Legenda Dewa Perang

Legenda Dewa Perang
46. Kisah Xie xue


__ADS_3

"Semuanyaaaaa Ayoooo kita berangkat" Liu jie yang penuh semangat kini melompat kepunggung Xie xue dan disusul oleh wen wen dengan golok hijau ditangannya.


Xie xue mengaum lembut pertanda siap melanjutkan perjalanan. Dia berjalan santai menembus hutan belantara namun tetap menjaga kecepatan agar Liu jie dan Wen wen tetap nyaman dipunggungnya.


"Selama dialam dimensi, apa kakak berlatih menggunakan Golok?" Liu jie membuka pembicaraan karena merasa wen wen masih teramat lemah meski dengan pusaka Golok hijau ditangannya.


"Oh itu sudah pasti, kakak sadar dengan kemampuan kakak yang masih jauh bahkan dalam kelompok ini kakak hanya akan menjadi beban jika hanya bermalas malasan. jadi selama di alam dimensimu kakak selalu berlatih dengan sirei menggunakan golok hijau, bahkan berkat bantuan Sirei dan Moyu akhirnya saya bisa menggunakan jurus Pembelah samudra, yahhhh meskipun belum menguasai sepenuhnya khihi " Wen wen tertawa kecil saat menjelaskan pelatihannya selama ini.


Bukan tanpa alasan Liu jie menanyakan hal tersebut, akan tetapi dia merasakan beberapa bukit dialam dimensinya berantakan karena benturan benturan keras. Untuk sekelas Moyu dan Sirei hal tersebut bukan hal yang sulit namun tentu mereka berdua takkan berani melakukannya tanpa ijin, jadi tentu saja yang melakukan hal itu pasti Wen wen yang sedang berlatih.


"Tapi Jie'er berkat latihanku, beberapa area dialam dimensimu mengalami kerusakan parah, maaf ya" Wen wen merasa bersalah karena melihat Liu jie yang diam mendengarkan penjelasannya tadi.

__ADS_1


Karena merasa wen wen akan menyalahkan diri akhirnya Liu jie berbalik dan tersenyum "Kakak ini gimana sih, kalau saya bisa menciptakan alam dimensiku tentunya maka bukankah saya dewa didalamnya yang bisa menciptakan lagi hahaha"


Mendengar penjelasan Liu jie, kini Wen wen menarik nafas lega sambil berkata dengan semangat "Ahhhh baiklah kalau begitu biarkan saya kembali kedalam berlatih Jie'er soalnya saya mau menguasai jurus pembelah samudra, siapa tau nanti saya dapat kesempatan menunjukkannya dihadapanmu ehehe".


"Baguslah kalau begitu kak, nanti tunjukkan hasil latihan kakak ya. oh iya nanti kalau kakak sudah menguasai jurus pembelah samudra baru saya carikan kitab jurus yang baru. tapi ingat untuk tetap meningkatkan tahapan kakak ya biar jurus jurus, tenaga dalam dan daya tahan kakak bisa meningkat juga" Liu jie mengedipkan mata dan mengangkat jempolnya pertanda memberikan dukungan penuh kepada wen wen.


Liu jie kemudian merapatkan bibirnya ketelinga wen wen dan membisikkan sesuatu "Kak tetap waspada kepada Yura, saya belum bisa percaya padanya. Jika dia mengganggu kakak langsung habisi saja, Sirei dan Moyu akan selalu menjaga kakak didalam sana".


Wen wen menganggukkan kepala tanda faham dengan perintah Liu jie.


Dalam sekejap mata kini Wen wen terhisap kedalam Alam dimensi milik Liu jie. Keadaan hening seketika sebelum Liu jie mengajak Xie xue berbincang bincang. "Xue ayolahhh jangan bisu begitu, cerita dong pengalaman pengalamanmu selama ini".

__ADS_1


"Tuan mau dengar tentang apa?" Xie xue menjawabnya santai.


"Ehmmm ya apa sajalah, oh iya bagaimana dengan percintaan kamu? pasti adakan yang pernah mengisi hatimu khihi" Liu jie menggoda Xie xue yang terlalu patuh.


"Ahhh tuan ini bikin saya malu, iya sih dulu ada seekor siluman macan tutul. Dia wanita yang sangat cantik, lembut dan baik hati" Xie xue bercerita dengan raut wajah yang malu malu.


Mendengar hal tersebut membuat Liu jie tak berhenti sampai disitu, dia makin menggoda Xie xue "Terus terus gimana, ayolah Xue jangan biarkan saya menghayal sendiri khihi".


"Tuan ini hahaaa, baiklah tuan akan saya ceritakan tapi janji jangan mengolok ya khihi" wajah Xie xue makin memerah.


"Siap komandan, saya janji hehe" Liu jie menghormat layaknya prajurit dengan nada dan gerakan yang konyol seperti biasanya.

__ADS_1


Xie xue tertawa sebelum melanjutkan ceritanya, dia merasa bahwa Liu jie adalah sosok pemimpin yang sempurna. Kini Xie xue mulai fokus dan menceritakan kisah percintaannya.


__ADS_2