Layanan Sistem Balas Dendam

Layanan Sistem Balas Dendam
Malam yang mendebarkan


__ADS_3

Tidak terasa Siang sudah berganti malam, dan saat ini Emeli baru saja selesai membersihkan wajah nya dari kamar mandi..


Masih ingat jelas di dalam benak nya, dengan perintah yang di berikan oleh Louis, suami nya itu mengatakan jika nanti malam dia harus siap untuk memberikan diri nya seutuhnya kepada sang suami, dan menyuruh Emeli agar bersiap siap untuk menyambut ke pulangan nya yang sebentar lagi akan tiba di kediaman mereka...


Kini Emeli mulai menatap kembali penampilan nya di depan cermin besar yang ada didalam kamar,


Lingerie sexy berbahan satin kini sudah melekat indah di tubuh Emeli yang montok dan berisi, wanita itu sempat tertawa kecil saat menatap dirinya sendiri di pantulan cermin..


Sungguh saat ini Emeli bergaya sangat sexy dan menggoda iman...


"Apakah ini aku...? aku merasa sangat malu dan tegang, bukan kah aku sudah terbiasa mengenakan baju terbuka, tapi kenapa malam ini terasa sangat mendebarkan"


Ujar Emeli tersenyum sendiri, setelah itu dia mulai melanjutkan kegiatan nya dalam merias wajah nya menjadi semakin cantik dan mempesona...


Sedangkan di markas besar milik Louis, saat ini pria tampan tersebut baru saja selesai melakukan rapat darurat bersama kelompok mafia..


Louis merasa sedikit kesal,lagi lagi dia tidak bisa menghabiskan waktu bersama sang istri yang baru saja dia nikahi...


Dan kekesalan nya itu, semakin bertambah karena ternyata pihak musuh sudah berani menyerang mereka secara diam diam, dan semua itu, bisa terjadi akibat ulah dari Jessica yang memilih berkhianat kepada diri nya...


"Kau kenapa? apakah kau masih merasa kesal? "


Tanya Albert yang mengetahui perasaan Louis saat ini


"Tentu saja, kasihan sekali nasib ku dan istri ku, bahkan dari pagi sampai malam lagi kami belum sempat bersenda gurau layak nya pasangan pengantin baru"


Jawab Louis , membuat Albert langsung tertawa dengan kencang..


"Haha...., kau sangat lucu teman, apakah kau sudah sangat kebelet ingin menikmati istri mu itu? "


"Bangsat kau Albert..., kenapa kau malah bertanya, asal kau tahu saja, sedari dulu kami sudah sering ingin melakukan nya, tapi entah mengapa ada saja yang menggagalkan kegiatan kami itu"


"Benarkah...! haha...... kasihan sekali kau Louis, ternyata kau sangat lambat dalam urusan ranjang"


Ejek Albert tertawa terbahak bahak, membuat Louis langsung bangkit dari duduk nya...

__ADS_1


"Kau mengejek kehebatan ku ya? " baiklah aku akan membuktikan nya kepada ku, jika aku lebih ahli dari pada diri mu teman"


"Ya... buktikan lah..., jika bisa kau buat bayi junior dalam waktu satu bulan"


"Okey..., aku Terima tantangan mu itu Albert, sekarang kau urus para musuh yang ingin menyerang, awas saja jika kau tidak bisa menghalau mereka"


Ucap Louis sambil menunjuk jari nya ke wajah Albert...


"Haha...., baiklah, akan aku lakukan yang kau perintah kan itu, sekarang kau pergilah, aku rasa istri mu sudah menunggu kepulangan mu"


"Aku pergi"


Louis langsung berlari keluar dari markas, dan dia dengan tergesa-gesa mulai mengemudikan mobil nya,


Sedangkan Albert, mulai tersenyum bahagia, menatap tingkah konyol dari sahabat nya tersebut...


