Layanan Sistem Balas Dendam

Layanan Sistem Balas Dendam
Kebenaran yang terungkapkan


__ADS_3

Malam menjelang,dan saat ini Emeli serta Louis sedang bersiap siap untuk menemuia Alexander..


Sedari tadi Emeli selalu menyunggingkan senyuman nya,membuat Louis yang melihat tingkah wanita itu pun langsung memeluk nya dari arah belakang...


"Apakah kau senang Sayang? "


Tanya Louis sambil menciun tengkuk leher Emeli yang terasa sangat wangi...


"Iya Louis, aku... seperti ingin bertemu dengan seorang kekasih baru"


"Benarkah..., oh.. aku jadi cemburu seperti nya"


"Haha...., benarkah.., kau bisa saja, ayo kita keluar sekarang, aku sudah siap saat ini"


Ajak Emeli menatap Alnord dari balik cermin yang ada di depan nya..


Setelah itu mereka pun langsung pergi dengan membawa paperbag dan juga beberapa makanan yang sudah Emeli susun di dalam tempat makan


Mereka berjalan beriringan menuju ke dalam mobil, dan setelah itu Louis langsung menyetir mobil nya dengan kecepatan sedang, tujuan nya saat ini adalah menuju ke markas Mafia milik nya..


Louis akan mempertemukan Emeli dengan papa nya untuk yang pertama dan terakhir, karena setelah itu, Louis akan memberikan Alexander kepada para mafia yang memiliki dendam kusumat kepada Alexander...


Sedang Jessica, yang menatap kepergian Emeli dan bos nya itu pun mulai mengintip dari kejauhan, hingga tanpa sengaja dia mendengar kan ucapan dari para ank buah yang sedang berjaga tidak jauh dari tempat nya bersembunyi..


"Apakah bos Akan membebaskan Alexander demi kekasih nya? "


" Aku rasa tidak, karena bos juga memiliki dendam kusumat kepada pria tua itu, aku dengar bos hanya ingin mempertemukan nona Emeli kepada papa nya untuk terkahir kali nya, Karena sejak nona Emeli kabur dari rumah, saat itu dia sudah tidak pernah bertemu lagi kepada papa nya, Alexander...


"Iya kau benar, semoga saja nona Emeli tidak meminta sesuatu hal yang dapat mengganggu rencana kita semua, bagaimana pun Alexander harus di siksa dan mati di tangan kita semua"


"Pasti, aku yakin bos adalah orang yang berpendirian tegas dan tak pandang bulu, dia tidak akan memafkan kesalahan Alexander hanya karena permintaan kekasih nya"


"Semoga saja begitu"


Jawab mereka saling berbicara, tanpa mereka tahu jika saat ini sudah ada wanita yang terkejut setengah mati setelah mendengar percakapan kedua pengawal tersebut.


.


"Apa...!!! apa yang aku dengar barusan, apakah aku tidak salah mendengar nya"


Gumam Jessica terkejut, dia melotot kan kedua mata nya, sambil meremas kedua tangan nya dengan kuat..


"Kenapa aku baru mengetahui nya, kenapa.., jika saja aku tahu dari awal, aku pasti sudah menghabisi nona Emeli, akhh...... padalhan aku memiliki banyak kesempatan untuk membalas kan dendam ku kepada putri nya Alexander..., tapi ke kenapa aku baru mengetahui nya"

__ADS_1


Teriak Jessica marah, tanpa dia tahu jika dibalik tubuh nya saat ini, sudah ada pria tampan yang berdiri sambil menyilang kan kedua tangan nya di dada..


"Apa yang sedang kau rencanakan Jasi?"


"Kau..., sejak kapan kau berada disini? " tanya Jessica terkejut


"sejak tadi, sejak kau mengatur rencana untuk menghabisi teman ku Emeli"


"Tidak... kau salah paham tuan Albert, bukan.. aku tidak mengatakan hal seperti itu"


Jawab Jessica terbatas bata, dia sungguh terkejut karena ternyata Albert sudah sedari tadi mendengar kan pembicaraan diri nya..


"Aku tidak tuli Jasi, aku rasa kau adalah musuh di balik selimut, sama seperti diriku dulu, "


"Tuan.....


" Shut...... aku tidak menyukai rencana mu itu Jasi, karena Emeli adalah kekasih dari sahabat ku, jika kau berani menyentuh nya, maka kau akan berurusan dengan ku, ingat itu"


Ancam Albert langsung pergi meninggalkan Jessica sendiri..


