Legenda Dewa Perang

Legenda Dewa Perang
11. Topeng Titipan


__ADS_3

"Jie'er karna sekarang kita sudah terikat hubungan saudara maka kakak mau membelikanmu topeng, biar kamu tidak kerepotan mengurus gadis gadis pemuja ketampanan, oke" kemudian wen wen menarik tangan Liu jie menuju toko yang menjual berbagai macam topeng.


mereka berdua disambut hangat oleh penjaga toko "silahkan masuk nona, kami memiliki topeng dengan ukiran terbaru" dengan ramahnya penjaga toko memberitahu kepada wen wen.


"Boleh saya liat topeng yang anda maksud tuan?" sahut wen wen.


"mari ikut dengan saya " penjaga toko itu mengajak mereka berdua kedalam sebuah ruangan dilantai dua dan menggiring mereka kearah rak kaca yang berisikan 20 macam topeng. "didalam rak kaca ini adalah topeng terbaru kami nona, silahkan nona dilihat".


"Jie'er topeng ini kayaknya cocok dengan dirimu, kakak yakin dimasa depan kamu akan menjadi pendekar yang disegani baik kawan maupun lawan dan topeng ini jelas melambangkan sesuatu yang mengerikan sehingga siapapun yang melihatmu akan faham arti ketakutan sebelum merasakan jurus jurusmu, bagaimana apa kamu suka Jie'er dengan pilihan kakak?" wen wen yang memegang topeng tersebut seakan menaruh harapan besar untuk saudara satu satunya itu



(Ilustrasi topeng pilihan Wen wen)


Sebenarnya topeng itu cukup membuat kesan mengerikan di benak Liu jie namun mengingat wen wen dengan tulus ingin memberi hadiah dan wen wen adalah satu satunya keluarga yang saat ini dia miliki maka dengan sigap dia menggunakan topeng tersebut.


Betapa kagetnya penjaga toko karena melihat topeng itu dengan mudahnya dipakai oleh Liu jie, sebenarnya topeng itu adalah salah satu topeng yang ia dapatkan dari sebuah mimpi dimana sosok bagaikan kaisar yang mendatanginya dan mengaku sebagai kaisar langit kemudian berkata kelak akan datang seorang pemuda pemilik topeng ini.


sebenarnya dia pernah mencoba mencari tau keistimewaan topeng itu dengan menyuruh pengawal terkuatnya menggunakannya namun naas, setelah topeng itu melekat wajah serta tubuh pengawalnya tiba tiba hangus seakan terbakar dari dalam dan dalam hitungan detik pengawal itu berubah menjadi abu, dan sejak saat itu topeng itu hanya menjadi pajangan pelengkap karna setiap yang melihatnya seakan kehilangan nafsu pada topeng tersebut.


"Terima kasih kakak, saya berjanji akan mengenakan topeng kemanapun saya pergi agar selalu teringat kepada kakak" ucap liu jie dengan memeluk wen wen. sebenarnya wen wen agak grogi karna dengan usianya yang 18 tahun ini tentunya dipeluk seorang pria tampan meski baru berumur 10 tahun tentu membuat hatinya deg degan. namun dia teap santai mengingat Liu jie kini menganggapnya kakak dan dia harus menganggapnya adik serta pelukan itu adalah pelukan persaudaraan.


"iya iya, ya sudah tunggu disini kakak mau membayarnya dulu dan habis ini kita harus segera kembali karna pasti guru dan teman2 seperguruanku sedang mencari kakak" dengan bergegas wen wen ingin membayarnya dan membuat lamunan penjaga toko buyar.


"Tuan berapa harga topeng ini?" tanya wen wen sambil mengeluarkan kantong berisi koin emas.

__ADS_1


"oh itu ituuuu tak usah nona, sebenarnya topeng itu selama ini tak pernah laku karna setiap orang melihatnya seakan topeng itu menolak tapi melihat adik nona menggunakannya dengan nyaman, itu sudah cukup untuk membayar topeng itu". padahal dalam hati penjaga toko gemetaran mengingat mimpinya serta kejadian yang selama ini dia lihat tentang topeng itu.


"Baiklah kalau begitu tuan terima kasih banyak atas kemurahan hati tuan hee" wen wen pun mengajak Liu jie segera meninggalkan toko topeng sebelum penjaga sekaligus pemilik toko itu berubah fikiran.


Dari kejauhan terlihat seorang pria yang sebaya dengan Liu jie dan sedang melambaikan tangan kepada Wen wen dan tak berselang lama wen wen dan liu jie menghampirinya. "Dari mana saja kau wen?" pria itu bertanya dengan keheranan, dalam hatinya ia bingung sejak kapan wen wen suka permen dan siapa pemuda bertopeng dibelakangnya.


