis, saat ini sudah dalam perjalan menuju ke markas yang ada dihutan,


Dengan kecepatan penuh, Louis mengendarai mobil nya tersebut, dia sangat ingat jika Sistem hanya memberikan nya waktu selama dua jam, maka bagaimana pun cara nya Louis harus bisa sampai ke tempat yang akan dia tuju


Setiba nya di dalam markas, Louis langsung berlari keluar dari mobil, terlihat jika anggota mafia sekitar 50 orang tersebut sudah siap sedia dengan senjata lengkap yang akan mereka bawa..


Jason yang menjadi ketua dalam geng mafia dengan cepat berjongkok dan mengucapkan salam nya untuk sang bos besar


"Selamat datang bos, kami mafia Tiger Fang sudah siap untuk melakukan misi selanjutnya bos, mari kita habisi kelompok mafia milik Alexander yang sudah membuat kerusuhan dengan rakyat kecil" teriak Jason dengan hormat


"Bagus Jason, dimana senjata canggih milik ku, cepat kau bawa kemari" perintah Louis


Dengan cepat salah satu anak buah mafia langsung berlari ke arah Louis


"Ini bos, kami sudah mengisi senjata dengan amunisi penuh"

__ADS_1


Ucap nya sambil memberikan senjata milik Louis.


Setelah semua siap, mereka langsung bergegas keluar dari dalam markas, terlihat sudah ada mobil sport tercanggih yang sudah berjejer dengan rapi,


Mobil yang diberikan oleh sistem sebagai hadiah karena Louis telah berhasil memenangkan misi sebelum nya..


Louis juga sudah menukar seluruh kupon yang dia miliki dengan meminta jalan tersembunyi yang ada di dalam hutan, jalan yang bisa membawa mereka menuju kemana pun dengan cepat, sungguh hanya dunia halu yang bisa mengabulkan ini semua hehe....


"Berangkat sekarang" perintah Louis memasuki mobil nya..


Dengan kecepatan tinggi mobil mereka mulai berjejer rapi membelah Jalan sunyi itu..


****


Bahkan para mafia gelombang kedua yang dia utus untuk mencari mafia yang hilang pun tiba tiba hilang kontak dan tidak bisa di hubungi,


Kini Alexander benar-benar merasa murka, sangat ingin rasa nya untuk segera menyerang kantor milik Orang yang sedang mereka curigai tersebut, tapi lagi lagi dia urungkan karena Alexander belum merasa yakin dengan kecurigaan yang Mark ucapkan itu


"Aaahhhhhhkkk.......


" Bedebah sialan, seperti nya mereka benar benar bisa membaca semua taktik yang aku gunakan, Baik lah sudah saat nya untuk memanfaatkan kekuasaan yang aku miliki di negara ini, kita lihat apa kau masih bisa bersembunyi mulai saat ini" ucap Alexander langsung memegang handphone nya..


Tak lama terdengar suara seseorang yang yang menyapa diri nya...


"Hallo Alexander, ada apa kau menghubungi ku? " tanya Mentri pertahanan di negara A

__ADS_1


"Wiliam, aku ingin kau mengutus semua anak buah mu untuk memantau jalanan dan juga melakukan pemeriksaan di setiap kota yang ada di negara ini,jangan bertanya apa pun, lakukan saja perintah dari ku ini, jika kau menemukan hal yang mencurigakan, langsung hubungi aku" jelas Alexander


"Baiklah Alexander, oya aku ingin bertanya kepada mu,? apakah kau memerintah kan anak buah mu untuk menyerang kota bagian timur? " tanya menteri tersebut


"Iya, kenapa memang nya? apa kau keberatan dengan yang aku lakukan? " tanya Alexander


"Bukan begitu, tapi.... disana banyak terdapat wanita dan juga anak anak Alex, bukan kah sesuai kesepakatan jika kau tidak akan mengganggu ataupun membunuh mereka"


"Itu dulu Wiliam, saat tidak ada yang berani melawan ku, tapi tidak dengan sekarang... kau dengar Baik Baik Wiliam, aku Alexander Gusman bersumah, akan menghabisi semua warga negara yang tidak menuruti perintah ku sampai ke akar akar nya"


"Tapi... ini tidak adil untuk mereka Alexander"


"apa.....!!! oh... apa kau sekarang sudah berani melawan ku Wiliam? ingat menteri yang terhormat, aku bisa menghancurkan negara ini dengan sekali gerakkan, jangan memancing kemarahan ku saat ini" ancam Alexander marah


"Baiklah, aku akan menuruti perintah mu" Jawab Wiliam terpaksa


"Bagus, sekarang kau lakukan semua perintah ku, aku tunggu kabar selanjutnya"


Setelah itu Alexander langsung mematikan panggilan telfon tersebut, tinggallah Wiliam yang mulai duduk dengan lemas di meja kerja milik nya..


Sungguh dia merasa tidak berguna saat ini, bagaimana bisa seorang Menteri Pertahanan negara bisa tunduk dengan seorang mafia terkaya di seluruh dunia..


"Huh....., aku sangat menanti kehancuran mu Alexander, tapi siapa yang bisa melakukan nya? bahkan pak presiden pun tidak berani melawan dan memberantas mereka"


Ucap Wiliam sedih...

__ADS_1


__ADS_2