Legenda Dewa Perang

Legenda Dewa Perang
27. Pahlawan Kekaisaran Benua api


__ADS_3

Wen wen kini mulai menghapus air mata kebahagiaannya dan memandangi Moyu sambil berkata "Kakak sebenarnya saya ingin menjadi seorang pendekar golok, karena di kekaisaran ini pendekar wanita sungguh jarang bahkan tidak ada yang memiliki senjata jenis golok. jika bisa, saya ingin dikenal sebagai satu satunya pendekar golok kak".


"Jika memang itu permintaanmu maka akan kakak kabulkan, kakak akan berubah menjadi senjata pusaka golok hijau, kakak hanya dapat diangkat atau diayunkan olehmu, setiap tebasan dan serangan golokmu akan mengandung kekuatan ganda yaitu kekuatanmu dan kekuatanku, jadi semakin kuat dirimu dan diriku maka akan semakin kuat pula daya rusaknya dan yang terakhir, kamu bisa berkomunikasi denganku lewat fikiran setelah melakukan kontrak senjata. sampai disini apa kamu paham adik kecilku?" Moyu melirik wen wen yang sangat kegirangan mendengar penjelasannya.


"Iya kak saya faham, Assssiiikkkkkk" wen wen melompat kegirangan karena sebentar lagi dia akan memiliki pusaka golok hijau.


Kemudian Moyu tampak merapal sebuah mantra dan tiba tiba seluruh sisik Moyu mengeluarkan cahaya berwarna hijau yang menyilaukan mata wen wen namun tidak dengan Liu jie dan Shangdi yang tetap santai memperhatikan perubahan Moyu.


Setelah cahaya itu meredup, wen wen terkejut bukan main karna kini dihadapannya tertancap sebuah golok ular berwarna hijau dengan aura yang sangat kuat.


Shangdi pun segera menjelaskan cara melakukan kontrak senjata ke pada wen wen, tak mau berlama lama wen wen segera mengikuti arahan dari shangdi. sebuah cahaya hijau mengitari tubuh wen wen saat proses kontrak senjata dan secara perlahan cahaya hijau itu masuk ketubuhnya.


setelah cahaya itu masuk ketubuhnya, golok hijau yang tadi tertancap ditanah juga menghilang, dia bingung mencarinya dan tiba tiba sebuah suara muncul dikepalanya "Bukan begitu cara kerjanya adikku, sekarang diriku telah menyatu denganmu, kamu cukup memikirkan golok hijau muncul dan golok itu akan segera berada digenggamanmu. sekarang coba kau praktikkan mengeluarkanku dan memasukkanku kembali" Moyu lagi lagi menjelaskan cara kerjanya kepada wen wen namun kali ini hanya lewat fikiran.


tak butuh waktu lama bagi wen wen untuk berhasil dan membuat wajahnya memerah terpukau kagum "Jie'er lihat ini, kakak sekarang bisa bepergian tanpa menjadi perhatian namun bisa bertarung bersama kak Moyu dalam bentuk Golok hijau hanya dengan memikirkannya, Lihat senjata pusaka kakak bagus kan Jie'er" wen wen sungguh tak dapat menahan rasa senangnya sehingga membuat Liu jie, Shangdi dan mayo ikut tersenyum bahagia. begitupun dengan sirei, meski berada dalam alam dimensi milik Liu jie, namun dia mampu merasakan kebahagiaan yang ada diluar sana.

__ADS_1



( Ilustrasi Pusaka Golok Hijau )


"Saya merasa kakak akan menjadi pendekar golok yang tersohor di benua besi suatu hari nanti" Liu jie memeluk wen wen dan menepuk pundaknya sambil mengedipkan mata.


Sebelum Liu jie berbalik, wen wen menarik tangannya dan memeluknya sambil berbisik "Kakak akan menjadi kuat suatu hari nanti dan menjadi pendekar wanita yang akan mendampingimu mengarungi halang rintang dunia persilatan, kakak berjanji. terima kasih adikku sudah menorehkan banyak warna dalam hidup kakak beberapa hari ini".


"Baiklah karena semua sudah selesai bagaimana kalo kita segera berangkat menuju kerajaan batu lima? oke" Shangdi memecah keheningan dengan mengajak mereka untuk mempercepat keberangkatan.


