Legenda Dewa Perang

Legenda Dewa Perang
57. Persiapan pertarungan yang dahsyat


__ADS_3

"Hahahahahaaaaaa pantas kamu bisa menggunakan Pedang milik Dewa Matahari ternyata dialiran cakra dan darahmu terdapat cakra dan darah dewa matahari" denga mata yang sepenuhnya putih, pria tersebut tertawa karena baru kali ini dia bertemu dengan anak manusia setengah dewa yang memiliki kekuatan hampir menyamai seorang dewa.


"Saya tidak peduli siapa kamu, tapi sepertinya kamu sangat pas menjadi pelampiasan kegundahanku, terima ini Jurus pembelah semesta" Liu jie mengayunkan pedangnya dengan ayunan jurus tarian pembasmi iblis.


Buuuuuummmm


Dhuaaaarrrrrrrrr


Kepulan asap putih dengan suhu yang panas membumbung dan menutupi udara sekitar.

__ADS_1


"uhmmm ternyata kamu bukan bualan kosong, pusaka dan kekuatanmu boleh juga kakek muda" Liu jie mengangguk anggukkan kepalanya setelah merasakan serangannya tadi tidak memberikan luka fatal bahkan aura dari musuhnya malah semakin pekat.


"Sudah lama saya tidak bertarung dengan seorang dewa, entah mengapa saya merasa sedang bertarung dengan salah satu dewa terkuat" Pria tersebut muncul dari balik asap ledakan dengan sepasang pusaka pedang yang menyilang dikedua tangannya menahan serangan Liu jie barusan.


Tak berselang lama, pria tersebut pun melancarkan serangan balasan.


"Sekarang giliranku terima ini, Jurus pedang sayatan ilusi hiaaaaaaa".


"Jurussss Pedang Tornadoooo" Seketika itu juga sebuah angin tornado muncul dari tebasan pedangnya.

__ADS_1


Namun yang membuat tornado ini berbeda adalah bentuknya yang terbuat dari magma bumi, seakan magma tersebut siap setiap saat jika pedang matahari memanggilnya.


Kedua jurus beradu dengan sengit, suhu dingin yang bertabrakan dengan suhu panas menghasilkan ledakan dahsyat sehingga dalam radius 1 kilometer udara tertutupi dengan abu magma layaknya abu magma yang beterbangan saat gunung merapi meletus.


Begitu dahsyatnya pertarungan ini sehingga membuat bumi seakan bergetar, makhluk hidup diarea yang terkena dampaknya segera kabur menyelamatkan diri, bahkan tak sedikit siluman kelas rendahan yang mati karna tak sanggup menahan tekanan dari benturan kedua jurus tersebut.


Wen wen yang melihat kejadian barusan, menelan ludah bahkan nafasnya hampir terhenti setelah mengetahui bahwa efek jurus yang dihasilkan kedua orang dihadapannya sangat mengerikan, dia membayangkan bagaimana jika saja kedua orang dihadapannya bertarung hingga tetes darah penghabisan. Wen wen hanya mampu berharap mereka tidak sampai ketahap tersebut.


"Hebat juga kau manusia setengah dewa, anggap serangan tadi salam perkenalan dariku. namaku Kongju, saya adalah Dewa yang mengasingkan diri, dulu saya dikenal sebagai dewa penghancur dan jurusku yang barusan kamu lumpuhkan adalah jurus yang hanya bisa dilumpuhkan oleh dewa perang dan kaisar langit. Andai saya tak merasakan hawa manusia padamu mungkin saya akan sangat yakin kalaunkamu adalah dewa perang yabg menyamar untuk mengajakku minum arak hahahahaha. tapi kalau boleh tau mengapa kau memanggilku tadi dengan sebutan kakek muda?" Kongju sangat senang karena meskipun hanya manusia setengah dewa namun dia merasa bertemu kawan lama.

__ADS_1


"Ahhhh ya jelas lah saya hebat, karena setauku posisi dewa perang sedang kosong dan kupastikan kelak saya yang akan mengisinya, oh iya kakek muda itu karena kamu sudah tua tapi masih juga suka menipu dengan tampilan anak muda, sudah sudah cukup basa basinya, bagaimana kalau kita bertarung diAlam dimensi, jika bertarung disini maka dampaknya akan sangat buruk dalam radius 100 Kilometer bahkan tidak akan ada kehidupan lagi" Liu jie merasa sangat puas karena baru kali ini dia bisa mengeluarkan dan menguras seluruh energinya dalam pertarungan nyata.


"Hiaaaaaaaa asal kamu tau meski saya tua tapi tetap saja saya harus memperhatikan penampilan, apa kata para dewi jika tau saya tidak merawat diri. hummmm baiklah, saya akan membuat sebuah alam dimensi netral yang cukup besar untuk kita bertarung." Kongju kemudian memusatkan sebuah energi yang besar pada kedua telapak tangannya untuk membuat sebuah alam dimensi.


__ADS_2