"Tadi saya berjalan jalan dan oh iya kenalkan ini adalah adik angkatku namanya Liu jie hehe" wen wen tertawa sambil mengelus kepala liu jie. maklum wen wen adalah salah satu pendekar muda jenius dari sektenya sekaligus dia adalah cucu dari Ketua sekte jadi apapun keputusannya yang tidak merugikan sekte dan isinya adalah mutlak.


"oh iya senior, kemana guru Jun pergi?" dengan mata menoleh sana sini wen wen seakan mencari cari gurunya.


"tadi master menyuruhku menunggumu, kalau kamu sudah kembali kita harus menyusulnya diruangan pojok sana, ya sudah ayo sekarang kita menyusul guru" jawab Hou ling dengan nada agak jengkel karna sudah bosan menunggu wen wen dari tadi.


"Guru maaf sudah membuat lama menunggu, perkenalkan ini Liu jie tadi kami bertemu di tempat pendaftaran, dia adalah orang baik jadi saya angkat adik hee dan alasan saya lama karna mengajaknya membeli topeng dulu sebagai hadiah persaudaraan, tidak apa apa kan guru" wen wen mencoba merayu gurunya dengan sikap manja dan memelas.


"Hummm apa boleh buat, kamu murid kesayanganku jadi tak ada alasan menolak permintaanmu" guru jun hanya menggangguk pelan dan menggeleng geleng kepala melihat tingkat muridnya.


Selamat Datang di acara ajang pencarian bakat yang ke 12, baiklah tanpa membuang buang waktu para peserta dan tamu undangan hari ini maka saya akan segera memperjelas aturan pertandingannya meski banyak dari kalian semua sudah tau peraturan dari ajang pencarian bakat 5 tahun lalu. Dalam Pertarungan ini tidak boleh membunuh lawan tanding, jika keluar dari arena maka akan dianggap gugur dan peserta yang menyerang lawan saat lawan memberi tanda menyerah akan didiskualifikasi.


Selanjutnya ada 3 Ronde, dalam ajang ini.


Ronde pertama, akan mengeliminasi 19 pendekar secara langsung dari 20 pendekar dalam sekali bertarung. 20 pendekar akan bertarung dengan nomor urut secara teratur dalam 1 arena dan pemenangnya akan menunggu semua pemenang pemenang dari pertarungan lainnya untuk maju kebabak


ronde ke dua.


Ronde kedua, setiap petarung berhak menantang lawannya untuk bertarung dan pemenangnya akan menunggu ke ronde berikutnya.

__ADS_1


Ronde ketiga para peserta yang tersisa akan di undi dimana setiap peserta akan mencabut kertas di dinding dan lawan kalian adalah peserta yang memiliki nomor undian yang sama kemudian kalian akan bertarung satu lawan satu sesuai nomor undian tersebut.


Baiklah untuk mempersingkat waktu secara resmi Acara Ajang Pencarian bakat ini dimulai.


Dhuarrrrrrrr. . . suara petasan yang menggelegar menghiasi langit menandakan acara telah dimulai.


"nomor undian 1 sampai 20 silahkan naik keatas arena" teriak wasit pertandingan yang akan mengawasi para jalannya pertandingan. tentu saja syarat menjadi wasit adalah pendekar tahap kaisar dengan tujuan dengan mudah mencegah dan mengatur pertandingan agar tidak ada peserta yang terbunuh.


"Apa kalian siap?" teriak wasit pertandingan dengan memandangi peserta diarena.


"Siappp" jawaban yang serentak dan menggema menandakan pertandingan seru akan dimulai.


"Gonggggggg... pertandingan dimulai" bunyi gong dan teriakan wasit yang tadi menggema kini berubah digantikan dengan suara gemuruh pertempuran. berbagai jenis jurus dan senjata ditampilkan oleh para peserta mulai dari jurus tangan kosong, jurus tombak dan pedang.


Kalian akan kubantai, jurus Tombak seribu bayangan, tiba tiba muncul tombak ilusi yang sangat banyak dan menyerang lawannya dengan kecepatan tinggi.


jurus tapak besi, seorang pemuda menghantap tombak tombak ilusi dengan tapaknya yang seakan terlapisi besi.


Dhuarrrrr..


Ledakan terjadi akibat benturan serangan ke dua pemuda tersebut. jurus tombak pembelah angin pemuda itu kemudian melancarkan serangan tombaknya seakan menari namun memberi tekanan energi yang kuat sehingga membuat 3 orang terhempas keluar arena.


Jurus tarian pedang surgawi seorang wanita tiba tiba meloncat ke atas pria bertombak itu dan menebaskan pedangnya yang telah diisi energi besar sehingga membuat pria tadi sempoyongan karna harus lagi lagi menggunakan energinya namun kali ini energinya dipakai untuk bertahan.


Dhuarrrrr...

__ADS_1


asap putih tebal membumbung tinggi akibat benturan 2 energi tersebut. pertandingan berlangsung selama 1 jam, kini hanya tersisa 4 orang di atas arena.


__ADS_2