Shangdi terbang dengan menembus awan dan menyelimuti dirinya dengan aura dewa sehingga manusia takkan mampu melihatnya, namun berbeda dengan para binatang terlebih siluman. siluman siluman yang memiliki kekuatan besar tentu akan menyadari aura Shangdi yang bertugas sebagai dewa penguasa binatang siluman maupun binatang biasa.


Liu jie, Shangdi dan Moyu hanya tersenyum melihat kelakuan wen wen tersebut dan tak mencoba menghentikannya, bagi mereka bertiga apa yang dilakukan wen wen adalah hal yang wajar sebagai manusia apalagi hanya berada pada tahap pendekar raja tingkat dua.


Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga jam, Shangdi menggunakan pandangan naganya, sehingga matanya mampu melihat dengan jelas meskipun itu berjarak ratusan kilometer. "Jie'er saya melihat ada sebuah pasukan dalam jumlah besar yang sedang berkemah diarah tenggara, jika melihat xiri cirinya sepertinya mereka pasukan tempur jie'er. apa mungkin itu pasukan yang dimaksud wen wen? baiklah jie'er kita sebaiknya mendarat di punggung bukit sana, soalnya saya melihat ada sebuah kerajaan dengan lima menara batu yang sedang bersiap seakan akan sedang bersiap menyambut pertempuran besar, bisa jadi itu adalah kerajaan batu lima". Shangdi memberi informasi ini lewat fikiran liu jie karena merasa tak ingin merusak mental wen wen dengan jumlah pasukan besar yang dia lihat.

__ADS_1


"kakak apa kerajaan batu lima memiliki lim menara batu?" Liu jie menanyakan ciri ciri kerajaan batu lima kepada wen wen untuk memastikan agar tak salah dalam menyiapkan rencana nanti.


Mendengar pertanyaan Liu jie, dia tidak heran lagi jika harus tiba dengan cepat di kerajaan batu lima mengingat Identitas guru dan murid tersebut. kemudian dia menjawabnya karena berfikir mungkin liu jie atau sang dewa ingin memastikan apa yang mereka lihat dari kejauhan "Iya Jie'er, Kerajaan batu lima memang memiliki ciri lima menara batu kuno di kelima sisi istana kerajaan, apa kita sudah sampai jie'er?".


"Baiklah kak persiapkan diri kakak, guru akan mendarat dipunggung bukit itu" Liu jie kemudian menunjuk sebuah bukit yang cukup jauh dari kerajaan batu lima namun posisi bukit itu sangat strategis untuk memukul pasukan kekaisaran benua api langsung dijantung pertahanannya pada saat perang berkecamuk.


wusssssshhhhh wusshhhhh wushhhhh


Suara kepakan Shangdi saat mendarat dipunggung bukit ternyata membangunkan raja siluman singa api yang memang menjadi sebuah legenda di kekaisaran benua api. dimana dahulu saat leluhur kaisar benua api sedang bertempur untuk mempertahankan batas wilayahnya, Singa api turut andil dalam pertarungan tersebut. Dengan kegagahan serta keberanian singa api dan sang leluhur kaisar benua api tersebut akhirnya pasukan musuh berhasil dipukul mundur.


Setelah pertempuran itu, patung monumen singa api di pajang di halaman utama kediaman kaisar untuk menghormatinya kelak sebagai salah satu sosok pahlawan kekaisaran benua api dan setelah tuannya wafat, singa api yang legendaris meninggalkan kekaisaran benua api karena merasa sosok kaisar selanjutnya tidak layak menjadi tuannya.


Merasakan aura sang dewa yang mendarat diwilayahnya, membuat setiap helai bulu apinya berdiri karena ketakutan. Setahunya, Dewa Naga Emas hanya akan datang jika ada hal yang sangat penting atau darurat seperti memberikan sebuah hukuman, Mengisolasi, bahkan yang lebih buruk adalah sebuah kematian.


Tapi ada sesuatu yang membuat singa api bingung, dia merasakan ada aura dua orang manusia dan satu siluman dengan kekuatan yang sangat besar.

__ADS_1


"Ada apa ini sebenarnya, setahu saya dewa naga emas tak pernah membawa siapapun jika sedang menjalankan tugas, namun saya merasakan dua sosok manusia bersamanya, dan aura siluman yang ikut bersama sang dewa sangatlah kuat bahkan jika harus bertarung maka bisa dipastikan saya takkan mampu bertahan melawannya" Singa api mencoba menganalisa situasi karena kedatangan mereka berempat sungguh diluar dugaannya.


__ADS_2