Layanan Sistem Balas Dendam

Layanan Sistem Balas Dendam
Siapa Louis Anderson


__ADS_3

Sedangkan di rumah mewah milik Alexander, saat ini para mafia yang berjaga di depan rumah nya sedang berkumpul menatap 2 buah koper besar yang baru saja di kirim oleh seseorang,


Mereka mengangkat koper yang terasa berat tersebut dan salah satu dari mereka sudah masuk kedalam rumah untuk memberitahu sangat majikan,


"Kira kira apa isi di dalam nya, kenapa terasa sangat berat" ucap salah satu mafia tersebut


"Aku juga tidak tahu, tapi yang pasti ini bukan bom, karena tidak terdeteksi dengan alat yang aku gunakan tadi"


"Lalu, siapa yang telah mengirimkan koper ini? kenapa kau tidak menahan orang tersebut? " tanya Teman nya geram


"Heh..., apa kau kira aku ini bodoh, tentu saja aku tadi sempat menahan nya, dan aku sudah memeriksa tanda pengenal nya, dan dia murni hanya seorang kurir yang bertugas untuk mengantar barang, tidak mungkin aku menahan nya terlalu lama"


"Iya, tapi kau kan bisa menanyakan, siapa pengirim koper ini, "


"Itu juga sudah aku tanyakan, dia bilang ini adalah salah satu pesanan tuan Alexander, sekarang kita tunggu saja sampai bos besar keluar, " jelas mafia tersebut


"Baiklah..., semoga saja kita tidak melakukan kesalahan,"


Tak lama kemudian, orang yang mereka nantikan pun telah keluar dari rumah, tampak seperti nya tuan Alexander baru menyelesaikan acara sarapan pagi nya yang sedikit terlambat


Dia berdiri didepan pintu rumah sambil menatap para mafia milik nya...


"Ada apa kalian memanggil ku? " tanya Alexander memasang wajah menyeramkan


"Bos.., ini.. ada kiriman paket untuk anda, sepertinya pesanan anda sudah tiba bos" ucap Salah satu mafia nya


Alexander langsung memiringkan alis nya, dia sempat berfikir sejenak dan menatap ke arah mafia yang tertunduk hormat


"Apa kalian sudah mengecek nya? "


"Belum bos, kami belum membuka nya, tapi kami sudah mendeteksi nya dengan alat khusus, tidak terdapat ancaman berbahaya di dalam nya bos"


"Dasar bodoh kalian semua, apa kalian tidak curiga dengan pengirim nya hah...., cepat kalian buka kedua koper tersebut," teriak Alexander marah


"Baik bos"

__ADS_1


Jawab mereka kompak dan langsung membuka koper tersebut, koper yang terasa sangat berat, mereka mulai menidurkan nya dan membuka kunci nya, tekk....


Terdengar suara kunci yang mulai terbuka, dan detik kemudian mereka menarik tutup koper itu ke atas dan......


"Huekkk......, huek..........


Bau anyir dan sedikit busuk mulai menyeruak di indra penciuman mereka, Alexander langsung menutup hidung nya dengan rapat..


" Bangsat...., keparat kalian semua, kenapa kalian membiarkan bangkai busuk ini masuk kedalam perkarangan rumah ku hah" ucap Alexander emosi


Dia mulai meneliti sedikit apa yang terdapat di dalam kedua koper tersebut, terlihat kaki , tangan, kepala dan beberapa bagian daging tubuh yang sudah terbelah belah , Alexander langsung memuntahkan isi di dalam perut nya...


Tidak pernah menyangka jika kebiasaan yang dia lakukan bersama mafia milik nya kini malah terlihat dan terjadi kepada nya...


"Huek.... huek...., kenapa sangat menjijikan, cepat kalian singkirkan kedua koper itu bodoh, aku tidak mau melihat dan mencium bau nya"


"Baik bos"


Mereka langsung mengunci kembali koperasi tersebut dengan rapat, dan mereka mulai mengangkat nya secara bersamaan, membawa nya kebelakang rumah tersebut untuk segera membuangnya di dalam sungai yang mengalir...


