
Di dalam mobil milik Louis,. Emeli terus saja berbicara dengan bahagia, dia sangat senang karena selama 2 bulan bersembunyi di villa milik kekasih nya, akhirnya Emeli dan Louis bisa keluar juga untuk menghabiskan waktu berdua
Sedangkan Louis, hanya tersenyum menanggapi semua ucapan dari kekasih cerewet nya tersebut
Dia yang gemas pun mulai mengelus kepala Emeli dengan sayang..
"Sayang nanti kita harus belanja pakaian yang banyak, karena semua baju yang kamu belikan dulu sudah aku pakai semua"
"Okey, tidak masalah sayang, kamu bebas mau belanja berapa pun"
"Benarkah..., wah... terimakasih sayang, kamu memang kekasih aku yang paling baik"
Ucap Emeli memeluk sebelah tangan Louis dengan erat,
"Iya, ini lah saat nya aku kebahagiakan kamu dengan materi sayang, mungkin kalau dulu aku tidak bisa, tapi sekarang aku bisa sayang, apa pun yang kamu pinta, pasti akan aku berikan"
Jawab Louis sambil fokus menyetir
"Makasih sayang, aku makin cinta sama kamu, jujur aja sebenar nya sih aku itu penasaran sama kekayaan yang kamu miliki sayang, Karena kamu bisa tiba-tiba menjadi kaya, tapi mudah-mudahan itu semua halal ya sayang"
"Tentu saja halal sayang, karena aku mendapatkan semua harta itu, dari seseorang yang sudah mengubah wajah ku ini, setelah itu baru aku mengembangkan dengan cara membeli perusahaan"
"Uhh..... ternyata kamu benar benar hebat sayang, aku bangga kepada mu"
Ucap Emeli memuji, dia tersenyum bahagia membuat Louis ikut tersenyum juga..
Saat fokus Menyetir sambil memperhatikan tingkah kekasih nya tersebut, Tiba-tiba terdengar suara sistem yang mulai memanggil di dalam benak nya
"Hemm.... "
Sapa Louis berdehem, agar tidak dicurigai oleh Emeli yang berada di samping nya
(Selamat sore tuan rumah, saat ini sistem telah mendeteksi jika. sedang ada bahaya yang mengincar anda tuan rumah)
"Dimana? "
Tanya Louis dengan pelan, membuat Emeli yang sedikit mendengar nya pun mulai mengangkat kepala menatap Louis
"Sayang, kamu bicara apa? aku tidak mendengar nya? " tanya Emeli
"Eh..., mungkin kamu salah mendengar sayang, " jawab Louis kikuk
"Baiklah, jika begitu aku akan bermain game lagi"
__ADS_1
Louis langsung mengangguk mengiyakan, setelah itu dia kembali fokus dengan sistem yang masih menunggu nya...
" Dimana bahaya itu Sistem? " tanya Louis berbisik pelan
( Ada di belakang mobil anda tuan rumah, seorang pria yang menjadi penguntit tuan rumah)
"Baiklah, terimakasih sistem, "
(Tuan rumah harus waspada, tuan rumah bisa menangkap nya dan menghabisi nya)
"Hemm... "
Jawab Louis singkat, sambil mengucapkan kata terimakasih, setelah melakukan interaksi secara berbisik, sistem pun langsung menghilang dari benak Louis
Dan Louis mulai memperhatikan kaca spion mobil nya, dari kejauhan tampak seorang pengendara motor jadul seperti tukang ojek yang terus saja mengikuti mobil milik Louis..
Louis tersenyum miring melihat nya, ternyata musuh nya benar benar tidak kapok untuk mengganggu diri nya...
"Sayang sebentar lagi kita sampai,"
Ucap Louis kepada Emeli, Louis sengaja tidak mau memberi tahu soal penguntit itu, karena tidak ingin jika kekasih nya akan takut dan tidak bersemangat untuk berbelanja"
"Baiklah, aku sudah menyimpan handphone nya, wah.... mall ini sangat indah dan mewah, sepertinya selama dua bulan tidak kemari, semua nya telah berubah sayang"
"Benarkah...? tapi aku rasa tetap sama saja"
Ajak Emeli yang sudah tiba di parkiran mall yang ada di luar,
"Sebentar sayang, biar aku yang membuka kan pintu nya.. "
"Baiklah, aku kan seorang ratu" ujar Emeli tersenyum
Louis langsung turun dan memutar dengan cepat, setelah nya dia mulai membuka pintu milik Emeli sambil memegang sebelah tangan nya..