Setelah melihat kepergian Albert, Jessica pun merasa benar benar sangat marah, sudah dua pria yang mengetahui ketidaksukaan nya terhadap Emeli, dan sepertinya dia harus bertindak lebih licik dan pintar dari sebelum nya...


"Tidak, aku tidak boleh menyerah, kedua orang tua ku, telah Alexander habisi, bahkan harta keluarga ku juga mereka rebut, bagaimana pun cara nya, aku harus bisa menghabisi Emeli sialan itu"


****


Sedangkan di markas milik mafia Tiger Fang, saat ini Emeli dan Louis sudah berjalan memasuki kamar yang tidak terlalu besar..


Emeli mendorong pintu tersebut dengan sangat pelan, sambil merasakan perasaan gemuruh di relung hati nya..


Sesak terasa, ketika melihat ke adaan yang di tempati oleh sang papa, pria yang biasa nya berkuasa dan hidup dengan kemewahan kini telah lenyap dengan kesendirian dan juga penyiksaan..


Tanpa terasa, air mata Emeli telah jatuh membanjiri kedua pipi nya, apalagi ketika melihat dengan jelas, seorang pria paruh baya yang sedang tidur di atas tikar dengan menekuk kedua kaki nya karena kedinginan membuat Emeli tidak tahan untuk tidak terisak..


"Hiks..... papa... "


Panggil Emeli sedih, membuat pria paruh baya yang sedang tertidur itu langsung membuka mata nya dengan cepat...


Alexander sangat mengenali suara putri nya, putri yang menghilang tidak ada kabar sama sekali..


"Apa aku sedang bermimpi, sepertinya aku benar-benar merindukan putri ku"


Gumam Alexander sedih, dan saat dia akan berbaring kembali Emeli pun langsung berlari ke arah ranjang kayu tersebut dan memeluk papa nya dari arah belakang dengan sangat erat.

__ADS_1


Greeppp......


"Papa, ini aku, Emeli, putri mu" kata nya menangis


"Emeli....! "


Alexander langsung membalikkan tubuh nya, dan dia mulai menatap wajah putri yang selama ini dia rindu kan...


"Kau sungguh putri ku Emeli? "


"Iya pa.., aku putri mu, putri kesayangan mu" ucap Emeli masih menangis..


Dengan cepat Alexander kembali memeluk tubuh putri nya dengan sangat erat, sungguh dia benar benar merindukan putri nya tersebut..


"Syukur lah nak, ternyata kau masih hidup dan baik baik saja, aku... aku sudah berusaha mencari keberadaan mu dimana pun, tapi aku tidak bisa menemukan mu Emeli"


"Maafin Emeli pa.., maaf jika Emeli telah menghindari papa, Emeli sengaja bersembunyi karena Emeli takut akan papa jodoh kan dengan Mark, Emeli takut pa... "


"Ya Tuhan nak, kenapa kau berfikir sejauh itu, papa tidak akan memaksa mu, jika kau menolak nya, sekarang katakan kepada papa, selama ini kau bersembunyi dimana, dan kenapa kau bisa masuk ke tempat ini"


Tanya Alexander yang sudah melerai pelukkan nya...


"Pa..., sebenarnya Louis Anderson adalah kekasih ku pa"


"Apa....!!! bagaimana bisa Emeli, ? apakah kau setelah di paksa oleh nya, apakau telah di jebak dan menjadi tahanan nya selama ini? " tanya Alexander marah


"Tidak pa.., buka seperti itu, Aku dan Louis kami benar-benar saling mencintai, maaf jika telah membiarkan Louis melakukan ini semua kepada papa" ucap Emeli menyesal..


"Jadi kau mengetahui nya Emeli? "


"Iya.., aku tahu semua pa... "


"Katakan kepada papa, sebenarnya apa masalah Louis kepada ku, kenapa dia menghancurkan hidup ku Emeli? "


"Karena papa telah membunuh seluruh keluarga nya, dan dia menuntut balas dengan perbuatan papa di masa lalu"


"Apa maksud mu Emeli, papa tidak mengenal keluarga nya? "


"Papa mengenal nya, karena Louis Anderson Adalah seorang mantan supir yang telah papa habisi dengan cara sangat keji pa"


"Apa...!! jadi maksud mu dia adalah...?


" Iya pa, Dia adalah Louis Anderson kekasih ku yang dulu papa bunuh dengan cara mengenaskan"

__ADS_1


"Tidakk... ink mustahil" teriak Alexander tak percaya


__ADS_2