"Hah....., kau benar benar payah teman, seperti nya aku harus menggantikan tugas mu untuk sementara waktu, agar kau bisa menghabiskan waktu mu berdua dengan Emeli... ya... itu ide yang sangat bagus menurutku"


Ucap nya tersenyum, setelah itu Albert kembali mendatangi para mafia untuk segera melakukan penjagaan ketat di wilayah markas dan juga Villa,


Dengan kecepatan penuh, akhirnya Louis bisa tiba di Villa dengan cepat, dia langsung turun dari mobil sambil berlari ke arah tangga..


Tujuan nya saat ini adalah Kamar utama milik nya dan sang istri, jangan sampai Louis membuat Emeli menunggu lama dengan kepulangan nya malam ini...


Louis sempat menatap jam tangan yang melingkar indah di pergelangan tangan nya, Tepat pukul 21.00 malam, Louis telah tiba di depan pintu kamar mereka


Saat ingin membuka pintu, entah mengapa Tiba-tiba Louis merasakan detak jantung nya yang berdebar dengan kencang..


Louis pun mencoba untuk menenangkan nya agar tidak terlihat panik di depan istri nya tersebut..


"Dasar jantung sialan, kenapa jadi seperti ini? bukan kah sudah setiap hari aku bertemu dengan istri ku, tapi kenapa rasa nya sangat berbeda"


Ujar Louis memegang dada nya, setelah itu dia pun mulai menekan gagang pintu dan membuka pintu tersebut...


Cklekk.......

__ADS_1


Pintu terbuka dengan lebar, menampakkan sesosok wanita yang berpakaian sangat sexy, Louis menatap wanita tersebut dengan mata melotot sempurna..


Begitu pun dengan sang wanita, Emeli langsung berusaha menutupi tubuh nya yang menggunakan baju kekurangan bahan dengan tangan menyilang..


"Louis...... "


"Emeli.... "


Ucap mereka secara bersamaan,tanpa sengaja mereka masih saling menatap dan menelusuri penampilan masing-masing, Louis mencoba menelan ludah nya yang terasa tercekak di tenggorokan...


"Emeli..., apakah itu untuk ku? "


Tanya Louis sambil berjalan pelan ke arah Emeli berdiri, dengan pelan Emeli langsung mengangguk, dia menatap wajah Louis dengan tatapan malu tapi mau...


Kini mereka berdua sudah saling berhadapan, entah mengapa, situasi saat ini sangat berbeda dari yang biasa nya, terasa panas dan membuat jantung tidak berhenti berdetak kencang...


"Sayang..., apakah kau merasakan sesuatu yang berbeda? " tanya Louis yang mulai tak tahan


"Iya,... aku merasa canggung saat menatap mu Louis, apakah pakaian ku ini sangat tidak pantas..., entah mengapa aku seperti tidak percaya diri"


"Benarkah...,!! apakah ini perbedaan antara halal dan tidak halal, benar benar sangat mendebarkan"


Ucap Louis sambil menatap wajah Emeli yang sangat mempesona..


"Kau sangat cantik malam ini Istri ku, apakah aku sudah bisa melakukan nya? "


"Tentu saja..., kenapa bertanya lagi, ayo kita lakukan segera, sebelum ada yang menggagalkan nya kembali"


Ajak Emeli mulai memeluk tubuh Louis, dengan cepat Louis pun mengangkat wajah Emeli dan mencium bibir merah itu dengan sangat bergairah...


Seperti nya rasa canggung di awal pertemuan, sudah menghilang entah kemana, digantikan dengan rasa yang mulai bergairah...


Emeli meremas kuat Rambut Louis, dan ciuman itu terus berlanjut dengan sangat panas, hingga penjelajahan Louis terus turun ke arah Leher Emeli yang putih mulus...


"Aakhhh......

__ADS_1


Teriak Emeli, saat merasakan gigitan kecil tepat di leher putih nya...


__ADS_2