"Terimakasih sayang" ucap Emeli tersenyum bahagia
"Iya, ayo kita masuk" ajak Louis
Mereka mulai berjalan memasuki mewah tersebut, begitu pun dengan pria yang baru saja turun dari motor nya,
Pria itu terus saja mengikuti langkah kaki Emeli dan Louis, sambil memfoto semua gerak gerik mereka dari kejauhan..
Louis menyadari semua tingkah yang dilakukan penguntit tersebut, tapi dia tidak ingin menghancurkan kesenengan sang kekasih, lihat saja beberapa jam nanti, jika memang penguntit itu masih mengikuti nya juga, maka Louis akan memberikan pelajaran untuk dirinya...
__ADS_1
"Sayang, ayo temani aku membeli baju tidur, aku rasa baju tidur ku sudah jelek semua"
Ajak Emeli menghentikan langkah kaki mereka berdua, Louis yang melihat tingkah Emeli yang sangat menggemaskan pun mulai tidak tahan untuk tidak mengecup bibir nya..
Cuupp.....
"Kau benar benar berisik sayang, ayo kita kesana" ajak Louis ke arah gerai pakaian tidur..
Sesampainya di tempat tersebut, Emeli langsung bersemangat memilih baju tidur yang terlihat lucu dan menggemaskan kan,
Louis yang memperhatikan Emeli pun mulai tersenyum bahagia, akhirnya setelah sekian lama mereka menjalin hubungan, dia bisa juga mengajak Emeli untuk belanja ala ala Sultan, Setelah puas melihat Emeli, Louis diam diam mulai berbalik memperhatikan ke arah belakang,
Sepertinya penguntit yang sedang mengikuti mereka adalah seorang penguntit yang sudah profesional, karena sedari tadi Louis perhatikan, tetap saja tidak dapat menemukan orang tersebut
"Sh!!! **........., benar benar licik orang tersebut"
Ucap Louis mengumpat dengan pelan.. tak. lama kemudian terdengar suara Emeli yang kembali memanggilnya..
"Sayang, jika aku membeli baju tidur couple, apakah kamu mau memakai nya? "
Tanya Emeli dengan wajah menggemaskan,
"Tentu saja, dengan senang hati aku pasti akan memakai nya" Jawab Louis yakin
"Terimakasih, baiklah aku akan mengambil nya, kamu disini saja sayang"
"Iya,aku akan menunggu mu disini"
Setelah itu Emeli langsung berjalan masuk kedalam gerai tersebut, dengan di antara oleh pegawai yang mengikuti nya, Louis yang melihat Emeli mulai menjauh pun mulai kembali menatap ke arah belakang...
Saat dia berbalik arah, tak sengaja mata nya melihat ke arah seseorang yang tidak jauh berada didekat nya,
Orang itu memegang kamera foto dan dengan cepat langsung bersembunyi kembali,
Louis tersenyum menyeringai,pantas saja dia tidak bisa menemukan orang tersebut, karena dia bersembunyi sangat dekat dengan Louis, benar benar mempunyai kepercayaan yang tinggi.
"Sepertinya kau ingin bermain main dengan ku ya penguntit"
Ucap Louis melipat kedua tangan nya di atas dada, dia sangat memuji keberanian orang tersebut,
"Sampai aku selesai mengantarkan kekasih ku berbelanja, kau puas kan lah untuk mengambil foto dan mengikuti tu, karena saat nanti aku sudah selesai, akua akan menangkap mu seperti seekor tikus yang masuk ke dalam perangkap.. "
Ucap Louis sendiri, tak lama kemudian, terdengar suara seorang wanita yang kembali memanggil Louis, dia pun langsung membalikkan tubuh nya ke arah asal suara tersebut..
__ADS_1
"Sayang lihat lah baju couple ini, aku ingin kita memakai nya nanti malam
" Apa.....! baju apa itu Emeli? " tanya Louis terkejut