Alexander masih memuntahkan isi perut nya sampai habis tak tersisa, setelah itu dia mulai menyeka mulut nya yang terdapat sisa air liur yang menempel


"Bos.., itu seperti wajah Bimo dan yang lain nya bos,mafia yang bos perintah kan untuk menyerang wilayah bagian timur"


"Bangsat.... jadi benar jika anak buah ku sudah di habisi oleh musuh, dan sekarang mereka menantang ku dengan mengirimkan jasad mereka yang sudah di mutilasi"


"Benar bos, mereka sudah berani menampakkan diri nya bos"


"Baiklah, jika begitu kalian harus menemukan siapa orang tersebut, " teriak Alexander marah


Tak lama kemudian terdengar suara mobil yang memasuki perkarangan rumah milik Alexander,


Alexander yang berdiri di atas teras pun mulai melihat siapa yang baru saja tiba..


Dia sangat mengenal mobil tersebut, Mark, adalah pemilik mobil itu, dan tak lama kemudian, keluar lah seorang pria dari dalam mobil dengan sedikit membungkukkan badan nya...

__ADS_1


Alexander menatap Intens ke arah pria yang baru keluar dari mobil, dan detik kemudian dia di kejutkan dengan keadaan Mark yang sudah memprihatinkan,


Pakaian kantor nya sudah berlumuran dengan darah, dan wajah nya penuh luka lebam, mata dan bibir sudah membengkak membiru, di tambah lagi darah masih keluar menetes


Dia berjalan sambil membungkuk memegang perut nya yang sempat di pijak oleh Louis..


"Mark....., apa yang terjadi dengan mu hah? " tanya Alexander berteriak


Dia langsung turun dari teras mendatangi Mark, dan menuntut nya untuk masuk ke dalam rumah


"Cepat panggil dokter Albino," teriak Alexander


"Baik bos"


Kini Alexander sudah mendudukkan Mark di kursi tamu milik nya, dia mulai menatap wajah Mark dengan sangat tajam


"Katakan Mark, siapa yang sudah berani menyerang mu sampai seperti ini? "


"Louis Anderson paman"


"Apa...., Louis Anderson yang mana maksud mu, apa orang yang pernah kita habisi dahulu? "


"Bukan paman, Louis Anderson pemilik perusahaan Wijaya Karya Relty paman, bukan kah sudah aku katakan kepada paman, jika dia lah dalang di balik semua kekacauan ini" ucap Mark emosi


Membuat Alexander langsung terkejut dan mengepalkan kedua tangan nya...


"Bajingan tengik..., berani sekali dia melawan ku, apakah dia tidak tahu sedang berurusan dengan siapa? "


"Paman..., dia memiliki anak buah yang tak kalah hebat, bahkan dia mempunyai senjata tercanggih yang hanya di miliki oleh negara tertentu, aku yakin dia sudah bekerja sama dengan menteri Pertahanan paman"


"Tidak...., itu sangat mustahil Mark, jika pun mereka bekerja sama, pasti akan tercium oleh Presiden, karena dia tidak akan bisa menutupi nya dari kita.., sebenarnya siapa Louis Anderson itu, kenapa dia memilki banyak uang, bukan kah kita sudah melacak dan melumpuhkan semua pria terkaya di negara ini, tidak mungkin hacker ku bisa lalai dalam melakukan tugas nya" ucap Alexander heran


"Paman..., paman harus percaya dengan perkataan ku ini, dia memang lah kuat dan kaya, bahkan dia berani menantang paman karena dai berniat akan merebut kekuasaan kita di negara ini paman" teriak Mark emosi


"Apa....., lancang sekali dia mengatakan itu Mark...!! "

__ADS_1


"Paman..., ayo kita serang dia, aku ingin sekali menyiksa nya sampai mampus baru menghabisi nya paman"


"Baiklah, sekarang kita obati dulu luka mu, setelah itu, baru kita susun rencana" ucap Alexander setelah melihat dokter yang di utus oleh nya memasuki ruang tamu....


__ADS_2